Teach Me To Love

Teach Me To Love
RESEPSI


__ADS_3


" ghuzheng ! darimana datang nya pikiran mesum mu " ucap Mario memukul kepala ghuzheng .


" jangan memukul ku . itu sakit ! " ucap ghuzheng mengelus kepala nya .


.


.


.


tak lama kemudian nyonya britney datang karena keributan mereka menyita pendengaran nya.


" kalian sangat ribut sekali " ucap nyonya britney membuka pintu yang tidak tertutup dengan benar .


" ada apa ma ? " ucap ghuzheng .


" ada gadis yang bernama Santi di luar . dia mencari Mario " ucap nyonya britney .


"aku pergi dulu " ucap Mario berlari keluar lalu nyonya britney pun pergi dengan menutup pintu .


tak lama kemudian , Mario pun kembali dengan raut wajah masam .


" perempuan mana lagi yang kau patahkan hati nya . apa kau di tampar ? atau di Jambak seperti 1 tahun lalu ? " ucap ghuzheng mengejek .


" bukan aku yang mematahkan hati tapi aku yang di patahkan " Mario tertunduk lesu.


" kau di tolak . bagaimana mungkin ! " ucap ghuzheng bangun duduk nya .


" dia tidak mengatakan secara terang terangan tapi dia ingin melanjutkan kuliah nya dan setelah kuliah nya selesai baru bisa memberi jawaban " ucap Mario .


" itu arti nya dia tidak mau dengan mu . sudah lah cari yang lain saja "


" patah hati dua kali itu rasa nya sangat sakit " ucap Mario .


" mungkin ini karma mu " ucap ghuzheng.


" jangan asal bicara " saut Mario .


" tunggu , hmm berapa kali kau memutuskan gadis ? " tanya ghuzheng .


" mungkin 25 . sisa nya hanya bertahan dua hari dan tidak ku hitung " ucap Mario .


" berarti kurang 23 kali lagi hati mu di patahkan . sabar , karma mu masih berjalan " ucap ghuzheng berpura pura empati pada sahabat nya .


" candaan mu sangat bodoh ! " ucap Mario memukul ghuzheng lalu ghuzheng pun menangkis sambil tertawa .

__ADS_1


.


.


.


jam sudah menunjukan pukul 6 sore , kini Nesya sedang bersiap untuk acara resepsi nya . dia merias diri dengan bantuan dua MUA yang terkenal di kalangan artis dan model . tak segan segan , Sean membelikan gaun rangangan designer terkenal Prancis yang sangat melegenda.


Nesya memakai balutan gaun berwarna hitam dengan belahan yang berada di samping .


sang designer juga menambahkan manik manik di area pinggang serta selendang yang di balutkan pada lengan Nesya untuk menambah kesan glamor .


" kau sudah seperti nyonya muda sayang " ucap Sean datang dengan balutan tuxedo yang senada dengan warna gaun Nesya .


" kak Sean " ucap Nesya tersenyum menatap Sean dari pantulan cermin .


" tuan kami sudah selesai " ucap MUA itu .


" pergi lah " ucap Sean sambil memeluk Nesya dari belakang .


" jangan seperti ini . aku malu " ucap Nesya .


" aku suami mu untuk apa malu " ucap Sean mengecup pucuk kepala Nesya .


" berhenti menggoda ku " ucap Nesya sambil menyikut perut Sean dengan pelan . sontak Sean pun menyeringai sakit sambil mengaduh .


" luka ku belum seratus persen sembuh " ucap Sean .


" maaf , aku tidak sengaja melakukan nya. kemari lah " ucap Nesya menggandeng sean untuk duduk akan tetapi dia menarik tangan Nesya untuk mendekap nya lagi .


" jangan main main . aku ingin melihat luka mu dulu " ucap Nesya hendak melepaskan pelukan nya .


" aku tidak apa . jangan khawatir " ucap Sean mengelus punggung Nesya dengan rasa sayang .


" jika kau merasa sakit , lebih baik istirahat saja. aku bisa keluar menemui para tamu "


" ini pesta kita jadi aku harus ikut serta di dalam nya " ucap Sean .


" toh aku juga menyiapkan kejutan untuk mu " ucap Sean merangkul pinggang Nesya lalu di bawa nya pergi menuju lantai bawah .


" kejutan apa ? " ucap Nesya penasaran .


" nanti kau akan tahu " ucap Sean .


saat menuruni tangga , Sean dan Nesya turun dengan raut wajah bahagia . mereka di sambut tepuk tangan serta riuh ramai kagum para tamu . Nesya yang tadi nya tenang kini menjadi gugup karena melihat banyak tamu penting yang datang .


tiba tiba kaki nya tersandung oleh gaun yang dia kenakan . untung nya semua tamu undangan tidak menyadari kejadian memalukan itu .

__ADS_1


" apa kau gugup ? " ucap Sean membungkuk agar dapat berbisik di telinga Nesya .


" se-sedikit " ucap Nesya yang malu .


" apakah aku membuat malu . astaga ini hari bahagia ku kenapa aku tersandung gaun sendiri . apakah para tamu menyadari itu , aku sungguh malu " rutuk Nesya dalam hati .


tak tunggu waktu lama , Sean menarik tangan Nesya untuk di letakan pada pundak nya lalu dia menggendong ala bridal style . seketika para tamu undangan lebih gaduh dan bertepuk tangan lebih keras dari sebelum nya .


" kak apa yang kau lakukan turunkan aku " ucap Nesya yang bertambah gugup .


" aku tidak ingin istri ku tersandung lagi " ucap Sean .


" aku sangat berat dan luka mu belum sembuh " ucap Nesya dengan malu .


" apakah berat mu mencapai 1 kwintal " ucap Sean menggoda istri nya .


" aku tidak seberat itu" ucap Nesya kesal .


saat sampai di bawah , Sean menurunkan Nesya dengan hati hati .


" tuan tuan dan nyonya nyonya , terimakasih telah menghadiri resepsi pernikahan anak dan menantu tersayang ku . jujur , aku sampai sekarang masih terharu dengan pernikahan putra ku . aku harap mereka dapat hidup bahagia ,sejahtera dan menua bersama . mari kita bersulang untuk pasangan baru ini ! " ucap nyonya britney sambil mengangkat gelas wine dengan di ikuti seluruh tamu serta Sean .


" jangan minum " ucap Nesya menghentikan tindakan Sean saat wine nya sudah berada di ujung bibir .


" kau masih memiliki luka " ucap Nesya sambil merebut wine dari tangan Sean .


" hanya satu gelas saja tidak akan berakibat fatal " ucap Sean .


" biar aku yang menggantikan mu " ucap Nesya lalu meminum wine itu dengan satu kali teguk . dengan cepat Sean pun mencium bibir Nesya dan memasukan lidah nya kedalam untuk ikut serta mencecap rasa wine yang berada di dalam mulut istrinya .


mata Nesya terbelalak kaget dengan perlakuan Sean dan lagi lagi para tamu bersorak heboh . cukup lama Sean memagut bibir Nesya hingga berubah menjadi merah muda .


" apa yang sudah kau lakukan " ucap Nesya memukul lengan Sean .


" aku ingin mencicip rasa wine dari dalam mulut mu . ternyata lebih manis daripada yang di gelas" ucap Sean dengan kedipan nakal yang membuat pipi Nesya bersemu merah .


" ayo lakukan lagi . aku belum mengambil foto mesra kalian " ucap ghuzheng sambil memegang kamera nya .


" sudah hentikan , kau sangat nakal " ucap Nesya mencubit kecil lengan Sean tanpa di ketahui para tamu .


" cubitan mu sangat sakit . jangan lakukan itu lagi atau aku akan menjerit " ucap Sean berbisik sambil menggoda nya dengan meniup pelan leher istri nya .


" tunggu aku disini " ucap Sean lalu mencium kening Nesya .


" mau kemana ? " ucap nesya .


" kau akan tahu setelah aku pergi ke sana " jawab sean sambil jari telunjuknya menunjuk pianis terkenal dari negara Spain yang sedang memainkan sebuah instrumen lagu .

__ADS_1


__ADS_2