Teach Me To Love

Teach Me To Love
BELANJA


__ADS_3

" jangan ! " ucap ghuzheng bersamaan dengan Mario .


" kamu jangan pindah nes . ok aku tidak akan bertengkar lagi " ucap Mario .


lalu dia melenggang pergi ke tempat duduk seberang . dia sengaja memilih tempat duduk disana agar jauh dengan ghuzheng .


" ghuzheng " panggil Nesya .


" ada apa nes ? " ucap ghuzheng sambil tersenyum .


tetapi kini senyum nya tidak seperti biasanya .


" selamat pagi murid - murid " ucap guru yang tiba - tiba datang ke kelas .


sontak Nesya cepat - cepat kembali ke bangku nya .


waktu pun terus berjalan hingga jam istirahat datang .


" nes ayo ke kantin " ucap Xing lu dan di belakang nya ada mario


" kamu ke kantin sama Mario dulu ya . nanti aku akan menyusul mu " ucap Nesya sambil mengkode Xing lu .


" oh ok aku mengerti " ucap Xing lu lalu pergi bersama Mario.


" ghuzheng bolehkah aku bicara dengan mu ? " ucap Nesya.


" ada apa nes ? " ucap ghuzheng masih sambil menulis .


" letakan dulu pensil nya . aku ingin bicara serius " ucap Nesya .


" ada apa Nesya ?" ucap ghuzheng dengan sedikit tersenyum .


" kamu marah padaku ? " ucap Nesya.


" tidak " ucap ghuzheng.


" lalu kenapa kamu diam saja ? " ucap Nesya.


" apakah kamu merasa begitu ? " ucap ghuzheng .


lalu Nesya menganggukan kepalanya .


" aku tidak marah pada mu nes . sama sekali tidak jadi kamu tenang saja . ok ? " ucap ghuzheng mengelus kepala nesya .


" aku tidak marah dengan mu nes . sekarang aku sedang menaruh rasa cemburu padamu dan kak Sean . aku ingin mengatakan sejujur nya padamu tapi aku lebih takut jika kamu menghindariku " ucap ghuzheng dalam hati.


" serius kamu gak marah ? " ucap Nesya .


" tidak Nesya . ayo kita susul Xing lu ke kantin " ucap ghuzheng tersenyum .


sesampainya di kantin Xing lu melambai ke arah nesya .


" Nesya ....sini " ucap Xing lu .


lalu Nesya pun datang berdampingan dengan ghuzheng.


" hai nes" ucap Mario melambai ke arah Nesya .


" hai " ucap Nesya tersenyum pada Mario .


" nes aku antri dulu ya . kamu tunggu disini " ucap ghuzheng tersenyum .


Nesya pun mengangguk .


tak lama kemudian datanglah ghuzheng dengan 2 nampan makanan di tangan nya .


" cepat sekali ? " ucap Nesya.


" di sana tidak antri jadi aku bisa langsung ambil " ucap ghuzheng memberikan 1 nampan untuk Nesya .


" kalian kenapa tidak makan duluan ? " ucap Nesya melihat makanan Xing lu dan Mario yang masih utuh .


" kami sedang menunggu mu nes " ucap Mario .


" ya sudah ayo makan " ucap Nesya


tersenyum .


lalu mereka makan dengan lahap . dan sesekali Mario dan ghuzheng melempar tatapan tajam .


entah kenapa tiba - tiba Nesya terbatuk - batuk .


dengan sigap ghuzheng dan Mario membukakan botol minuman untuk Nesya .


" ini minum dulu nes " ucap ghuzheng dan Mario bersamaan.


lalu Nesya mengambil minuman dari tangan ghuzheng karena dia yang ada di samping Nesya .


" kamu pelan - pelan saja nes . tidak ada yang meminta makanan mu " ucap ghuzheng.


menepuk nepuk punggung Nesya .

__ADS_1


" terimakasih ghuzheng " ucap Nesya .


" sama sama . ayo makan lagi tapi pelan - pelan saja " ucap ghuzheng tersenyum.


akhirnya mereka meneruskan makan sampai bel masuk pun berbunyi lagi .


" yuk kembali ke kelas " ucap nesya .lalu mereka kembali ke kelas bersama .


.


.


.


#####


Di hotel Sean


Sean sedang membereskan koper yang di bawanya dan ponselnya pun berbunyi .


" halo , ada apa ma ? " ucap Sean .


" Sean tolong nanti kamu datang mewakili mama ke sekolah ghuzheng untuk menjadi tamu kehormatan . karena mama tidak bisa hadir " ucap nyonya Britney.


" ma Sean kan baru pulang dari los angeles " ucap Sean .


" ayolah Sean , bantu mama ! . sekarang mama benar - benar tidak bisa . kalau bukan meminta bantuan mu , mama mau minta bantuan ke siapa lagi? " ucap nyonya Britney.


" ah ok lah , ok . ya sudah Sean tutup dulu telfon nya " ucap Sean lalu mematikan ponsel nya .


.


.


.


#####


Di kelas Nesya


" baiklah murid - murid ,pelajaran hari ini cukup sampai disini . jangan lupa belajar di rumah dan hati - hati saat pulang . selamat sore " ucap guru itu melenggang pergi .


" nes jadikan kita ke mall dulu ? " ucap Xing lu.


" iya Xing lu " ucap Nesya memasukan buku buku nya dalam tas.


" nes ayo pulang " ucap ghuzheng tersenyum .


" kalau begitu kalian di antar oleh supir keluarga ku saja . nanti aku akan naik taxi saat pulang " ucap ghuzheng.


" tidak usah nanti kasian supir mu menunggu kita lama " ucap Nesya .


" kalau begitu ijinkan aku menunggu kalian hingga mendapat taxi di depan ya ! " ucap ghuzheng .


" baiklah " ucap Nesya tersenyum .


" hai nes ku dengar kamu mau ke mall ya ?" ucap Mario .


" iya " ucap Nesya .


" apa aku boleh ikut ? " ucap Mario.


" tidak boleh karena ini rahasia kalau kau tau baju apa yang kita beli tidak jadi surprise dong nanti" ucap Xing lu.


" kamu sudah pegang kartu debit nes ? kalau belum pakai punya ku saja " ucap ghuzheng.


menyodorkan kartu debit nya .


" jangan nes ! punya ku saja isinya masih banyak kok " ucap Mario .


" aku sudah memiliki kartu debit kok , kemarin di beri mama " ucap Nesya tersenyum .


" syukurlah kalau begitu ayo kita keluar sekarang " ucap ghuzheng sambil menggandeng tangan Nesya melewati Mario .


.


.


.


#####


Di depan gerbang sekolah


" taxi " ucap Nesya sambil melambai .


" ghuzheng , Mario kami pergi dulu ya " ucap Nesya tersenyum.


" hati - hati nes " ucap ghuzheng.


" selamat bersenang - senang " ucap Mario dengan tersenyum .

__ADS_1


lalu saat Nesya sudah berlalu dengan taxinya ghuzheng dan Mario kembali seperti orang yang tidak kenal .


kini ghuzheng berjalan menuju mobil jemputan nya dan Mario menuju mobil yang dia parkir .


mereka sama - sama diam dan tidak bertukar tatapan seperti di kantin tadi .


.


.


.


beberapa menit perjalanan Nesya dan Xing lu akhirnya sampai di mall .


" berhenti disini saja pak . ini kembalian nya ambil saja " ucap Xing lu sambil memberikan uang nya .


" terimakasih nona " ucap supir taxi itu .


" ayo nes " ucap Xing lu sambil menarik tangan Nesya .


" iya sabar Xing lu " ucap Nesya sambil tertawa melihat kegembiraan Xing lu .


" kita kesana yuk " ucap Xing lu .


dia menunjuk butik yang di dalamnya khusus gaun untuk acara pesta. Nesya pun mengikuti langkah Xing lu dari samping .


" ini bagaimana ? " ucap Xing lu menempelkan di tubuh nya .


" bagus Xing lu . sekarang kamu coba gih " ucap Nesya .


lalu Xing lu pergi ke ruang ganti untuk mencoba dress yang di pilih nya .


" nes lihat kemari " ucap Xing lu .


" bagus Xing lu . dress nya cocok dengan mu" ucap Nesya terpesona dengan dress yang di pakai Xing lu .


" baiklah aku akan mengambil ini saja " ucap Xing lu kembali ke ruang ganti .


5 menit kemudian dia kembali menghampiri Nesya yang masih bingung memilih dress yang cocok untuk nya .


" nes kamu sudah dapet belum ? " ucap Xing lu .


" belum aku masih bingung " ucap Nesya .


" boleh aku ikut mencarikan dress untuk mu ?" ucap Xing lu .


" tentu saja " ucap Nesya .


" nes coba lihat ini ! " ucap Xing lu.


menunjukan dress hitam yang dia pegang.


" kependekan " ucap Nesya .


" kalau ini ? " ucap Xing lu.


" terlalu sexy " ucap Nesya menggeleng .


" ini ? " ucap Xing lu.


" belahan nya terlihat " ucap Nesya.


" kamu mau nya yang gimana sih nes ? " ucap Xing lu yang hampir putus asa mencarikan dress sesuai keinginan Nesya .


" Xing lu ! seperti nya ini bagus " ucap Nesya memegang dress berwarna biru laut dengan memperlihatkan bahunya .


" eh iya ini bagus . sekarang coba lah " ucap Xing lu .


" baiklah aku akan mencoba nya dulu " ucap Nesya .


beberapa saat kemudian Nesya pun keluar dengan mengenakan dress pilihan nya tadi .


" Xing lu ! bagaimana ? " ucap Nesya berputar satu kali .


" kamu sangat cantik nes " ucap Xing lu.


" sungguh ? " ucap Nesya.


" iya sungguh ! . kamu benar - benar cantik nes . kamu ambil yang itu saja " ucap Xing lu .


" baiklah aku akan mengambil dress ini " ucap Nesya tersenyum .


dia kini kembali ke ruang ganti untuk memakai seragam sekolah nya lagi .


setelah mereka puas berbelanja gaun , kini mereka mencari sepatu yang akan di gunakan .


satu jam mereka mencari kesana kemari hingga mendapatkan sepatu yang mereka inginkan lalu kembali ke rumah .


" sudah semua kan ? " ucap Xing lu.


" sudah sekarang ayo kita pulang untuk bersiap-siap " ucap Nesya .

__ADS_1


" ok . let's go ! " ucap Xing lu menarik tangan Nesya lagi .


__ADS_2