Teach Me To Love

Teach Me To Love
BERKELAHI


__ADS_3

"maaf div aku tidak bisa " ucap ghuzheng lembut .


"apa ini karena Nesya ? " ucap diva dengan mengangkat alisnya .


"sebelum kedatangan nya pun aku hanya menganggapmu adiku juga" ucap ghuzheng


"omong kosong " ucap diva lalu membuka sabuk pengaman nya lalu turun dengan membanting pintu ghuzheng .


setelah diva keluar dengan membanting pintu mobil , ghuzheng menghela nafas berat .


"maafkan aku div tidak bisa membalas rasamu karena aku sudah mencintai Nesya" ucap ghuzheng sendirian di mobil sambil melihat gerbang yang di lewati diva .


setelah itu ghuzheng menyalakan mobilnya menuju rumah.


#####


"hooooammm ....nes aku udah ngantuk . aku gak kuat belajar lama-lama seperti ini" keluh Xing lu dengan membuka kacamata nya.


"kalau kamu memang tidak kuat ya istirahat saja Xing lu " ucap Nesya masih membaca bukunya .


"he'em (sambil mengucek matanya) bisa-bisa minus ku tambah lagi kalau mataku kecapean" ucap Xing lu


dia berjalan merebahkan tubuh nya di ranjang Nesya sambil memegang ponsel . lalu nesya pun menghampiri Xing lu sambil tersenyum .


"nah yang bikin minus mu tambah itu ini ,bukan buku" ucap Nesya sambil merebut ponsel Xing lu dan membandingkan buku yang di bawanya .


"hehehehe iya iya . tapi memang aku tidak tahan kalau di suruh belajar lama nes" ucap Xing lu sambil tertawa .


"sebaiknya kamu sekarang tidur , biar matamu tidak tegang " ucap Nesya sambil meletakkan ponsel Xing lu di meja nakas samping ranjang nya.


"iya deh iya . ih kamu kok jadi kayak mama aku , judes sekali ! " ucap Xing lu sambil mengerucutkan bibir nya.


Nesya tidak menjawab dan langsung kembali ke meja belajarnya . belum sempat Nesya mulai membaca buku lagi , dia malah menghela nafasnya dengan kasar .


"Xing lu tidur " ucap Nesya menghadap ke Xing lu


ternyata mengambil ponselnya lagi di meja nakas .


"hehehe aku kira kamu udah fokus ke buku " ucap Xing lu sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal.


"kamu tidur atau aku ajak belajar lagi hmmm !" ucap Nesya memberi pilihan ke Xing lu .


"aku membalas pesan dari pacar ku dulu , sekaliiii aja please ! " ucap Xing lu menunjukan wajah **** nya .


" bener ya hanya sekali habis itu tidur " ucap Nesya


" iya suer " ucap Xing lu mengangkat kedua jarinya .


akhirnya Nesya melanjutkan membaca bukunya kurang lebih 15 menit dia sudah merasakan kantuk . saat menengok ke belakang .


Nesya melihat sahabatnya sudah tidur pulas .


" kamu kasian sekali Xing lu . aku berjanji akan selalu ada untuk membuat mu kuat menghadapi masalah mu " ucap Nesya sambil membenarkan selimut di tubuh Xing lu .


tiba - tiba ada orang yang mengetuk pintu Nesya lalu dia berjalan menuju pintu yang di ketuk untuk membuka .


dan ternyata itu ghuzheng.


"belum tidur nes ? " ucap ghuzheng


"belum . ada apa ghuzheng?" ucap Nesya


"ini untuk kamu . tadi saat perjalanan pulang aku mampir membeli ini " ucap ghuzheng memberikan ice cream dan coklat pada Nesya.


"terimakasih ghuzheng . tapi sebentar ini kok ice cream nya 2 ? " ucap Nesya


" yang satu nya buat Xing lu . tidak enak kan nanti kalau hanya membelikan mu saja ,padahal ada teman mu " ucap ghuzheng .


kini Nesya pun tersenyum lembut dan mengambil satu ice cream untuk di berikan kepada ghuzheng.


"ini untuk mu saja " ucap Nesya


" tapi Xing lu bagaimana ? " ucap ghuzheng


" Xing lu sudah tidur. kalau menunggu dia bangun ice cream ini akan mencair " ucap Nesya tersenyum .


"baiklah kalau begitu ( sambil menerima ice cream dari tangan Nesya) kamu jangan tidur larut malam , habis makan ice cream langsung tidur ya , selamat malam" ucap ghuzheng tersenyum manis


lalu dia kembali ke kamar nya ,Nesya pun membalas ucapan ghuzheng dengan anggukan dan senyuman lalu menutup pintu kamar nya lagi .

__ADS_1


keesokan paginya matahari mulai memperlihatkan sinar nya dan tiba tiba terdengar alarm yang berasal dari ponsel Xing lu .


Kriiiiinggggg.......!!!!!!


.


.


sontak Nesya langsung mendudukan tubuhnya sambil menutup telinga .


" astaga ternyata hanya alarm " ucap Nesya menghela nafas lalu menggeser layar ponsel Xing lu untuk mematikan alarm nya .


" Xing lu , bangun " ucap Nesya menggoyang-goyangkan tubuh sahabat nya itu.


"kamu mandi dulu saja nes , setelah itu baru aku" ucap Xing lu yang masih memejamkan matanya.


lalu Nesya segera menuju ke kamar mandi . 15 menit kemudian Nesya keluar dengan rambutnya yang di Cepol agar tidak basah saat mandi tadi .


" Xing lu bangun " ucap Nesya lagi .


tapi tidak ada jawaban dari Xing lu karena masih terlelap tidur. tiba-tiba Nesya mempunyai akal untuk membangunkan Xing lu dengan memencet hidungnya.


" aduh nes pengap , aku gak bisa nafas" ucap Xing lu yang langsung membuka matanya.


" salah sendiri , di bangunin susah sih " ucap Nesya sambil tertawa.


" ah kamu mah bawel " gerutu Xing lu sambil menyingkirkan selimut yang menempel di tubuhnya dan berjalan menuju kamar mandi .


tok...tok...tok


" buka saja tidak di tutup kok " ucap Nesya yang masih berdiri di depan meja rias nya .


" maaf non mengganggu . non Sasa sudah di tunggu nyonya di bawah untuk sarapan " ucap mbak Rani .


" iya mbak sebentar lagi Nesya akan turun " ucap Nesya tersenyum .


" baik non kalau begitu saya permisi dulu " ucap mbak Rani menutup pintu Nesya lagi .


tak lama kemudian keluarlah Xing lu yang sudah memakai seragam sekolah nya .


" siapa tadi nes ? " ucap Xing lu memakai dasinya .


"oh . bentar ya aku nyisir rambut dulu " ucap Xing lu


" iya " ucap nesya sambil duduk di sofa .


#####


Di meja makan


" pagi ma " ucap ghuzheng dengan membawa tas ransel nya .


"pagi sayang " jawab nyonya britney .


" Nesya belum turun ma ? " tanya ghuzheng sambil duduk .


" itu Nesya " ucap nyonya britney sambil menatap kedatangan Nesya .


" pagi mama " ucap Nesya tersenyum lalu duduk di samping ghuzheng .


" bagaimana tidur mu , nyenyak ? " ucap ghuzheng .


" nyenyak kok " ucap Nesya tersenyum .


"baguslah kalau begitu. ayo kita sarapan sekarang " ucap ghuzheng tersenyum .


lalu mereka pun mulai mengambil nasi dan lauk yang ada di meja makan . setelah selesai makan , mereka bertiga berangkat bersama menuju ke sekolah .


.


.


.


#####


Di sekolah


ghuzheng , Nesya dan Xing lu turun dari mobil lalu jalan bersamaan ,dengan nesya yang berada di tengah .

__ADS_1


"nes kamu kemarin sudah belajar kimia belum ? " ucap ghuzheng .


"sudah kok " ucap Nesya


"memang nya hari ini ada tes ya ? " ucap Xing lu kaget .


"tidak hanya belajar saja apa salah nya . kan tidak harus menunggu ada tes " ucap ghuzheng .


" syukurlah " ucap Xing lu .


dari kejauhan ghuzheng melihat Mario sedang melambai dan lari ke arahnya .


" tumben kau datang ke sekolah pagi " ucap ghuzheng .


" aku ingin menyambut bidadari cantik di sebelah mu ini dan memastikan dia memakai pita pemberian ku " ucap Mario sambil menatap Nesya dengan tersenyum .


" kau lupa ? Nesya itu calon tunangan ku " ucap ghuzheng.


kini dia merasa tersinggung karena sahabat nya itu memberikan sesuatu pada Nesya tanpa sepengetahuan ghuzheng .


" tapi tidak ada salah nya . kan aku usaha " ucap Mario mengangkat bahu nya acuh.


"Mario bercandamu jangan kelewatan begini . aku juga bisa marah " ucap ghuzheng memegang pundak mario


" aku tidak sedang bercanda . aku memang menyukai Nesya " ucap Mario dengan menatap mata ghuzheng.


beberapa detik mereka terdiam hanya saling tatap hingga ghuzheng berbicara lagi .


" nes kamu dan Xing lu ke kelas duluan . aku ingin bicara dengan Mario " ucap ghuzheng.


" tapi ... " ucap Nesya yang khawatir


"sudah ayo jangan ikut campur " ucap Xing lu berbisik takut karena melihat expresi ghuzheng berubah menjadi tatapan tajam.


" kau ikut aku sekarang " ucap ghuzheng .


dia berjalan mendahului Mario menuju lapangan basket yang masih sepi .


" mario ku tanya kau sekali lagi , apa kau benar - benar ingin mengejar Nesya " ucap ghuzheng .


" benar " ucap Mario tegas.


" kau adalah sahabat ku , tapi kenapa kau menyukai gadis yang ku sukai juga !! " ucap ghuzheng dengan nada tinggi .


" aku tidak tau , tapi saat bersama dia aku merasa nyaman . tidak seperti gadis - gadis lain yang pernah ku pacari " ucap Mario


" sebaiknya kau cari gadis lain karena Nesya milik ku " ucap ghuzheng tegas .


" aku tidak mau . aku hanya ingin Nesya " ucap Mario yang juga bersi keras mempertahankan perasaan nya .


" baiklah kalau itu yang kau mau ( sambil meletak kan tas ransel dan melepas dasi yang di pakainya ) ayo sekarang lawan aku " ucap ghuzheng .


" siapa takut " ucap Mario sambil melempar tas nya untuk mengikuti kemauan ghuzheng .


" setelah pertarungan ini selesai . kau dan aku bukan lagi sahabat " ucap ghuzheng.


" tidak masalah , jadi aku tidak perlu sungkan lagi untuk lebih dekat dengan Nesya " ucap Mario .


setelah Mario berucap seperti itu ghuzheng pun maju untuk memukul nya , mereka kini saling pukul dan tak lama kemudian datanglah para murid - murid yang berkerumun melihat perhelahian mereka .


#####


Di dalam kelas Nesya


" ini bagus gak nes ? " ucap Xing lu menunjukan fashion remaja terbaru di majalah yang dia bawa .


" bagus , tapi warna nya terlalu mencolok " ucap Nesya .


tiba - tiba ada murid laki - laki berkacamata lari ke arah bangku Nesya dengan nafas tersengal - senggal .


" hei nerd kau ini kenapa lari - lari an " ucap Xing lu .


" nes cepat kamu pergi ke lapangan basket , ghuzheng dan Mario berkelahi disana " ucap murid berkacamata itu .


lalu Nesya pun menghambur pergi dengan di ikuti Xing lu di belakang nya .


" mereka kenapa bisa bertengkar ? " ucap diva yang sempat mendengar kan percakapan mereka .


" aku tidak tau tapi tadi yang memukul pertama kali adalah ghuzheng " ucap murid laki - laki itu

__ADS_1


setelah itu diva ikut menghambur pergi untuk melihat perkelahian mereka .


__ADS_2