Teach Me To Love

Teach Me To Love
SEAN MARAH


__ADS_3

"benarkah ?" ucap Sean terlihat bersemangat


"tentu" ucap Nesya .


"ok . kalau begitu ayo kita pulang sekarang sudah jam 6 . nanti kau akan terlambat sekolah" ucap Sean . Nesya pun mengiyakan ucapan Sean , masuk lah mereka ke mobil dan Sean melajukan mobil nya . saat setengah perjalanan,Sean mencoba berbicara pada Nesya dengan menunggu lampu berubah menjadi hijau kembali .


"ternyata kau orang nya asik juga . ku kira kau akan seperti anak kecil" ucap Sean . tetapi tidak ada tanggapan apapun dari Nesya ,lebih tepat nya hening . lalu Sean mencoba menoleh ke samping ternyata Nesya tidur kembali . Sean hanya menggeleng-gelengkan kepalanya melihat Nesya yang tertidur .


"ternyata kau mengabaikan ucapan ku bocah" ucap Sean lalu melajukan mobil nya kembali.


sesampainya di rumah Nesya belum juga membuka matanya dan pada akhirnya Sean harus membangunkan nya.


"hei bocah bangun lah" ucap Sean menepuk pundak Nesya


"hmmm . sudah sampai kak" ucap Nesya


"sudah. ayo turun" ucap Sean yang membuka pintu kemudi nya.


" kenapa cepat sekali .padahal aku baru saja tertidur "ucap nesya juga dengan membuka pintu nya .


"selamat pagi tuan ,selamat pagi nona" ucap para pelayan yang ada di depan pintu . Nesya hanya merespon senyuman yang ramah untuk mereka yang menyapa nya ,berbeda dengan Sean yang tetap tegak lurus tanpa tersenyum .


"beda sekali aura nya ketika tadi di pantai dan sekarang" ucap Nesya dalam hati .


mereka menaiki tangga bersama sama . lebih tepat nya Sean yang ada di depan Nesya dan saat tiba di lantai atas Sean baru teringat .


"hei bocah" ucap Sean menghadap Nesya.


"iya kak? " ucap Nesya kaget dengan mendongak ke atas melihat ke wajah sean


"berhubung kaki mu masih sakit .nanti aku akan mengantarmu " ucap Sean


"tapi kak " ucap Nesya yang belum selesai


"sudah jangan banyak bicara. sana masuk kamar mu dan bersiap lah" ucap Sean .Nesya pun menurut dengan ucapan Sean .


#####


Di dalam kamar Sean


Sean terus membayangkan wajah Nesya saat tertawa,tersenyum dan tertidur di mobil nya tadi. "lucu sekali dia " ucap Sean dengan diri nya sendiri sambil tersenyum . lalu Sean mengambil piyama mandi nya dan pergi ke kamar mandi. tidak jauh berbeda dari Sean , Nesya pun begitu ,terus membayangkan wajah Sean yang tersenyum saat di mobil dan di pantai tadi "padahal dia jika tersenyum sangat lah tampan . tapi kenapa dia irit sekali untuk tersenyum . aku berharap dia lebih banyak tersenyum seperti tadi " ucap Nesya yang sedang mengguyur badan nya di shower . setelah selesai mandi ,Nesya mulai memakai seragam nya dan menguncir rambut nya seperti ekor kuda .


tok...tok...tok


"masuk" ucap Nesya


"kau tidak menanyakan dulu siapa yang masuk" ucap Sean .


"eh maaf kak, Nesya pikir tadi mbak Rani ,Karena biasanya mbak Rani yang datang di jam seperti ini. emmm kakak kesini mau apa" ucap nesya


"aku ingin meminta bantuan mu untuk mengancingkan kemejaku . karena ini baru jadi masih kaku " ucap Sean memasuki kamar Nesya.


"baiklah" ucap Nesya sambil berdiri di depan kaca rias nya .


tok..tok..tok ..


Nesya dan Sean pun menengok ,


"maaf mengganggu non ,non Nesya dan tuan sean waktunya sarapan . sudah di tunggu nyonya di bawah" ucap pelayan itu.


"segera kami akan turun . pergi lah" ucap Sean datar


"sudah " ucap Nesya .


"ok terimakasih.ayo turun"ucap Sean berjalan pergi lalu Nesya mengikuti berjalan di belakang Sean .saat di bawah ,mereka sudah di tunggu oleh ghuzheng dan nyonya britney.


"nes.. duduk samping ku sini" ucap ghuzheng dengan memundurkan kursi untuk Nesya .


"terimakasih " ucap Nesya tersenyum . lalu tiba-tiba Sean menguap .


"kakak tidak biasanya menguap . kakak tidak tidur kan ? " ucap ghuzheng


"aku habis ke pantai " ucap Sean

__ADS_1


"hah! cari apa malam-malam ke pantai? " ucap ghuzheng


"cari angin" ucap Sean


"dengan siapa kakak kesana?" tanya ghuzheng lagi.


"jangan banyak bicara . cepat makan " ucap Sean menghindari topik pembicaraan ,dia tidak mau menjawab ghuzheng karena bila dia berbohong dia akan bersin lagi.


"ketus sekali " ucap ghuzheng dengan mengerutkan dahi lalu melanjutkan makan nya .


"Sean bagaimana perkembangan jalavanya ? " ucap nyonya britney


"baik-baik saja . aku lusa akan pergi ke los angeles untuk pengesahan mobil sport rakitan terbaru disana " ucap Sean


"berapa hari? " ucap nyonya britney "kemungkinan hanya 3 hari " ucap Sean


"bagus , karena mama mau menjodohkan mu dengan anak teman mama" ucap nyonya britney


"ma aku bukan anak kecil lagi . aku bisa memilih pasangan hidupku nanti " ucap Sean


"nanti ? kapan Sean . mama sudah ingin nenimang cucu" ucap nyonya britney .


"sudahlah ma . aku malas membahas hal seperti itu . (lalu menghadap ke ghuzheng) jika kalian sudah selesai, cepat keluarlah.aku tunggu di mobil " ucap Sean lalu bejalan pergi dengan membawa jas kerja nya di tangan.


"ma Nesya sudah selesai makan . Nesya berangkat dulu " ucap Nesya mencium pipi kiri dan kanan nyonya britney dan menyusul Sean di belakang nya


"kalau begitu ghuzheng juga pergi dulu ma bye" ucap ghuzheng


"hah anak itu dari kecil hingga dewasa selalu susah untuk di atur" ucap nyonya Britney sedikit kesal .


#####


"kak berhenti" ucap Nesya memberhentikan Sean di depan pintu mobil .


"jangan seperti itu kalau bicara dengan orang tua. itu sangat tidak sopan , aku tau kakak tidak suka tapi gunakan lah kata-kata yang lebih baik lagi .kasian mama kak" ucap Nesya ,Sean masih terbengong diam .dari belakang sudah ada ghuzheng yang lari menyusul mereka .


"masuklah "ucap Sean saat melihat ghuzheng dari jarak 5 meter. Nesya pun masuk dan tidak lama di susul oleh ghuzheng


"lari mu cepat sekali sih nes " ucap ghuzheng


"aku sampai engap mengejarmu" ucap ghuzheng menyenderkan badan nya di kursi penumpang .


"hei tuan muda duduk depan bersama ku.aku bukan supir kalian " ucap Sean


"ah tidak-tidak ,aku disini saja . nes kamu saja yang kedepan .aku lebih nyaman disini" ucap ghuzheng yang masih lelah mengejar Nesya. lalu Nesya turun dan mengubah posisinya untuk duduk di depan dengan Sean . Sean akhirnya melajukan mobil itu setelah Nesya maju kedepan .


"nes apa Hobby mu ? " ucap ghuzheng yang tiba-tiba membahas Hobby Nesya


"aku sangat suka bersepeda dan bola basket"ucap Nesya


"benarkah ? kak Sean juga sering bermain basket waktu dia SMA.benarkan kak" ucap ghuzheng yang meminta persetujuan sean


"begitu lah" ucap Sean


"kalau begitu Minggu depan ayo kita bermain bersama " ucap ghuzheng


"baiklah" ucap Nesya


"menurutmu bagaimana kak?" ucap ghuzheng


"ok" ucap Sean .lalu ghuzheng mengajak Nesya untuk tos . setelah beberapa lama di perjalanan , mereka akhirnya sampai di sekolah. ghuzheng turun dengan di susul Nesya yang lewat pintu sebelahnya . tiba-tiba ghuzheng memegang tangan Nesya ,sontak mata Nesya dan Sean memandang kearah yang sama .


"ayo nes , aku menggandengmu saja agar nanti tidak ada yang berani mengganggu mu lagi " ucap ghuzheng. Sean hanya mengangkat satu alis saja .


"sebaiknya tidak usah seperti ini aku malu , kita jalan berdampingan saja itu sudah cukup membuat mereka tau" ucap Nesya melepaskan tangan ghuzheng.


"hmm ok baik lah . kak kami pergi dulu " ucap ghuzheng . dan Nesya hanya tersenyum pergi . setelah ghuzheng dan Nesya sudah memasuki sekolah mereka,Sean pun melajukan mobil nya kembali .


#####


"selamat pagi tuan putri" ucap Mario dari belakang Nesya dan ghuzheng


"pagi juga mario" ucap Nesya tersenyum.

__ADS_1


"nes apa kau nanti longgar ? kalau kau longgar ayo kita nonton bersama "ajak Mario


"tidak bisa ,Nesya dan aku nanti akan bermalam Minggu"ucap ghuzheng


"benar yang di katakan ghuzheng?" ucap Mario pada nesya


"benar .kami nanti keluar dengan kak Sean juga" ucap Nesya


"aduh nes kenapa bilang . nanti dia akan ikut" ucap ghuzheng dalam hati


"kalau begitu aku ikut" ucap Mario


"sudah ku duga" ucap ghuzheng dalam hati lagi.


"boleh saja " ucap Nesya tersenyum ramah.


"kau baik sekali .sini peluk dulu" ucap Mario membuka tangan nya lebar .


"kau jangan macam-macam ya dia sudah punyaku" ucap ghuzheng yang kini berdiri di depan tubuh Nesya untuk menghalangi Mario mendekat.


"belum juga Nesya menerima mu . kenapa kau bersikap egois seperti itu" ucap Mario


"setidaknya kami masih dalam tahap perkenalan. benar kan nes" ucap ghuzheng. Nesya hanya tersenyum samar saja .


dari kejauhan ada diva dan stefi yang datang menghampiri mereka .


"ghuzheng" ucap diva


"ada apa div? " ucap ghuzheng


"kamu nanti ada acara tidak ? " ucap diva


"dia nanti mau keluar dengan ku dan Nesya" ucap Mario pada sepupu nya ini .


"astaga, dasar Mario si mulut besar " ucap ghuzheng dalam hati


"bolehkah aku ikut? " ucap diva tersenyum senang. "mau bagaimana lagi dia sudah tau " pikir ghuzheng . dia memperbolehkan diva untuk ikut bersama nya ,karena ghuzheng menghargai mario .


"tentu" ucap ghuzheng


"terimakasih ghuzheng . aku tau kamu pasti akan mengajak ku " ucap diva memegang tangan ghuzheng tanpa melihat ke arah Nesya, ghuzheng pun tidak menolak sikap diva karena dia tidak mau diva malu di depan murid-murid lain jika ghuzheng menghindari sikap nya .


"iya ,sudah ayo kita ke kelas bersama . bel sebentar lagi akan berbunyi" ucap ghuzheng.


#####


setelah menempuh perjalanan dari sekolah ghuzheng ,tibalah Sean di Salavanya grup .seperti biasa kedatangan nya di sambut oleh semua karyawan yang ada .


"selamat pagi Mr" ucap 2 resepsionis itu dengan berdiri.


"Naomi sudah datang ? " tanya Sean pada resepsionis.


"sudah Mr. " ucap salah satu resepsionis . lalu Sean berjalan menuju ruangan nya dan benar di depan ruangan nya Naomi sedang duduk disana sambil menata berkas-berkas yang ada di meja .


"Sean" ucap Naomi saat tersadar bahwa Sean ada di depan nya .


"bagaimana anak mu ?" ucap Sean


"dia sudah lebih baik dari kemarin " ucap Naomi tersenyum.


"Sean jangan lupa lusa kamu akan pergi ke los angeles" ucap Naomi lagi


"ok . aku berangkat dengan siapa ? " ucap Sean


"kamu akan berangkat dengan Pingkan . karena aku ingin mengambil cuti untuk Azka" ucap Naomi . Azka adalah nama anak naomi.


"kenapa tidak dengan mu saja " ucap Sean


"aku sudah berjanji padanya Sean . dia ingin berlibur bersama ayah dan ibu nya " ucap Naomi .


"jadi kamu akan berlibur dengan mantan suamimu juga ? " ucap Sean


"begitu lah. karena Azka yang meminta" ucap Naomi .

__ADS_1


"kalau begitu aku akan pergi sendiri " ucap Sean dengan mata yang berubah tajam lalu masuk ke ruangan nya .


"Sean , Sean ... dia marah lagi " gumam Naomi dengan mengangkat bahu nya .


__ADS_2