
" kamu sekali saja nurut sama mama bisa gak sih . coba contoh ghuzheng dia sangat menurut dengan mama " ucap nyonya Britney membanding - bandingkan lagi .
" sudahlah ma , Sean benar - benar capek " ucap Sean dengan nada malas dan mulai berjalan menuju kamar nya .
" Sean mama belum selesai bicara " ucap nyonya Britney .
" mama kenapa teriak - teriak begitu ? " ucap Nesya menghampiri nyonya britney .
" kenapa sih ma ? " ucap ghuzheng yang juga mendekat ke arah mamanya .
" kakak mu selalu membuat kepala mama ingin pecah " ucap nyonya Britney .
" memang nya mama nglakuin apa sih sampai kak Sean jadi begitu ? " ucap ghuzheng .
" tadi mama sengaja mengundang keluarga Alexander kemari untuk di jodohkan dengan kakak mu . tapi dia malah merusak semua nya " ucap nyonya Britney .
seketika mood Nesya menjadi berubah drastis .
" sebaiknya mama jangan memaksakan kehendak . bukan kah mama bilang sendiri kalau kakak sama dengan mendiang papa dulu . jadi lebih baik mama bebaskan saja kak Sean " ucap ghuzheng .
" baiklah . mama sudah menyerah menjodoh dia . biar dia cari sendiri saja . mama pusing " ucap nyonya Britney menuju kamar nya .
" ya sudah mama istirahat saja ya " ucap ghuzheng tersenyum .
tak lama kemudian Nesya pun melangkah menuju anak tangga .
" nes ! " ucap ghuzheng .
" ada apa ? " ucap Nesya murung .
" kau masih marah dengan ku ? " ucap ghuzheng .
" tidak " ucap ucap Nesya datar .
" tapi kenapa kamu berubah begini " ucap ghuzheng heran .
" aku tidak berubah ghuzheng . sudah lah aku mau ke kamar dulu " ucap Nesya sambil melangkah pergi .
" nes , dengar ya ! kamu itu sudah di jodohkan dengan ku . jadi jangan sampai kamu menyukai pria lain " ucap ghuzheng mencengram tangan Nesya .
" lepaskan aku " ucap Nesya sambil mengibaskan tangan ghuzheng yang mencekal pergelangan tangan nya .
" nes , kamu harus benar - benar menutup hati mu untuk pria lain aku tidak tau itu ! " ucap ghuzheng dengan suara keras .
tetapi Nesya terus berjalan menuju kamar nya .
" sial ! " ucap ghuzheng kesal lalu memasuki kamar nya .
#####
Di kamar Nesya .
Nesya benar - benar di buat kecewa dengan ghuzheng .
__ADS_1
di samping itu dia juga sedih karena nyonya Britney terus berusaha menjodohkan Sean dengan wanita lain .
kini Nesya duduk meringkuk sambil mengingat - ingat kejadian di rumah Sean .
tak lama kemudian pintu kamar pun di ketuk .
" masuk " ucap Nesya .
" maaf non , waktunya makan malam " ucap mbak Rani .
" iya mbak " ucap Nesya yang turun dari ranjangnya lalu berjalan menuju ruang makan .
seperti biasa saat keluar Nesya berpapasan dengan Sean .
mereka saling pandang sebentar setelah itu Sean berjalan mendahului Nesya tanpa berbicara ataupun tersenyum .
" aku tidak suka situasi seperti ini " ucap Nesya dalam hati .
" aku sangat tersiksa jika seperti ini " ucap Sean dalam hati .
setibanya mereka di meja makan . nyonya britney mulai membuka obrolan dengan Sean.
" Sean mulai sekarang mama tidak akan mencarikan mu jodoh lagi . mama sudah menyerah " ucap nyonya britney .
" terimakasih ma " ucap Sean .
" Nesya , bagaimana hubungan mu dengan ghuzheng sejauh ini ?" ucap nyonya Britney .
" baik - baik saja ma " ucap Nesya tersenyum .
" sudah " ucap Nesya tersenyum samar.
" bagaimana kalau kita belajar bersama ? " ucap ghuzheng memberi ide .
" boleh " ucap Nesya tersenyum tipis .
lalu mereka pun segera menyantap makanan yang tersedia sampai selesai .
" mama pergi ke kamar dulu ya " ucap nyonya Britney tersenyum pada Nesya .
" baik ma " ucap Nesya tersenyum.
tak lama kemudian Sean pun berdiri dari tempat duduk nya dan berjalan menuju kamar .
" nes ayo belajar bersama ! " ucap ghuzheng ramah .
" aku tidak mood untuk belajar " ucap Nesya bangun dari tempat duduk nya .
" nes , kenapa kamu jadi menghindar dari ku ?" ucap ghuzheng mencekal tangan Nesya .
" ghuzheng lepaskan " ucap Nesya mencoba menghempas kembali tangan ghuzheng.
tetapi cekalan nya berubah menjadi cengkraman yang menyakitkan .
__ADS_1
" kamu kenapa berubah begini sih nes ! " ucap ghuzheng heran bercampur marah .
" ghuzheng sakit " ucap Nesya yang sedikit meringis karena kesakitan.
" aku tau , kau mencintai kak Sean kan ! " ucap ghuzheng sedikit berteriak .
" lepaskan tangan mu ! " ucap Sean yang tiba - tiba kembali ke meja makan .
" dimana otak mu ! kenapa kasar dengan nya !" ucap Sean yang marah pada ghuzheng .
" sebaiknya kakak tidak usah ikut campur masalah ku " ucap ghuzheng sambil menarik tangan Nesya .
" ku bilang lepaskan . jangan sakiti dia ! " ucap Sean yang kini membekuk tangan ghuzheng .
" kak lepaskan " ucap ghuzheng lirih karena takut nyonya Britney keluar .
" nes sebaiknya kau kembali ke kamar mu " ucap Sean pada Nesya .
Nesya pun langsung berlari menaiki tangga . setelah di rasa Nesya sudah menghilang dari pandangan mereka , Sean melepaskan kuncian nya pada tangan ghuzheng .
" kenapa kakak ikut campur masalah ku ? " ucap ghuzheng lirih tetapi menekan ucapan nya .
" karena kau keterlaluan . Nesya tidak salah kenapa kau kasar dengan nya ? " ucap Sean bertanya balik pada ghuzheng .
" aku hanya mengajak nya belajar tapi dia menolak ku " ucap ghuzheng .
" kalau dia tidak mau seharusnya kau tidak memaksanya " ucap Sean .
" tapi akhir - akhir ini Nesya seperti menjauhiku pasti itu gara - gara kakak " ucap ghuzheng .
" jika kau tak ingin itu terjadi seharusnya kau bisa mengendalikan emosimu . ku peringatkan lagi padamu . aku sudah mau mengalah dengan mu jadi sebaiknya kau jaga dia tanpa harus menyakiti fisik dan hatinya " ucap Sean menunjuk - nunjuk ghuzheng .
" kak bolehkah aku meminta satu hal lagi padamu ? " ucap ghuzheng menatap Sean dengan tatapan tajam .
Sean hanya menaikan satu alis nya untuk respon permintaan apa yang di inginkan ghuzheng .
" buatlah Nesya membencimu ! " ucap ghuzheng dengan tatapan licik nya .
" aku tidak bisa melakukan itu " ucap Sean .
" kenapa ? bukan kah kau bilang sangat menyayangi ku ? kenapa tidak bisa ! " ucap ghuzheng kesal .
" aku mengalah dengan mu apakah itu masih belum cukup ! . untuk dia bisa mencintaimu atau tidak itu tergantung dirimu memperlakukannya " ucap Sean menatap ghuzheng .
" kalau begitu , kakak pergi saja dari rumah ini dan membeli rumah baru untuk kak tinggali " ucap ghuzheng memberi saran lain .
" kau mengusirku ? " ucap Sean menaikan alis nya.
" aku tidak mengusirmu . tapi jika kakak masih ada di rumah ini . sulit bagiku untuk mendapatkan hati Nesya " ucap ghuzheng .
" itu sudah menjadi urusanmu . bukan urusan ku . yang penting aku sudah mencoba menghindari nya " ucap Sean lalu melangkah pergi ke kamar nya .
" karena aku tidak ingin benar - benar menjauhi nesya " ucap Sean dalam hati .
__ADS_1
ghuzheng pun merasa kesal dan ingin memukul sesuatu untuk melampiaskan amarah nya .