Teach Me To Love

Teach Me To Love
BAGAIMANA CARANYA?


__ADS_3

hai pembaca setia ku.....!


aku ingin mengucapkan maaf yang sebesar-besarnya karena baru bisa update episode terbaru nya . mohon maklum ini bulan puasa yang tak lain dan tak bukan alasan nya saya selalu ngeblank wkwkwkwkwk dan permintaan maaf yang ke dua aku ucapkan karena aku tidak bisa melanjutkan cerita ini . maaf membuat kalian semua kecewa â˜šī¸


....


......


tapi bo'ong 😆 . aku cuma bercanda kok jangan serius ya . tenang , cerita ini gak bakal berhenti sebelum happy ending . ok segitu aja ya intermezonya , Selamat membaca kembali !!! 😉


" aku hanya ingin satu keadilan untuk ku yaitu kamu....tapi sayangnya tuhan tidak mengabulkan permintaan ku" ucap ghuzheng menatap Nesya dengan berkaca-kaca .


kini ghuzheng , Nesya dan Sean merasakan kesakitan yang tidak bisa di bandingkan . ghuzheng sakit karena Nesya tidak mencintainya , Nesya sakit karena tidak bisa menemui cinta nya dan Sean sakit karena mengorbankan cintanya .


" ghuzheng apa yang kau lakukan di bawah sana ? " ucap Xing lu yang datang membawa baskom air hangat di tangan nya .


" uruslah dia dulu " ucap ghuzheng sambil berdiri .


" kau mau kemana ? " saut Xing lu saat mengetahui ghuzheng hendak melangkah.


" aku tidak kemana-mana . jika kau ada masalah bisa panggil aku " ucap ghuzheng lalu pergi . kini Xing lu pun mengangguk paham dan menatap datar pada Nesya .


#####


di dalam mobil Mario


saat ini Mario mengendarai mobil nya sangat cepat untuk menuju ke rumah sakit lagi . dia terus teringat kata-kata Nesya yang menyebut nama Sean.


" sebenarnya ada apa dengan mereka ? " ucap Mario bingung .


kini ponsel Mario berbunyi .


" ada apa? " ucap Mario .


" ....... "


" aku sedang ada di jalan " ucap mario lagi .


" ...... "


" baiklah aku akan kesana " ucap Mario lalu menutup telfon nya . entah apa yang dia bicarakan tetapi seperti nya itu sangat penting bagi Mario .


#####


di kamar Nesya


" nes kamu makan ya " ucap Xing lu menyuapkan sesendok nasi di depan mulut Nesya .


" aku tidak lapar " ucap Nesya menjauhkan sendok itu .


" sedikit saja . kamu tidak ingin ghuzheng marah lagi kan " ucap Xing lu .


" biarkan saja dia marah aku tidak peduli " ucap Nesya menyeka air matanya .

__ADS_1


" baiklah agar kamu mau makan aku mempunyai penawaran untuk mu " ucap Xing lu membujuk Nesya agar mau makan .


" penawaran apa ? " ucap Nesya lemah .


" aku tahu kamu sangat mencintai kak Sean bukan? " ucap Xing lu sambil mengelus rambut Nesya tetapi Nesya hanya diam saja.


" aku akan membantu mu menemui kak Sean . ok? " ucap Xing lu sambil tersenyum lembut .


" benarkah ? " ucap Nesya menatap Xing lu dengan penuh harap.


" tentu benar . bukan kah kita bersahabat " ucap Xing lu menaikan alisnya .


" terimakasih xing lu . terimakasih " ucap Nesya memeluk Xing lu .


" kamu tidak perlu berucap terimakasih padaku Nesya . tapi maaf aku tidak bisa membawamu pergi dari rumah ini " ucap Xing lu menerima pelukan Nesya .


" itu tak apa . asal aku bisa melihat keadaan nya saja . aku sudah sangat senang, terimakasih " ucap Nesya lagi .


" apapun yang membuatmu senang aku akan ikut senang " ucap Xing lu lembut .


" tidak ada salahnya aku menuruti permintaan orang yang akan aku kirim ke neraka " ucap Xing lu dalam hati dengan senyum yang licik .


" baiklah sekarang kamu makan ya ! " ucap Xing lu tersenyum akhirnya Nesya pun mengangguk dan memakan makanan yang di suapkan oleh Xing lu .


" akhirnya aku akan menemui mu kak " ucap Nesya dalam hati .


dia tidak tau maksud terselubung sahabatnya itu . bukan , bukan sahabat melainkan dia adalah iblis .


#####


" mana alat nya ? " ucap Mario pada perakit teknologi canggih yang dia sewa .


" ini tuan " ucap orang itu.


" sekarang uji lah di depan ku " ucap Mario . lalu orang itu memasangkan alat seperti gelang yang ada lingkaran merah di tengah nya pada tangannya sendiri .


" sekarang coba nyalakan GPS di ponsel anda tuan" ucap orang itu lalu mengotak-atik ponsel Mario dan sekarang dia berjalan menjauhi Mario .


" apakah titik merah di situ bergerak? " ucap orang itu Mario pun mengangguk .


" itu adalah alat pelacak yang pertama ku buat untuk memata-matai seseorang tuan . anda bisa memakaikan pada seseorang yang ingin anda pantau " ucap orang itu .


" gelang itu sudah saya design dengan gaya modern seperti jaman sekarang dan di lengkapi perisai anti air . agar si pengguna tidak melepas gelang itu " ucap orang itu lagi.


" baiklah terimakasih atas bantuan mu . aku akan membawa ini dulu " ucap Mario lalu pergi .


" sudah menjadi kuwajiban saya tuan " ucap orang itu tersenyum .


lalu Mario pun pergi sambil memikirkan cara memasang gelang itu di tangan Nesya . saat sampai di pintu mobil nya ada seseorang dari belakang memanggil namanya .


" Mario " ucap suara wanita namun tegas . Mario pun membalikan badan nya lalu mengeryit .


" apa benar nama mu Mario ? " ucap wanita itu lagi .

__ADS_1


" darimana kau tau nama ku " ucap Mario .


lalu wanita itu pun berjalan mendekati pintu mobil dan memasukinya .


" hei kau ini siapa . kenapa sembarangan masuk ke mobil ku " ucap Mario di dalam mobil .


" jalan kan mobil nya " ucap wanita itu melepas topi baseball nya .


" tapi kau siapa ? " ucap Mario mengulangi pertanyaan nya .


" kau tidak perlu tau aku siapa tapi aku akan membantumu untuk menyelamatkan nona Nesya " ucap wanita itu memakai sabuk pengaman.


" bagaimana kau tau nama ku dan Nesya ? " ucap Mario was - was .


" sekarang jalankan mobil mu " ucap wanita yang rambutnya di kuncir kuda dan dengan seketika Mario pun patuh pada ucapan wanita itu .


saat di dalam perjalanan tatapan Mario tidak terfokus penuh pada jalanan karena memperhatikan gerak gerik wanita yang ada di samping nya itu .


Mario takut jika wanita itu mempunyai niat jahat padanya .


" namaku Rose Black , aku adalah agen rahasia yang di bayar oleh tuan ku untuk menyelamatkan nona Nesya " ucap SPY cantik itu .


" siapa tuan mu ? " ucap Mario penasaran.


" kau tidak perlu tau . yang terpenting tujuan kita sama " ucap SPY cantik itu .


" baik lah rose black " jawab Mario dengan mengerti .


" panggil aku RB saja " saut SPY cantik itu .


" sekarang coba kau katakan tentang rencana kita " ucap Mario yang kini mulai bisa membagi fokus nya dengan baik pada penglihatan dan pendengaran nya .


#####


Di rumah nyonya britney


kini Xing lu turun membawa nampan yang berisi piring dsn gelas kosong.


" Nesya mau makan ? " ucap ghuzheng yang berdiri di dekat anak tangga .


" dia mau " saut Xing lu tersenyum sambil menunjukan nampan kosong nya .


" syukurlah kalau begitu . terimakasih Xing lu " ucap ghuzheng lega.


" tak masalah dia juga sahabatku " ucap Xing lu tersenyum tulus .


Xing lu sangat pintar menyembunyikan kebencian nya terhadap Nesya pada semua orang . tak ada yang mengetahui maksud hatinya terutama ghuzheng , dia sangat percaya pada Xing lu .


" xing lu nanti kau ikut aku untuk memilihkan gaun pengantin yang cocok untuk di pakai Nesya " ucap ghuzheng .


" baiklah " ucap Xing lu tersenyum lalu ghuzheng pun pergi ke kamarnya .


"gaun pengantin ? maksudmu gaun kematian" ucap Xing lu tersenyum sinis . entah mengapa Xing lu sangat membenci Nesya hingga ingin melenyapkan nya , tetapi alasan yang masuk akal untuk kemungkinan itu adalah keirian nya terhadap Nesya .

__ADS_1


__ADS_2