Teach Me To Love

Teach Me To Love
TOLONG , JANGAN GEGABAH !


__ADS_3


" disini yang menjadi tawanan itu , kau bukan kita " tambah Xing lu dengan tawa nya yang sangat puas .


" jangan bilang ,kamu sengaja menjebak ku " ucap Nesya .


" kalau iya , kau mau apa ? " ucap Xing lu dengan melotot pada Nesya .


" Xing lu apa salah ku . kenapa kamu jahat seperti ini " ucap Nesya yang merasa di bodohi .


" kau masih bertanya apa salah mu ! dasar j*lang " ucap Xing lu menampar pipi nesya hingga terhuyung ke samping .


" kau merebut semua perhatian para pria terutama pria yang ku suka ! apa kau tidak merasa bersalah hah ! " ucap Xing lu menarik gaun nesya .


" apa yang kau bicarakan . aku tidak mengerti sama sekali " ucap Nesya yang masih Bingung .


" bukan kah kau sahabat ku . kenapa kau bertindak seperti ini ? " ucap Nesya tak menyangka .


" aku sahabat mu ? mungkin hanya kau yang menganggap nya begitu . bagi ku kau tak lebih dari sampah . menjijikan " ucap Xing lu menampar Reina lagi .


" jika kau menginginkan ghuzheng . bicara lah dari awal , aku tidak keberatan untuk mengalah demi diri mu . kau tidak perlu sekeras ini pada ku " ucap Nesya lagi.


" kau pikir setelah kau mengalah , ghuzheng akan berpaling pada ku . kau anggap apa cinta nya ! dasar tidak tau diri " ucap Xing lu menampar Nesya lagi hingga pojok bibir nya berdarah .


semua perkataan Nesya yang di lontarkan selalu salah bagi Xing lu . dia sangat membenci Nesya sampai cara bernafas pun menjadi masalah bagi gadis iblis itu .


" tolong lepaskan aku Xing lu , ku mohon pada mu "


" lepaskan ? enak sekali bicara mu. setelah aku susah payah merancang rencana untuk menjebak mu , kau ingin aku melepas mu ? kau bermimpi Nesya ! " ucap Xing lu dengan sangat kejam .


" aku sangat mencintai Ghuzheng . dari awal aku mengenal nya , aku sudah jatuh hati pada pandangan pertama . dia pria yang baik , lemah lembut dan penuh perhatian . banyak siswi di sekolah yang ingin menghalal kan segala cara untuk menjadi kekasih nya"


" akan tetapi ,aku tidak memiliki kesempatan untuk mengobrol dengan nya ataupun sekedar berjabat tangan . aku terlalu takut dan akhirnya memendam perasaan "


" sampai pada akhirnya aku mengenal mu yang tak lain adalah orang yang di sukai ghuzheng .aku sangat senang waktu itu bisa mengobrol dengan nya tapi tak mengira , kau telah tega menyakiti hati nya . aku sangat tidak terima itu ! " ucap Xing lu dengan menggertakan gigi nya.


" rencana ku dari awal hanya akan menyingkirkan diva saja . tapi tak ku sangka kau lebih buruk memperlakukan ghuzheng daripada dia "


" apa kau ingat kecelakaan diva waktu itu ? "

__ADS_1


sekarang Nesya mulai mengingat-ingat tentang insiden itu .


" itu semua , aku yang melakukan nya" seketika mata Nesya terbelalak kaget.


" kenapa ? kaget ? tenang lah . diva tidak mati saat kecelakaan itu . hanya saja dia sedang kritis " sambil mengelus pipi Reina yang memerah .


" tapi setelah ini ku pastikan kau dan diva akan pergi ke neraka bersama " ucap Xing lu tersenyum sambil mengacungkan pisau lipat di tangan nya.


" Xing lu ku mohon hentikan . sadarlah ,aku ini Nesya sahabat mu . kita selalu bersama dalam suka maupun duka kan " ucap Nesya yang masih tidak percaya akan kejahatan Xing lu .dia berusaha menyadarkan Xing lu .


" kau yang membawa duka bagi ku bodoh ! . apa kau teringat ayah ku yang selalu main tangan pada ibu ku. itu penyebab nya adalah diri mu ! ayah ku telah jatuh hati pada mu , dia diam diam ingin menjadikan mu istri nya dan ingin menceraikan ibu ku " ucap Xing lu berteriak .


" tapi aku sama sekali tidak mengenal ayah mu "


" masa bodoh tentang itu . setelah kau mati mungkin hubungan keluarga ku akan jauh lebih baik " tawa Xing lu keras memenuhi ruangan itu .


" tolong lepaskan aku Xing lu " ucap Nesya menggerak gerakan tubuh nya .


" diam ! " Xing lu menampar Nesya lagi .


" aku masih belum puas melihat mu menderita " ucap Xing lu mencengkram dagu Nesya .


" setelah kau mati ! " bisik Xing lu di telinga Nesya .


" bunuh aku . cepat ! . itu kan yang kau mau "


" tidak semudah itu nesya . aku ingin kau berteriak kesakitan dulu. setelah kehabisan darah saat itulah waktu nya kau di jemput malaikat mu"


"aku akan menggunakan belati yang tumpul ini . apa kau tertarik ? " ucap Xing lu sambil menggesek kan benda mengkilat itu di wajah dan lengan Nesya . Nesya merasa merinding di sekujur tubuh nya serta memejamkan mata nya.


" kak Sean ! kak Sean ! kak Sean ! " teriak nesya dalam hati menyebut Sean .


dia tahu itu tidak akan berhasil tapi nama itu terus menerus terbaca dalam pikiran dan hati nya .


" apa kau takut ? " ucap xing lu tersenyum menyeringai .


" semua pria itu telah menyukai mu karena wajah cantik ini. bagaimana kalau aku menyayat nya sedikit agar mereka tidak mengejar mu lagi "


" tidak Xing lu , tidak ! " ucap Nesya .

__ADS_1


" kenapa ? bukan kah kamu tidak suka di kejar . aku ingin membantu mu sahabat ku " ucap xing lu tersenyum licik .


" jangan lakukan itu . ku mohon " ucap Nesya menangis .


" diam ! aku tidak membutuhkan jawaban mu atau kau mau ku robek mulut mu saat ini juga" ucap Xing lu menjambak rambut Nesya .


" saat rambut mu ku tarik seperti ini , aku lebih jelas melihat wajah j*alang mu itu . kau sangat rendah ! " ucap xing lu terus menghujani Nesya dengan kalimat kalimat yang buruk .


" ok mari kita coba dari sini . aku akan menunjukan bakat gambar ku untuk mu " ucap Xing lu mulai menancapkan ujung benda mengkilat itu pada permukaan pipi Nesya lalu menyayat nya .


Nesya merasakan panas dan perih di pipi nya tak terasa air mata pun jatuh . darah pun ikut menetes ke gaun putih Nesya .


" kenapa kau menangis ? sakit ? . itu baru permulaan sayang . aku akan membuat ratusan sayatan untuk mu " ucap Xing lu mengelus kepala Nesya .


" aku harap kau akan bertahan hingga aku puas . jangan mati dulu atau aku akan kecewa dengan permainan ini " ucap Xing lu menatap dingin Nesya . sungguh ini bukan tatapan Xing lu yang dulu pernah menjadi sahabat nya melain kan ini iblis .


" hentikan Xing lu ! " ucap seseorang yang memasuki ruangan itu dengan suara yang lantang dan seperti nya mereka tau siapa dia .


" kak Sean ! " teriak nesya merasa sedikit aman .


" diam disana ! atau aku akan nekat " ucap Xing lu menjambak rambut Nesya dan bersiap menikam leher nya .


" apa yang kau lakukan ! " ucap Sean geram dengan kelakuan Xing lu .


" kenapa ? kau tak terima ? . dasar bodoh ! "


" oh ya aku ingin menunjukan tato terbaik yang pernah ku buat . tapi tenang ini baru satu sayatan " ucap Xing lu menunjukan pipi Nesya yang bersimbah darah .


" Nesya . bertahan lah " ucap Sean dengan halus .


" seperti nya usaha ku untuk membuat wajah nya rusak masih belum cukup . baiklah aku akan tambah sebelah nya lagi " tawa Xing lu mulai bergema lagi . tiba-tiba suara helikopter terdengar dari atas langit .


" suara apa itu ! " ucap Xing lu menatap ke atas .


" serahkan Nesya pada ku . kau sudah di kepung " ucap Sean memberi peringatan.


" oh begitu rupa nya " ucap Xing lu tetap tenang .


" jika aku tidak bisa keluar dengan selamat . maka gadis mu juga harus ikut aku ke neraka " ucap xing lu dengan penuh ancaman .

__ADS_1


"kau pikir aku takut mati , hahahaha " ucap Xing lu menyeringai .


__ADS_2