
" ghuzheng ! darimana datang nya pikiran mesum mu " ucap Mario memukul kepala ghuzheng .
" jangan memukul ku . itu sakit ! " ucap ghuzheng mengelus kepala nya .
.
.
.
tak lama kemudian nyonya britney datang karena keributan mereka menyita pendengaran nya.
" kalian sangat ribut sekali " ucap nyonya britney membuka pintu yang tidak tertutup dengan benar .
" ada apa ma ? " ucap ghuzheng .
" ada gadis yang bernama Santi di luar . dia mencari Mario " ucap nyonya britney .
"aku pergi dulu " ucap Mario berlari keluar lalu nyonya britney pun pergi dengan menutup pintu .
tak lama kemudian , Mario pun kembali dengan raut wajah masam .
" perempuan mana lagi yang kau patahkan hati nya . apa kau di tampar ? atau di Jambak seperti 1 tahun lalu ? " ucap ghuzheng mengejek .
" bukan aku yang mematahkan hati tapi aku yang di patahkan " Mario tertunduk lesu.
" kau di tolak . bagaimana mungkin ! " ucap ghuzheng bangun duduk nya .
" dia tidak mengatakan secara terang terangan tapi dia ingin melanjutkan kuliah nya dan setelah kuliah nya selesai baru bisa memberi jawaban " ucap Mario .
" itu arti nya dia tidak mau dengan mu . sudah lah cari yang lain saja "
" patah hati dua kali itu rasa nya sangat sakit " ucap Mario .
" mungkin ini karma mu " ucap ghuzheng.
" jangan asal bicara " saut Mario .
" tunggu , hmm berapa kali kau memutuskan gadis ? " tanya ghuzheng .
" mungkin 25 . sisa nya hanya bertahan dua hari dan tidak ku hitung " ucap Mario .
" berarti kurang 23 kali lagi hati mu di patahkan . sabar , karma mu masih berjalan " ucap ghuzheng berpura pura empati pada sahabat nya .
" candaan mu sangat bodoh ! " ucap Mario memukul ghuzheng lalu ghuzheng pun menangkis sambil tertawa .
__ADS_1
.
.
.
jam sudah menunjukan pukul 6 sore , kini Nesya sedang bersiap untuk acara resepsi nya . dia merias diri dengan bantuan dua MUA yang terkenal di kalangan artis dan model . tak segan segan , Sean membelikan gaun rangangan designer terkenal Prancis yang sangat melegenda.
Nesya memakai balutan gaun berwarna hitam dengan belahan yang berada di samping .
sang designer juga menambahkan manik manik di area pinggang serta selendang yang di balutkan pada lengan Nesya untuk menambah kesan glamor .
" kau sudah seperti nyonya muda sayang " ucap Sean datang dengan balutan tuxedo yang senada dengan warna gaun Nesya .
" kak Sean " ucap Nesya tersenyum menatap Sean dari pantulan cermin .
" tuan kami sudah selesai " ucap MUA itu .
" pergi lah " ucap Sean sambil memeluk Nesya dari belakang .
" jangan seperti ini . aku malu " ucap Nesya .
" aku suami mu untuk apa malu " ucap Sean mengecup pucuk kepala Nesya .
" berhenti menggoda ku " ucap Nesya sambil menyikut perut Sean dengan pelan . sontak Sean pun menyeringai sakit sambil mengaduh .
" luka ku belum seratus persen sembuh " ucap Sean .
" maaf , aku tidak sengaja melakukan nya. kemari lah " ucap Nesya menggandeng sean untuk duduk akan tetapi dia menarik tangan Nesya untuk mendekap nya lagi .
" jangan main main . aku ingin melihat luka mu dulu " ucap Nesya hendak melepaskan pelukan nya .
" aku tidak apa . jangan khawatir " ucap Sean mengelus punggung Nesya dengan rasa sayang .
" jika kau merasa sakit , lebih baik istirahat saja. aku bisa keluar menemui para tamu "
" ini pesta kita jadi aku harus ikut serta di dalam nya " ucap Sean .
" toh aku juga menyiapkan kejutan untuk mu " ucap Sean merangkul pinggang Nesya lalu di bawa nya pergi menuju lantai bawah .
" kejutan apa ? " ucap Nesya penasaran .
" nanti kau akan tahu " ucap Sean .
saat menuruni tangga , Sean dan Nesya turun dengan raut wajah bahagia . mereka di sambut tepuk tangan serta riuh ramai kagum para tamu . Nesya yang tadi nya tenang kini menjadi gugup karena melihat banyak tamu penting yang datang .
tiba tiba kaki nya tersandung oleh gaun yang dia kenakan . untung nya semua tamu undangan tidak menyadari kejadian memalukan itu .
__ADS_1
" apa kau gugup ? " ucap Sean membungkuk agar dapat berbisik di telinga Nesya .
" se-sedikit " ucap Nesya yang malu .
" apakah aku membuat malu . astaga ini hari bahagia ku kenapa aku tersandung gaun sendiri . apakah para tamu menyadari itu , aku sungguh malu " rutuk Nesya dalam hati .
tak tunggu waktu lama , Sean menarik tangan Nesya untuk di letakan pada pundak nya lalu dia menggendong ala bridal style . seketika para tamu undangan lebih gaduh dan bertepuk tangan lebih keras dari sebelum nya .
" kak apa yang kau lakukan turunkan aku " ucap Nesya yang bertambah gugup .
" aku tidak ingin istri ku tersandung lagi " ucap Sean .
" aku sangat berat dan luka mu belum sembuh " ucap Nesya dengan malu .
" apakah berat mu mencapai 1 kwintal " ucap Sean menggoda istri nya .
" aku tidak seberat itu" ucap Nesya kesal .
saat sampai di bawah , Sean menurunkan Nesya dengan hati hati .
" tuan tuan dan nyonya nyonya , terimakasih telah menghadiri resepsi pernikahan anak dan menantu tersayang ku . jujur , aku sampai sekarang masih terharu dengan pernikahan putra ku . aku harap mereka dapat hidup bahagia ,sejahtera dan menua bersama . mari kita bersulang untuk pasangan baru ini ! " ucap nyonya britney sambil mengangkat gelas wine dengan di ikuti seluruh tamu serta Sean .
" jangan minum " ucap Nesya menghentikan tindakan Sean saat wine nya sudah berada di ujung bibir .
" kau masih memiliki luka " ucap Nesya sambil merebut wine dari tangan Sean .
" hanya satu gelas saja tidak akan berakibat fatal " ucap Sean .
" biar aku yang menggantikan mu " ucap Nesya lalu meminum wine itu dengan satu kali teguk . dengan cepat Sean pun mencium bibir Nesya dan memasukan lidah nya kedalam untuk ikut serta mencecap rasa wine yang berada di dalam mulut istrinya .
mata Nesya terbelalak kaget dengan perlakuan Sean dan lagi lagi para tamu bersorak heboh . cukup lama Sean memagut bibir Nesya hingga berubah menjadi merah muda .
" apa yang sudah kau lakukan " ucap Nesya memukul lengan Sean .
" aku ingin mencicip rasa wine dari dalam mulut mu . ternyata lebih manis daripada yang di gelas" ucap Sean dengan kedipan nakal yang membuat pipi Nesya bersemu merah .
" ayo lakukan lagi . aku belum mengambil foto mesra kalian " ucap ghuzheng sambil memegang kamera nya .
" sudah hentikan , kau sangat nakal " ucap Nesya mencubit kecil lengan Sean tanpa di ketahui para tamu .
" cubitan mu sangat sakit . jangan lakukan itu lagi atau aku akan menjerit " ucap Sean berbisik sambil menggoda nya dengan meniup pelan leher istri nya .
" tunggu aku disini " ucap Sean lalu mencium kening Nesya .
" mau kemana ? " ucap nesya .
" kau akan tahu setelah aku pergi ke sana " jawab sean sambil jari telunjuknya menunjuk pianis terkenal dari negara Spain yang sedang memainkan sebuah instrumen lagu .
__ADS_1