Teach Me To Love

Teach Me To Love
MEMAKSA


__ADS_3

" kamu sekali saja nurut sama mama bisa gak sih . coba contoh ghuzheng dia sangat menurut dengan mama " ucap nyonya Britney membanding - bandingkan lagi .


" sudahlah ma , Sean benar - benar capek " ucap Sean dengan nada malas dan mulai berjalan menuju kamar nya .


" Sean mama belum selesai bicara " ucap nyonya Britney .


" mama kenapa teriak - teriak begitu ? " ucap Nesya menghampiri nyonya britney .


" kenapa sih ma ? " ucap ghuzheng yang juga mendekat ke arah mamanya .


" kakak mu selalu membuat kepala mama ingin pecah " ucap nyonya Britney .


" memang nya mama nglakuin apa sih sampai kak Sean jadi begitu ? " ucap ghuzheng .


" tadi mama sengaja mengundang keluarga Alexander kemari untuk di jodohkan dengan kakak mu . tapi dia malah merusak semua nya " ucap nyonya Britney .


seketika mood Nesya menjadi berubah drastis .


" sebaiknya mama jangan memaksakan kehendak . bukan kah mama bilang sendiri kalau kakak sama dengan mendiang papa dulu . jadi lebih baik mama bebaskan saja kak Sean " ucap ghuzheng .


" baiklah . mama sudah menyerah menjodoh dia . biar dia cari sendiri saja . mama pusing " ucap nyonya Britney menuju kamar nya .


" ya sudah mama istirahat saja ya " ucap ghuzheng tersenyum .


tak lama kemudian Nesya pun melangkah menuju anak tangga .


" nes ! " ucap ghuzheng .


" ada apa ? " ucap Nesya murung .


" kau masih marah dengan ku ? " ucap ghuzheng .


" tidak " ucap ucap Nesya datar .


" tapi kenapa kamu berubah begini " ucap ghuzheng heran .


" aku tidak berubah ghuzheng . sudah lah aku mau ke kamar dulu " ucap Nesya sambil melangkah pergi .


" nes , dengar ya ! kamu itu sudah di jodohkan dengan ku . jadi jangan sampai kamu menyukai pria lain " ucap ghuzheng mencengram tangan Nesya .


" lepaskan aku " ucap Nesya sambil mengibaskan tangan ghuzheng yang mencekal pergelangan tangan nya .


" nes , kamu harus benar - benar menutup hati mu untuk pria lain aku tidak tau itu ! " ucap ghuzheng dengan suara keras .


tetapi Nesya terus berjalan menuju kamar nya .


" sial ! " ucap ghuzheng kesal lalu memasuki kamar nya .


#####


Di kamar Nesya .


Nesya benar - benar di buat kecewa dengan ghuzheng .

__ADS_1


di samping itu dia juga sedih karena nyonya Britney terus berusaha menjodohkan Sean dengan wanita lain .


kini Nesya duduk meringkuk sambil mengingat - ingat kejadian di rumah Sean .


tak lama kemudian pintu kamar pun di ketuk .


" masuk " ucap Nesya .


" maaf non , waktunya makan malam " ucap mbak Rani .


" iya mbak " ucap Nesya yang turun dari ranjangnya lalu berjalan menuju ruang makan .


seperti biasa saat keluar Nesya berpapasan dengan Sean .


mereka saling pandang sebentar setelah itu Sean berjalan mendahului Nesya tanpa berbicara ataupun tersenyum .


" aku tidak suka situasi seperti ini " ucap Nesya dalam hati .


" aku sangat tersiksa jika seperti ini " ucap Sean dalam hati .


setibanya mereka di meja makan . nyonya britney mulai membuka obrolan dengan Sean.


" Sean mulai sekarang mama tidak akan mencarikan mu jodoh lagi . mama sudah menyerah " ucap nyonya britney .


" terimakasih ma " ucap Sean .


" Nesya , bagaimana hubungan mu dengan ghuzheng sejauh ini ?" ucap nyonya Britney .


" baik - baik saja ma " ucap Nesya tersenyum .


" sudah " ucap Nesya tersenyum samar.


" bagaimana kalau kita belajar bersama ? " ucap ghuzheng memberi ide .


" boleh " ucap Nesya tersenyum tipis .


lalu mereka pun segera menyantap makanan yang tersedia sampai selesai .


" mama pergi ke kamar dulu ya " ucap nyonya Britney tersenyum pada Nesya .


" baik ma " ucap Nesya tersenyum.


tak lama kemudian Sean pun berdiri dari tempat duduk nya dan berjalan menuju kamar .


" nes ayo belajar bersama ! " ucap ghuzheng ramah .


" aku tidak mood untuk belajar " ucap Nesya bangun dari tempat duduk nya .


" nes , kenapa kamu jadi menghindar dari ku ?" ucap ghuzheng mencekal tangan Nesya .


" ghuzheng lepaskan " ucap Nesya mencoba menghempas kembali tangan ghuzheng.


tetapi cekalan nya berubah menjadi cengkraman yang menyakitkan .

__ADS_1


" kamu kenapa berubah begini sih nes ! " ucap ghuzheng heran bercampur marah .


" ghuzheng sakit " ucap Nesya yang sedikit meringis karena kesakitan.


" aku tau , kau mencintai kak Sean kan ! " ucap ghuzheng sedikit berteriak .


" lepaskan tangan mu ! " ucap Sean yang tiba - tiba kembali ke meja makan .


" dimana otak mu ! kenapa kasar dengan nya !" ucap Sean yang marah pada ghuzheng .


" sebaiknya kakak tidak usah ikut campur masalah ku " ucap ghuzheng sambil menarik tangan Nesya .


" ku bilang lepaskan . jangan sakiti dia ! " ucap Sean yang kini membekuk tangan ghuzheng .


" kak lepaskan " ucap ghuzheng lirih karena takut nyonya Britney keluar .


" nes sebaiknya kau kembali ke kamar mu " ucap Sean pada Nesya .


Nesya pun langsung berlari menaiki tangga . setelah di rasa Nesya sudah menghilang dari pandangan mereka , Sean melepaskan kuncian nya pada tangan ghuzheng .


" kenapa kakak ikut campur masalah ku ? " ucap ghuzheng lirih tetapi menekan ucapan nya .


" karena kau keterlaluan . Nesya tidak salah kenapa kau kasar dengan nya ? " ucap Sean bertanya balik pada ghuzheng .


" aku hanya mengajak nya belajar tapi dia menolak ku " ucap ghuzheng .


" kalau dia tidak mau seharusnya kau tidak memaksanya " ucap Sean .


" tapi akhir - akhir ini Nesya seperti menjauhiku pasti itu gara - gara kakak " ucap ghuzheng .


" jika kau tak ingin itu terjadi seharusnya kau bisa mengendalikan emosimu . ku peringatkan lagi padamu . aku sudah mau mengalah dengan mu jadi sebaiknya kau jaga dia tanpa harus menyakiti fisik dan hatinya " ucap Sean menunjuk - nunjuk ghuzheng .


" kak bolehkah aku meminta satu hal lagi padamu ? " ucap ghuzheng menatap Sean dengan tatapan tajam .


Sean hanya menaikan satu alis nya untuk respon permintaan apa yang di inginkan ghuzheng .


" buatlah Nesya membencimu ! " ucap ghuzheng dengan tatapan licik nya .


" aku tidak bisa melakukan itu " ucap Sean .


" kenapa ? bukan kah kau bilang sangat menyayangi ku ? kenapa tidak bisa ! " ucap ghuzheng kesal .


" aku mengalah dengan mu apakah itu masih belum cukup ! . untuk dia bisa mencintaimu atau tidak itu tergantung dirimu memperlakukannya " ucap Sean menatap ghuzheng .


" kalau begitu , kakak pergi saja dari rumah ini dan membeli rumah baru untuk kak tinggali " ucap ghuzheng memberi saran lain .


" kau mengusirku ? " ucap Sean menaikan alis nya.


" aku tidak mengusirmu . tapi jika kakak masih ada di rumah ini . sulit bagiku untuk mendapatkan hati Nesya " ucap ghuzheng .


" itu sudah menjadi urusanmu . bukan urusan ku . yang penting aku sudah mencoba menghindari nya " ucap Sean lalu melangkah pergi ke kamar nya .


" karena aku tidak ingin benar - benar menjauhi nesya " ucap Sean dalam hati .

__ADS_1


ghuzheng pun merasa kesal dan ingin memukul sesuatu untuk melampiaskan amarah nya .


__ADS_2