Teach Me To Love

Teach Me To Love
SEAN MARAH


__ADS_3

" sudah buka matamu " ucap Sean sambil membuka pintu mobil taxi itu .


" ini uang nya . terimakasih " ucap Sean lalu berjalan cepat menuju gedung aula .


" astaga ternyata aku masih hidup . ku pikir sudah mati " ucap supir taxi itu yang masih lemas .


#####


Di gedung aula


" mari kita sambut mrs.britney ! " ucap MC itu dengan antusias


di iringi tepuk tangan para murid . tapi semua murid pun bingung kenapa yang naik malah seorang pria tampan .


" kakak tampan itu siapa ? apa mungkin dia asisten mrs.britney ?" ucap para murid itu berbisik - bisik .


" selamat malam semua .saya disini mewakili ibu saya , mrs. Britney . pertama saya mengucapkan terimakasih kepada mr.edwin selaku pemilik sekolah yang memperkenankan saya untuk memberi sambutan dan ke dua saya ucapkan terimakasih kepada para murid yang sudah antusias dalam mengikuti acara ini . saya harap kalian bisa menikmati selama acara ini berlangsung . terimakasih " ucap Sean dengan di akhiri senyum wibawanya .


saat turun panggung semua murid perempuan sibuk menyoraki Sean .


berbeda dengan gadis lain , nesya hanya diam terpaku melihat Sean yang sedang berbicara dengan Mr. Edwin dan kepala sekolah disana.


samar-samar Nesya mendengar pembicaraan segerombolan gadis .


" ku kira ghuzheng adalah pria tertampan ternyata kakak nya lebih tampan . ku rasa aku telah jatuh cinta dengan kakak itu " ucap gadis itu.


Nesya hanya melirik sekilas dan mulai memperhatikan Sean lagi , entah kenapa malam itu Sean sangat menarik perhatian Nesya .


tiba - tiba Sean menoleh ke arah Nesya.


dan dengan spontan Nesya langsung mengalihkan perhatiannya agar Sean tidak mengetahui .


" perhatian untuk para murid silahkan memilih pasangan dansa . ayo - ayo jangan lama-lama " ucap MC itu .


" nes kamu dengan ku saja ya " ucap ghuzheng sambil memberikan mawar kepada Nesya .


" iya " ucap Nesya menerima mawar itu .


kini semua murid mulai berdansa mengikuti alunan lagu dan juri mulai mencatat nilai mereka . sekarang nilai demi nilai telah di kumpulkan menjadi satu .


" perhatian - perhatian semua murid di mohon untuk berkumpul karena pemenang pasangan dansa sudah di tentukan " ucap MC .


kini semua murid pun berkumpul dan diva yang tadi nya tidak terlihat , sekarang berada di samping Nesya .


" kau dengar baik - baik nama yang menjadi pemenang nya . ku rasa setelah ini kau harus mengaca dirimu " ucap diva sambil menginjak kaki Nesya dengan hils nya .


" Aaaw " ucap Nesya .


" nes kamu kenapa ? " ucap ghuzheng yang ada di samping nya .


diva kini berpura - pura menatap kedepan seperti tidak tau yang sedang terjadi .


" tidak apa - apa ghuzheng " ucap Nesya tersenyum .


" baiklah dengarkan baik - baik semua " ucap MC itu .


semua orang nampak tegang kecuali diva , dia sudah sangat percaya diri untuk menjadi pemenang nya .


" pemenang pasangan dansa tahun ini adalah ......NESYA dan GHUZHENG!!! " ucap MC itu .


sontak wajah diva yang tadi nya sumringah kini berubah menjadi marah . semua orang bertepuk tangan dan memberikan selamat kepada Nesya .


" nes nama kita di panggil nes " ucap ghuzheng senang .


" iya " ucap Nesya juga tak kalah senang dengan ghuzheng .


" beri tepuk tangan lebih meriah lagi untuk Nesya dan Ghuzheng !!! .murid bernama Nesya dan ghuzheng silahkan maju kedepan untuk mendapatkan penghargaan yang di serahkan langsung oleh Mr.Edwin" ucap MC itu .


lalu mereka pun maju kedepan dengan senyum yang tak lepas dari wajah nya .


setelah menerima tropi dan mahkota mereka bersalaman dengan mr.edwin .


" untuk para pemenang mohon bergeser ke pinggir dulu . kita akan mengumumkan pemenang Putri tercantik tahun ini jatuh kepada ......... NESYA !!! " ucap MC itu dengan suara gemuruh nya .


" nes nama mu di panggil lagi ! " ucap ghuzheng memeluk Nesya di panggung.

__ADS_1


" benarkah ? " ucap Nesya kaget.


" iya cepat maju saja " ucap ghuzheng melepas pelukan Nesya .


" hadiah akan di serahkan oleh Mr.sean selaku wakil dari Mrs.britney " ucap MC itu .


lalu Sean berjalan dengan membawa selendang nama yang bertuliskan putri cantik 2020 . kini Nesya dan Sean saling berhadapan .


" mendekat lah " ucap Sean .


" hmmm apa ? " ucap Nesya yang kurang fokus karena gugup .


" mendekat lah kemari " ucap Sean.


dia mengulangi perkataan nya .


lalu Nesya maju satu langkah dengan di susul langkah Sean yang memasangkan selendang itu langsung ke tubuh Nesya .


semua gadis disana pun berteriak histeris tak terkecuali laki - laki karena posisi Sean saat memasangkan selendang itu , seperti sedang memeluk Nesya .


" selamat ya , kau memang sangat cantik malam ini " bisik Sean di telinga Nesya .


tiba - tiba hati Nesya berdegup kencang seperti ingin lari dari tempat nya .


"terimakasih kak " ucap Nesya yang pipinya bersemu merah .


setelah itu Sean mengubah posisinya menjadi berdiri tegak dan kembali turun kebawah .


" untuk para pemenang , silahkan turun dan berbaur kembali dengan teman - teman lain nya " ucap MC .


lalu mereka pun turun kebawah dengan di sambut oleh Xing lu dan Mario .


" Xing lu ! " ucap Nesya antusias.


" Nesya selamat ya . selamat untuk mu juga ghuzheng " ucap Xing lu .


" terimakasih Xing lu " ucap ghuzheng tersenyum .


" ayo kita foto bersama . kita abadikan moment ini " ucap Xing lu mengeluarkan ponsel nya .


" sabar saja div . paling juga dia memang gara-gara memohon ke papanya Mario . dia juga gak cantik kok , orang kampung di rias kayak apapun ya tetep kampung ! " ucap stefi sambil melempar muka ke arah Nesya .


" heh jaga bicaramu ya kacung ! . sudah jelas - jelas bos mu ini kalah dengan sahabat ku . masih tidak mengakui nya ! " ucap Xing lu dengan sombong .


" alah tidak mungkin kalau perlombaan ini adil . sudah jelas Mario menyukai nya pasti dia menyuruh papanya untuk memenangkan si kampung itu !!! " ucap stefi dengan menunjuk Nesya .


" stefi jaga omongan mu !. atau ku sumpal kau pakai kaos kaki ku " ucap Mario .


" kalian mau bukti ? kalau Nesya pantas menjadi pemenang nya ? " ucap Xing lu melipat tangan di depan .


" ok coba buktikan " ucap stefi dengan nada sombong .


" wait ....perhatian semuanya " ucap Xing lu


sambil menepukan tangan nya .


tak lama semua murid pun berkumpul mengerumuni Nesya ,Xing lu , diva dan stefi .


" berhubung diva yang katanya cantik ini tidak terima atas kemenangan Nesya . aku ingin kalian berkata jujur untuk voting langsung . setuju ! " ucap Xing lu .


" setuju !!! " ucap murid murid serempak .


" yang memilih diva sebagai pemenang dansa siapa ? . angkat tangan saja tidak usah malu-lalu .....ok ada 1 , 2 , 3 , 4 , 5 . turun kan tangan kalian " ucap Xing lu .


" lalu yang memilih Nesya coba angkat tangan ! tahan dulu tangan kalian " ucap Xing lu .


lalu Xing lu tersenyum sinis ke arah diva .


" kau bisa lihat sendiri ? berapa banyak orang yang .endukung Nesya tidak hanya juri . ok turun kan tangan kalian " ucap Xing lu mencoba berjalan memutari diva .


kini diva terlihat sangat geram .


" siapa di sini yang memilih Nesya sebagai putri tercantik ! " ucap Xing lu bersemangat .


semua orang tanpa terkecuali Xing lu , ghuzheng dan Mario pun mengangkat tangan mereka .

__ADS_1


" kalian lihat kan semua telah mendukung nesya . jadi apa alasanmu bilang bahwa ini tidak adil . makannya kalau jelek akui saja jangan menuduh orang seenak nya . toh ghuzheng juga memilih Nesya bukan memilih mu , berarti mata nya masih waras " ucap Xing lu tersenyum mengejek .


tiba - tiba diva melangkah ke arah Nesya .


" Semua ini gara - gara kedatangan mu . beraninya kau mengambil yang selama ini ku punya " ucap diva sambil mendorong tubuh Nesya hingga terjatuh ke lantai .


" diva kau keterlaluan sekali " ucap Xing lu mencoba memegangi diva tetapi terpelanting menabrak ghuzheng .


lalu ghuzheng memegangi Xing lu agar tidak jatuh .


" cukup div jangan menyakiti Nesya " ucap Mario yang mencoba menengahi diva .


tetapi gagal karena diva melangkah kesamping agar bisa menampar Nesya .


Plaaak !!!!


tamparan pun tak terelakan oleh Nesya .


" rasakan !!! itu belum seberapa dengan luka di hatiku . sebaiknya kau enyah dari sekolah ini sebelum hidup mu akan ku buat lebih menderita dari ini " ucap diva .


" aku tidak pernah mengusik mu div tapi kenapa kamu jahat dengan ku ! " ucap Nesya yang kini juga marah .


" rupanya kau sudah berani membentak ku . terima ini " ucap diva sambil melayangkan tamparan kedua nya .


tetapi kini tidak berhasil karena tiba - tiba ada orang yang datang dengan memeluk tubuh Nesya ,


seakan akan orang itu melindungi Nesya dari serangan brutal diva .


" kak Sean ! " ucap Nesya dalam hati sambil mendongak ke atas .


" minggir kau , aku ingin menjambak si kampung itu ! " ucap diva menarik jas yang di pakai sean dan diva berhasil menarik lengan gaun yang di pakai Nesya hingga sobek .


" stop !!! " ucap Sean berteriak .


seketika gerakan diva pun terhenti . kini Sean mulai membalikan badan nya menghadap ke arah diva .


" hei brandal cilik. kenapa kau menyerang nya ? hah ? " ucap Sean.


" bukan urusan mu jadi minggirlah " ucap diva.


" kau itu masih kecil . hormati yang lebih tua jika berbicara . sopan santun masih kurang dan kau ingin menjadi kekasih adik ku ? mimpi ! . atau jangan - jangan kau juga yang menumpahkan minuman di atas kepala nya " ucap Sean sambil menunjuk Nesya .


diva tetap diam , berarti dia tidak menyangkal pernyataan Sean .


" ghuzheng . ambilkan aku minuman ! " ucap Sean.


lalu ghuzheng berjalan dan mengambil minuman sesuai dengan yang di katakan Sean .


" ini kak " ucap ghuzheng sambil menyodorkan minuman .


" aku ingin kau mempraktikkan kembali bagaimana cara nya kau menyiram Nesya " ucap Sean sambil menyodorkan minuman itu di depan wajah diva .


lalu saat diva hendak mengambil dengan secepat kilat , sean sudah mengguyurnya terlebih dahulu dengan minuman itu .


" berani nya kau ! " ucap diva berteriak sambil menunjuk Sean .


" seperti itu kah kau menyiram nya ? dan bagaimana kau menamparnya tadi ? " ucap Sean mengerutkan dahinya.


lalu mengusap - ucap kan tangannya untuk bersiap menampar diva .


" seperti ini ! " ucap Sean melayangkan tangan nya dan saat tangan itu sudah mendekati pipi diva ,


diva menutup mata sambil memegangi kepalanya .


" kenapa kau menutupi wajah mu ,takut kalau tamparan ku akan membekas ? ya sudah kalau begitu biar Nesya saja yang menampar mu agar kau tau rasanya " ucap Sean sambil memajukan Nesya untuk berhadapan langsung dengan diva.


" Nesya tampar dia ! " ucap Sean .


tapi Nesya hanya bisa menangis dan diva hanya tertunduk diam .


" tampar sekeras - keras nya dia tidak akan berani membalas mu . jika dia berani , tangan ku yang akan ganti menampar nya " ucap Sean .


" Nesya tidak tega kak " ucap Nesya parau .


sekarang Sean merasa hatinya sakit saat mendengar suara Nesya yang menahan tangis.

__ADS_1


" kau dengar ? dia tidak tega menyakitimu tetapi kenapa kau menyakitinya ! dasar bodoh ! untuk sekarang kau masih ku maafkan . lain kali aku tau kau menyakitinya lagi ,tidak segan - segan aku berbuat lebih kejam daripada ini" ucap Sean sambil melepas jas nya dan menutup tubuh Nesya menggunakan jas itu sambil merangkulnya di bawa pergi.


__ADS_2