
" iya aku tau kok . tapi kak Sean sempat bilang padaku kalau dia menyukai perempuan yang ada di kantor nya . jadi apa yang perlu aku takutkan " ucap Nesya mengangkat bahunya
tetapi perasaan nya jadi aneh saat mengungkit perempuan yang di sukai Sean .
" nes kok kamu tiba - tiba nglamun ? " ucap Xing lu sambil menjentikan tangan di depan wajah Nesya .
" enggak kok . Xing lu duduk lah , ayo kita belajar " ucap Nesya .
" enggak ah aku capek mau langsung tidur aja " ucap Xing lu.
" ya sudah sana tidur " ucap Nesya tersenyum pada sahabat nya itu .
.
.
.
#####
Di kediaman Mario
di ruang keluarga ada papa dan mama Mario yang sedang menunggu kedatangan anak semata wayang nya itu , kini Mario pun mendekat ke arah papa dan mama nya .
" pa , ma " ucap Mario.
" astaga Mario kenapa wajah mu memar begini ? " ucap mama nya .
" sebab ini lah papa memanggil nya ma " ucap papanya .
"ada apa sebenarnya ? siapa yang melakukan ini ? bicara pada mama " ucap mama nya dengan nada yang kesal .
" sudah lah ma . Mario sudah dewasa , mama tidak perlu menyalahkan orang lain " ucap Mario .
" benar kau memang sudah dewasa , tapi kenapa sikap mu malah seperti berandalan . apa papa pernah memberi contoh tidak baik Mario ! . papa Malu Mario !! " ucap papa nya .
" pa , Mario seperti ini juga ada alasan nya " ucap Mario .
" papa ingin aku menikah muda bukan ? aku sudah mendapatkan calon yang cocok untuk menjadi menantu papa " ucap Mario lagi .
" apa maksud mu ? " ucap papa Mario yang tidak mengerti .
" papa tau gadis di sekolah yang bernama Nesya ?.... lamarkan Nesya untuk mario pa , Mario mencintainya " ucap Mario .
" Mario !!! kau jangan main - main dengan ikatan pernikahan . itu bukan ajang menang atau kalah . papa tau kau masih dendam kan dengan ghuzheng " ucap papa nya .
" pa kali ini Mario sangat serius . Mario yakin ,Nesya adalah wanita terakhir yang Mario cintai pa . dia berbeda pa , Nesya tidak pernah memandang ku dari kekayaan . ku mohon pa ! " ucap Mario memelas .
" tidak Mario ! . kau tau kan kalau Nesya sudah di jodohkan dengan ghuzheng " ucap papanya.
" begini saja , jika papa mau melamarkan Nesya untuk ku . aku berjanji akan belajar memegang bisnis papa . bagaimana ? " ucap Mario .
sejenak papa nya berfikir tentang tawaran Mario itu .
" baiklah , papa akan melamarnya untuk mu . tidak peduli nanti di tolak atau di terima kau akan menepati janji mu " ucap papanya .
" baik pa " ucap Mario menyanggupi tawaran nya tadi .
.
.
.
#####
Di kamar Nesya
" hoooaaammmm " Nesya menggeliatkan tubuh nya di kursi belajar karena sudah merasa ngantuk .
dia kini mulai menutup buku dan menaruh nya di pojok meja . lalu dia berjalan menuju ranjang ,berbaring bersama Xing lu .
.
.
.
keesokan paginya Nesya sudah berada di dapur untuk memasak menggantikan 3 koki hari itu.
" non apa tidak sebaiknya non Nesya pergi ke kamar lagi . nanti kalau nyonya tau kami akan di marahi " ucap koki 1 yang was-was .
" tenang saja mbak . mama tidak akan memarahi mbak , kan Nesya masak juga kemauan sendiri " ucap Nesya tersenyum .
" tapi nanti kalau tangan non Nesya kena pisau , nyonya pasti akan memecat kita non " ucap koki 2.
__ADS_1
" tidak akan , saat ibu ku masih ada , Nesya yang memasak mbak . Nesya sudah biasa dengan pekerjaan dapur " ucap Nesya tersenyum.
" tapi nanti kalau nyonya marah tolong lindungi kita ya non . kita takut di pecat . kalau di pecat , nanti kita mau kerja apa lagi ? " ucap koki 1 .
" iya mbak . sekarang coba mbak cicipi masakan Nesya ini " ucap Nesya.
menyendokan bumbu yang ada di masakan nya . sekejap salah satu koki itu memandang takjup pada Nesya .
" enak non . pas bumbu nya " ucap koki 1.
" benarkah ? aku juga mau mencoba nya" ucap koki 3 .
koki 3 juga mengambil sendok dan mencicipi masakan Nesya .
" iya benar - benar enak non . non Nesya jago masak juga ternyata " ucap koki 3 .
" terimakasih mbak " ucap Nesya .
" non sudah pukul 6 sebaiknya non Nesya naik ke atas untuk persiapan sekolah . biar kami saja yang menyajikan di meja makan " ucap koki 2 .
" baik lah . Nesya ke atas dulu ya mbak . terimakasih sudah memperbolehkan Nesya memasak. selamat bekerja kembali " ucap Nesya sambil melepas apron nya lalu di berikan pada koki 2 .
######
Di kamar Nesya
" kemana saja kamu nes ? pagi - pagi kok sudah ngilang " ucap Xing lu yang kini sudah memakai seragam .
" aku tadi masih masak " ucap Nesya sambil menutup pintu kamar nya .
" kamu bisa masak nes ? " ucap Xing lu kaget .
" bisa . memang nya kenapa ? " ucap Nesya.
" wah hebat ya kamu . cepat sana kamu mandi aku tidak sabar mencoba masakan mu " ucap Xin lu .
" iya " ucap Nesya tersenyum lalu pergi ke kamar mandi .
tok ...tok...tok...
Xing lu pun membuka pintu kamar Nesya .
" eh mbak . ada apa mbak ? " ucap Xing lu tersenyum pada mbak Rani .
" saya kesini mau memberitahu kalau sarapan sudah siap . nyonya sudah menunggu di bawah " ucap mbak Rani .
" kalau begitu saya permisi dulu non . mari " ucap mbak Rani juga tersenyum . lalu Xing lu menutup pintu lagi .
" nes buruan " ucap Xing lu
" iya sebentar tinggal sikat gigi " ucap Nesya dari dalam .
10 menit kemudian , Nesya pun keluar dengan memakai seragam nya .
" sikat gigi kok lama banget sih nes ? " ucap Xing lu .
" kan sambil pakai seragam juga tadi di dalam " ucap Nesya tersenyum .
lalu dia meyisir rambutnya dan memakai pelembab di wajah .
" udah ayo " ucap Nesya.
sambil mengalungkan tas nya di pundak .
sesampainya di meja makan Nesya menyambut nyonya britney dengan senyuman .
" pagi mama " ucap Nesya .
" pagi sayang " ucap nyonya Britney.
lalu mereka memulai sarapan .
saat nyonya Britney menyuap makanan nya sekali , beliau mengeryitkan dahinya .
" ada apa ma ? " ucap Nesya yang melihat expresi nyonya britney .
" rasanya bukan masakan yang di buat oleh koki disini " ucap nyonya Britney .
" rasanya gimana ma ? " ucap Nesya
" ini enak , lebih enak dari buatan koki di sini . mama seperti nostalgia saat memakan masakan ini " ucap nyonya Britney.
" benar ma , itu masakan yang di ajarkan ibu nesya , tadi pagi Nesya yang memasak " ucap Nesya tersenyum .
" mama sangat beruntung mempunyai anak seperti mu sayang . sudah cantik pandai masak lagi . kalian sudah tidak mengambil lauknya lagi kan ? mama habis kan gak apa-apa ya . mama masih kurang soal nya " ucap nyonya Britney .
__ADS_1
" silahkan ma . besok akan Nesya masakan lagi untuk mama " ucap Nesya .
" silahkan Tante . Xing lu juga sudah kok " ucap Xing lu sambil tersenyum .
setelah sarapan selesai ghuzheng , Nesya dan Xing lu pun pergi bersama .
" ma ghuzheng berangkat dulu ya " ucap ghuzheng mencium pipi nyonya Britney .
" kalian hati - hati ya . belajar yang benar " ucap nyonya britney tersenyum .
saat memasuki mobil ghuzheng lebih memilih duduk di depan daripada duduk bersama Nesya hingga sampai di sekolah .
ghuzheng keluar mobil sambil tersenyum ke arah Nesya sekilas dan berjalan mendahului Nesya dan Xing lu .
" ghuzheng kenapa nes ? " ucap Xing lu sambil melihat kepergian ghuzheng .
" aku juga tidak tau . saat di meja makan tadi ,dia sudah diam seperti itu ." ucap Nesya .
" padahal kemarin dia masih sempat menanyakan keadaanmu padaku . tapi sekarang kok jadi cuek begitu " ucap Xing lu
" apa sebaiknya aku bertanya ke ghuzheng ya ? " ucap Nesya .
" ide bagus . nanti saat di kelas coba kamu dekati dia. mungkin secara tidak sengaja kamu menyakiti hati nya " ucap Xing lu .
Nesya pun menganggukan kepala nya . tiba - tiba dari arah belakang ada yang memanggil Nesya dengan keras .
" Nesya ! " ucap suara yang memanggil Nesya .
lalu Nesya pun berhenti untuk menunggu orang yang sedang berlari menghampiri nya.
" ada apa Mario ? " ucap Nesya.
" tidak apa - apa . mana si pengecut itu ? " ucap Mario.
" maksudmu ghuzheng ? . dia bukan pengecut . jangan mengatainya seperti itu " ucap Nesya .
" kalian mau ke kelas kan . aku bareng ya " ucap Mario .
" bareng ? bukan nya kita beda kelas ? " ucap Xing lu .
" sekarang aku sekelas dengan kalian " ucap Mario sambil tersenyum
" hah ! sekelas ?! " ucap Xing lu kaget .
" iya . sudah jangan bengong saja . ayo masuk kelas " ucap Mario .
tiba - tiba menggandeng tangan Nesya .
" eh maaf aku tidak sengaja nes " ucap Mario melepaskan tangan nya lagi .
lalu mereka berjalan beriringan .
.
.
.
🚶🚶🚶🚶🚶
sesampainya di kelas Mario bertemu dengan ghuzheng yang sedang mendengarkan MP3 .
" mau apa si brengsek ini ke kelas ku " ucap ghuzheng dalam hati .
" perhatian ! perhatian ! . aku Mario Angelo mulai sekarang , akan menempati kelas ini . semoga kalian semua bisa menerima kehadiran ku " ucap Mario sambil tersenyum.
ucapan Mario yang seperti itu menyebabkan semua murid perempuan berteriak girang karena 2 laki - laki tampan telah menghuni kelas mereka .
berbeda dengan perempuan lain . diva dan ghuzheng pun kaget dengan pernyataan Mario .
BRAAAK !!!
Ghuzheng menggebrak meja nya .
yang tadi nya riuh karena pesona Mario kini terdiam karena takut melihat kemarahan ghuzheng .
" apa maksud mu pindah di kelas ini ? jangan mentang - mentang kau pemilik sekolah ini jadi bisa seenak nya " ucap ghuzheng marah.
" itu bukan urusan mu " ucap Mario tak kalah seram dengan tatapan ghuzheng.
" sudah cukup . kalian tidak kapok kemarin di panggil master . kalau kalian bertengkar lagi aku yang akan pindah ke kelas lain " ucap Nesya
" jangan ! " ucap ghuzheng bersamaan dengan Mario .
" kamu jangan pindah nes . ok aku tidak akan bertengkar lagi " ucap Mario .
__ADS_1
lalu dia melenggang pergi ke tempat duduk seberang . dia sengaja memilih tempat duduk disana agar jauh dengan ghuzheng .