
"hah ! perempuan itu satu kelas dengan ghuzheng? " ucap diva .stefi hanya menganggukan kepalanya saja .
"ok akan ku lihat dia rupanya seperti apa . berani-berani nya ingin merebut ghuzheng ku" ucap diva marah sambil berjalan menuju kelas .
"mana perempuan yang kau katakan itu ? " ucap diva pada stefi .
"tadi dia ada . tapi kok sekarang tidak ada ya " ucap stefi juga kebingungan .
"sudah ku bilang ,pastikan dulu . baru melapor padaku " ucap diva dengan gemas pada stefi .
"tapi benar tadi dia di bawa ghuzheng ke kelas " ucap stefi
"sudah lah .mungkin kau salah lihat" ucap diva lalu memasuk i kelas dan duduk di bangku nya . letak bangku diva pas di belakang ghuzheng ,jadi dia bisa melihat ghuzheng sepanjang pelajaran di mulai . berbeda dengan Mario , dia di tempatkan di kelas yang perpisah dari ghuzheng namun masih jurusan yang sama dengan ghuzheng .
"hai ghuzheng " ucap diva menghampiri bangku ghuzheng .
"hai diva " ucap ghuzheng tersenyum
"aku ada sesuatu untukmu" ucap diva .
"kejutan apa lagi yang kamu berikan untuk ku ?" ucap ghuzheng tersenyum tetap melihat ke buku yang ada di depan nya . lalu diva meletakan sekotak bento berisi nasi yang di bentuk hati dan lauk pauk yang di sukai ghuzheng .
"waahh kenapa kau repot-repot seperti ini . terimakasih ya" ucap ghuzheng
"tidak repot kok . hanya bekal saja jangan lupa di makan ya " ucap diva tersipu malu.
kriiiiinggggg!!!!
bel masuk pun berbunyi dan diva kembali ke tempat duduk nya . setelah itu masuk lah wali kelas mereka dengan di ikuti seorang siswi di belakang nya .
"anak-anak sekolah kita kedatangan murid baru (dengan tersenyum) silahkan kamu perkenalkan dirimu " ucap wali kelas itu .
"hai semua . aku Nesya ,senang bertemu dengan kalian " ucap Nesya dengan senyum yang sangat manis . semua laki-laki di kelas mulai berbisik-bisik ,ada yang membentuk jarinya seperti hati ,ada yang melamun melihat kecantikan Nesya terlebih lagi ada yang iri dengan kecantikan Nesya .
"div ini perempuan yang aku maksud ." ucap stefi
"oh ini cantik dari mana nya masih cantik aku kemana-mana...ok coba kita lihat siapa yang bisa mendapatkan ghuzheng terlebih dulu" ucap diva dengan tersenyum sinis . lalu wali kelas mereka pun mempersilahkan Nesya untuk memilih duduk dengan salah satu teman disana . Nesya memilih duduk dengan perempuan yang melambaikan tangan ke arah nya dengan tersenyum ramah pada Nesya ,karena Nesya melihat di samping ghuzheng ada seorang laki-laki berkacamata di samping ghuzheng ,jadi Nesya tidak duduk bersebelahan dengan nya .
"hai aku Xing lu " ucap teman baru Nesya .
"hai . aku Nesya " ucap Nesya mengulangi perkenalan dirinya .
"kamu cantik sekali . nanti kedepan nya kita berteman dan saling membantu ya" ucap Xing lu . Nesya pun mengangguk bersemangat dengan ucapan Xing lu.
#####
sampailah Sean di depan Salavanya grup . dia memberhentikan mobil nya tepan di depan pintu loby perusahaan dan memberikan kunci mobil nya pada keamanan yang menjaga di depan pintu untuk memarkirkan mobil sport nya .
"selamat pagi Mr" sapa orang-orang yang lalu lalang bekerja di perusahaan itu . Sean terus berdiri tegap dan memandang ke depan . saat dia berjalan dan melihat meja sekretaris nya yang masih kosong ,Sean berinisiatif menghubungi resepsionis yang ada di depan perusahaan nya .
"halo , kemana Naomi?" ucap Sean
"Bu Naomi akan datang terlambat Mr .karena anak nya sakit " ucap resepsionis .
"ok.trimakasih" ucap Sean lalu menutup telfon nya .
"kenapa dia tidak bilang padaku kalau anak nya sedang sakit ? . apa dia takut ...atau sungkan .coba aku telfon saja daripada aku bicara sendiri seperti orang gila"ucap Sean yang mengeluarkan ponsel nya dan mengetik nama Naomi di layar sentuh itu .
__ADS_1
"halo . kenapa kamu tidak bilang kalau anakmu sakit ? " ucap Sean dengan nada khawatir .
"dia hanya demam Sean " ucap Naomi
"sudah kamu bawa ke dokter ? kalau belum aku akan kesana mengantar kalian" ucap Sean yang masih khawatir .
"sudah . baru saja aku keluar dari ruang pemeriksaan . ini aku mau berangkat ke kantor " ucap Naomi .
"ok . kalau ada apa-apa bilang saja padaku ,jangan sungkan " ucap Sean yang sedikit tenang .
"ok bos" ucap Naomi lalu memutus telfon mereka .sebegitu khawatirnya Sean terhadap Naomi dan keluarga nya karena Sean menaruh rasa suka pada Naomi ,bukan sebagai sekretaris nya melain kan lebih dari itu . padahal Naomi sudah menolak Sean beberapa kali tetapi Sean tetap Keukeh dengan perasaan nya pada Naomi . Sean tidak peduli bahwa Naomi adalah single parent dengan anak satu dia tetap menyukai nya .terlebih lagi umur Sean yang masih lebih muda 5 tahun dari Naomi .
#####
setelah selesai pelajaran di jam pertama , istirahat pun datang .
"nesya ayo ke kantin " ucap Xing lu
"ayo" ucap Nesya dengan tersenyum.
"nes tunggu" ucap ghuzheng
"ada apa ? " ucap Nesya
"kamu mau kemana? " ucap ghuzheng
"aku mau ke kantin " ucap Nesya
"aku boleh ikut dengan mu ? " ucap ghuzheng
"bukan kah kamu tadi mendapat sekotak makanan dari diva ?" ucap Xing lu dengan malu-malu
"kalau begitu ayo ikut kami. kita makan bersama" ucap Nesya
"Xing lu tidak apa-apa kan kalau ghuzheng ikut ?" ucap Nesya pada Xing lu .
"tentu saja " ucap Xing lu bersemangat. mereka bertiga akhirnya berjalan menuju kantin bersama . banyak mata yang memandang ke arah nesya dan ghuzheng ,semua memandang dengan takjup tanpa berkedip . karena mereka bagaikan Dewi bulan dan dewa matahari sangat serasi .
"kamu di sini saja ,aku akan mengambilkan makanan untuk mu " ucap ghuzheng pada Nesya .
"baiklah " ucap Nesya . Nesya pun menunggu ghuzheng dan Xing lu yang masih antri mengambil makanan lalu datang lah Mario dari arah belakang nesya.
"permisi .apa kursi ini kosong " ucap Mario
"eh mario. duduk lah " ucap Nesya mempersilahkan Mario untuk duduk .
"kenapa kau disini sendirian .makanan mu mana ? . ini kau makan saja punya ku . aku akan mengambil lagi" ucap Mario menyodorkan makananny untuk Nesya .
"tidak usah . ghuzheng sudah mengambilkan ku makanan ,mungkin sebentar lagi datang. kau duduk saja " ucap Nesya .
"oh begitu .setelah pulang sekolah nanti apa kau ada acara? " tanya Mario pada Nesya
"tidak. kenapa ? " ucap Nesya
"ayo kita pergi nonton . film apa yang kau suka ? " ucap Mario
"sebenar nya aku mau tapi nanti aku di jemput kak Sean . lain waktu saja bagaimana? " ucap Nesya .
"ok . kalau begitu nanti kita atur saja " ucap Mario dengan tersenyum . saat Mario berbincang-bincang dengan Nesya ada seorang perempuan yang mengamati mereka
__ADS_1
"oh perempuan itu ternyata . ok akan ku habisi kau nanti" ucap perempuan yang mengamati mereka .
"Nesya ini makanan mu" ucap ghuzheng yang datang dengan membawa 2 nampan .
"terimakasih tuan muda" ucap Nesya bercanda .
"waahhhh ada si tampan nomor 2 juga mimpi apa aku semalam hingga bisa makan bersama 2 laki-laki tampan " ucap Xing lu dalam hati .
"Xing lu kenapa berdiri saja . ayo duduk" ucap Nesya membuyarkan lamunan Xing lu .
"eh tidak apa-apa kok " ucap Xing lu membuyarkan lamunan nya
#####
tok..tok..tok..
"masuk" ucap Sean . lalu munculah Naomi dari balik pintu .
"kamu sudah datang . bagaimana anakmu ?" ucap Sean
"dia baik-baik saja . tadi sudah ku beri obat dan dia tidur" ucap Naomi
"Naomi jika kamu butuh cuti ,aku bisa memberikan nya " ucap Sean
"tidak perlu Sean . oh ya ini berkas-berkas yang perlu kamu tanda-tangani hari ini " ucap Naomi lalu di terima oleh Sean .
"kalau begitu aku kembali dulu ke mejaku " ucap Naomi dengan tersenyum .
"kamu sudah makan siang ?" ucap Sean untuk menghentikan langkah Naomi.
"sudah. apa kau ingin ku pesankan makanan ?" ucap Naomi
"tidak . aku akan pergi sendiri nanti" ucap Sean.
"kapan kamu bisa mengerti jika aku menyukaimu " ucap Sean dalam hati dengan melihat kepergian Naomi .
#####
jam istirahat pun telah habis nesya , ghuzheng ,Mario dan Xing lu pun pergi ke kelas . Mario menghembuskan nafas nya dengan kasar.
"haaahh...kenapa cepat sekali istirahat nya . aku curiga jam nya di kurangi" ucap Mario menatap ghuzheng .
"otak mu yang di kurangi . ayo nes kembali ke kelas jangan gubris dia " ucap ghuzheng dengan menggandeng tangan Nesya . sontak semua mata tertuju pada tingkah ghuzheng yang jarang ini . Mario hanya memandang ghuzheng dengan termenung .
"Mario aku ke kelas dulu . bye" ucap Xing lu dengan malu-malu .
"Xing lu ,ghuzheng kalian duluan saja .aku mau ke toilet dulu" ucap Nesya melepas gandengan ghuzheng . Xing lu pun mengangguk
"ok . kamu cepat kembali ke kelas ya" ucap ghuzheng tersenyum .
Nesya pun berjalan menuju toilet siswi yang tersedia . toilet itu seperti bilik-bilik kecil yang terdapat 8 ruang yang masing-masing ada pintunya . lalu Nesya pun masuk di salah satu bilik itu ,setelah selesai ,Nesya hendak membuka pintu bilik nya tetapi tidak bisa seperti ada yang mengunci nya dari luar .
"loh kok tidak bisa di buka. apa pintu nya rusak . tolong .....tolong . apa ada orang di luar" ucap Nesya meminta tolong
"tolong aku ....apa ada orang" Nesya mencoba berteriak tetapi tidak ada orang sama sekali .
**Ini ilustrasi kedekatan Sean dan Naomi
__ADS_1
**