WANITA RAHASIA CEO

WANITA RAHASIA CEO
CHAPTER 87 - END (TAMAT)


__ADS_3

SELAMAT MEMBACA SEMUANYA...


TAPI SEBELUM MEMBACA, AKU MINTA KALIAN UNTUK LIKE DAN VOTE DULU YA...


KASIH AUTHOR BINTANG LIMA, BAGI YANG BELUM.


SUPAYA AUTHOR-NYA BERSEMANGAT DAN RAJIN UPLOAD.


...o0o...


...SEBELUM MEMBACA, RATU MINTA KALIAN BACANYA PELAN-PELAN YA KARENA INI ADALAH CHAPTER TERAKHIR 🥰...


...TOLONG BANGET YA READERS, KALAU ADA YANG JIPLAK KARYA RATU TOLONG DI REPORT SAMA KASIH TAU KE RATU YAA 🥺🥺...


...BACANYA PELAN-PELAN BIAR PAHAM ALURNYA...


...HAPPY READING LAST CHAPTER 🤍...


...o0o...


Semua keluarga de Luca beserta para pemilik saham sudah berkumpul di siang hari yang saat cerah ini. Namun tidak pada hati mereka yang gundah gulana.


Seperti yang di beritakan sepekan yang lalu, hari ini tanggal 22 Agustus, El akan mendeklarasikan keinginannya untuk melepas karirnya sebagai seorang CEO.


Tentu bukan hanya pada perusahaan de Luca, tapi juga seluruh bisnis yang saat ini ia jalani yang berada pada naungan de Luca.


Rapat ini di hadiri oleh Theo, Risa, Jeffery dan beberapa pengusaha lain yang memiliki saham di sini.


Dan di sini lah mereka, sedang berdebat untuk memutuskan akan menyetujui permintaan El atau tidak.


"Kau gila nak! Kau gila!" seru Theo yang menatap cucunya itu bingung. Sungguh ia tak menyangka jika karena kehilangan seorang wanita yang di cintainya ia akan nekat begini.


"El ku mohon, jangan egois begini nasib kita semua ada di tanganmu nak, penghasilan keluarga de Luca paling banyak pada perusahaan yang kamu pegang. Jika nanti kamu mengundurkan diri dari perusahaan ini, sudah pasti nilai saham kita akan menurun drastis. Bisa-bisa kita bangkrut, nak.." mohon Risa–bibi El dengan sangat. Bukan ia bermaksud egois, tidak menginginkan kebahagiaan El, tapi hanya El yang mampu meneruskan bisnisnya ini. Keluarga de Luca tidak punya penerus lain selain El. Risa tidak bisa memiliki anak bersama Thomas.


El masih diam, ia masih bergelut dengan pikirannya sendiri. Apa keputusannya ini salah ? Apa tidak boleh jika El ingin membuka lembaran baru ?


Bibinya saja, Risa sebentar lagi anak menikah dengan Daddynya–Jeffery atas restu Theo. Ia ingin seperti paman dan bibinya. Berdamai lalu melupakan masa lalu.


Kini mata El menatap tangan Ayah angkatnya yang memegang tangan Risa di atas meja. Nampaknya Jeffery ingin menenangkan calon istrinya itu.


Bukan hanya memegang dan mengelus tangan Risa, sesekali dapat El lihat jika Jeffery memberikan kecupan-kecupan singkat pada tangan calon istrinya itu.


"Tenanglah sayang, jangan terlalu emosi. Ingat kata dokter kemarin," bisik Jeff tepat di telinga Risa.


El tersenyum kecil, paman dengan mantan istrinya sudah hidup berbahagia di Paris. Sekarang Ayah angkat dan juga bibinya akan segera menikah. Sungguh tak berbayang dalam sekalipun.


"Baiklah, aku akan rapat ini. Mungkin kalian sudah tau apa yang membuatku mengumpulkan semua pemegang saham. Ya, berita itu benar. Aku akan mengundurkan diri sebagai CEO di sini. Aku akan hidup damai di suatu negara yang masih aku pertimbangankan."


"Tentu saja aku tidak bisa langsung lepas tangan, aku ingin meminta suara kalian untuk mendukung ku!" sambung El menatap satu persatu orang di ruang rapat yang sangat amat mewah itu.


"Aku sangat tidak setuju dengan keputusan mu, nak. Bagaimana bisa kamu mau mengundurkan diri dari posisi ini saat karir mu benar-benar sudah di atas ?" tanya Jeff bingung pada anaknya.


El menghela nafas panjang dan menatap Jeffery dengan mata sayunya. "Dad sudah tau alasannya kan."


"Nak, kamu bisa mencarinya. Bukan tidak susah jika harus mencari seorang wanita saja. Bahkan kamu bisa menemukan seseorang yang sudah mengganti wajah dengan operasi plastik sekalipun. Bagaimana kamu tidak bisa menemukan Putri yang kabur baru 5 Minggu. Itu tidak masuk akal nak!" seru Jeffery kesal. Tak biasanya jika El begini.


Mudah bagi El mencari keberadaan seseorang karena pengaruh dan kekuasaannya yang benar-benar sudah merajalela. Lalu apa ini ? Pria itu nampak tak memiliki kekuasaan hanya mencari tikus kecil yang kabur. Bahkan tikus itu tak memiliki kekuasaan sekalipun.


"Maafkan saya Mr. El, jika anda keluar dari perusahaan hanya karena masalah pribadi. Dengan segala hormat, saya mewakili pemilik saham yang bukan dari keluarga de Luca menolak secara tegas keinginan anda!" ucap Reon salah satu pemilik saham.


Ucapan Reon diangguki dengan semangat oleh James, Torzo, Britt, dan juga Nicole. Mereka adalah salah satu pemegang saham tertinggi pada perusahaan ini.


"Jika Anda tidak menjabat sebagai CEO lagi, maka sudah dipastikan perusahaan ini tidak akan berjalan mulus. Dan itu akan berefek pada perusahaan kami juga. Jadi saya juga tidak setuju!" cela Torzon.

__ADS_1


Kelima CEO tampan itu menolak tegas dan tidak akan memberikan suaranya pada keinginan El untuk turun dari jabatannya.


Setelah menolak, mereka berlima berpamitan untuk keluar dari ruang rapat, karena harus kembali para perusahaan mereka masing-masing.


"Maafkan kami Mr, kami tidak menyetujui mencopotan jawaban anda. Karena itu akan berdampak pada perusahaan kami. Kami permisi,"


Setelah kepergian mereka, kini di meja itu hanyalah tersisa oleh keluarga inti de Luca.


"Lihatkan nak, tidak ada satupun orang yang akan mendukung ide gilamu! Untuk apa kamu mengundurkan diri hanya karena seorang wanita ?" tanya Theo untuk yang kesekian kalinya pada cucu tersayangnya itu.


"Benar El, untuk apa ? Kan sudah Dad bilang mencari keberadaan Putri bukanlah sesuatu yang sulit. Berikan waktu Dad 5 hari, Dad pastikan Putri akan bertemu dengan–"


"Tidak perlu Dad!" seru El dengan cepat.


Wajah pucat dan lemasnya yang sedari tadi ia perlihatkan pada para anggota rapat kini telah hilang. Wajah datar dan tegas milik Leonello telah kembali.


Pria itu menatap Fred yang duduk di samping kirinya dengan senyum miring. "Tidak perlu mencari, aku sudah tahu keberadaannya. Aku hanya memberikannya waktu untuk bersenang-senang selama 5 Minggu terkahir ini..." ucapnya dengan seringai iblis.


Theo, Risa dan Jeffery saling berpandangan bingung. Lalu Jeffery melihat kearah Fred untuk menuntut kejelasan.


"Ada apa sebenarnya ? Apa yang kalian rencanakan ?" tanya Jeff bingung. "Jelaskan Fred!" titahnya.


Fred menatap kearah Leonello untuk meminta persetujuan, setelah El menganggukkan kepalanya barulah ia menceritakan semuanya pada keluarga de Luca.


Flashback on....


"Fred, seminggu lagi adakan rapat kepada seluruh pemegang saham. Sepertinya aku sudah tidak sanggup menjalankan bisnis keluarga itu, aku ingin melepas jabatan ku. Aku ingin tinggal di suatu tempat terpencil dan hidup dengan damai saja," ucap El dengan sungguh-sungguh.


Tekadnya sudah bulat. Ia ingin keluar dari bisnis manapun yang ia tempuh. Dan hidup di pengasingan dengan damai.


Fred membulatkan matanya terkejut mendengar ucapan tuannya. Menghilangkan rasa hormatnya, Fred mendorong tubuh El dengan sedikit kasar hingga masuk mobil.


Setelah itu ia ikut memasuki mobil dan duduk di samping pria itu sembari menatap El dengan penuh kebingungan.


"Berhentilah berpura-pura tuan! Di sini hanya ada kita berdua! Saya tahu tadi di dalam ruangan anda sedang berpura-pura menangis karena ada mata-mata dari ayah anda, tuan Jeffery. Tapi di sini hanya ada kita berdua, jadi katakanlah yang sebenarnya!" desak Fred dengan jantung yang berdebar. Sungguh ia tak mengerti dengan jalan pikirannya tuannya.


Sementara di sana El menghentikan tangisannya dan tersenyum culas, ia pun bingung dengan dirinya sendiri. Kenapa ia tampak bodoh begini.


"Aku tahu dia dimana, sekarang dia ada di salah satu kota yang berada di Indonesia tepatnya di Malang. Aku hanya membiarkan dia bersenang-senang dan membuat drama sedikit di sini. Dulu, aku yang selalu datang kepadanya. Tapi kali ini Fred, aku mau dia yang datang kepadaku!" ucap El dengan senyum miringnya.


"Namun sebelum mengelabui Putri, aku ingin mengelabuhi keluarga ku. Aku ingin mereka tahu jika aku hancur dan tidak berdaya karena wanita itu. Setelah itu aku berencana untuk mundur dari jabatanku, dan tentu saja itu hanya kebohongan belaka. Aku ingin mereka benar-benar berfikir jika aku memang mencintai Putri, setelah itu Daddy akan merestui hubunganku dengan Putri," jelas El pada Fred yang masih sibuk mendengarkan cerita.


"Lalu yang kedua aku akan mengelabuhi Putri. Wanita itu sebenarnya memiliki rasa iba yang tinggi, saat mendengar berita jika aku akan mundur menjadi CEO pasti dia akan merasa tidak enak dan juga merasa bersalah. Karena sebelumnya aku memanjakannya dengan harta melimpah dan juga menjaga keluarganya. Saat dengar berita itu sudah pasti Putri akan datang kembali ke New York!" sambung El.


Fred sungguh terpukau dengan penjelasan yang tuannya berikan padanya. Otak El berat-berat sangat licik.


"Sekarang tugasmu adalah sebar berita jika aku akan segera turun dari jabatan dan akan mengasingkan diri. Lalu sebut tanggal kapan aku akan melakukan rapat dengan semua pemilik saham. Putri adalah salah satu pemegang saham, kemungkinan besar ia akan datang. Dan yang terakhir pastikan berita itu tersebar luas. Pasti Putri akan mendengar beritaku yang akan turun jabatan dari media sosial. Pastikan juga beritaku tersebar di seluruh platform sosial media!" ucap El final.


Tak ada satu kata yang keluar dari mulut Fred pria itu hanya menganggukkan kepalanya saja, dan mulai menjalankan mobilnya untuk sampai ke perusahaan mereka lagi.


Flashback off....


Keluarga El yang mendengar cerita dari mulut Fred tidak bisa untuk tidak terkejut. Tidak mereka sangka jika El adalah seseorang yang sangat manipulatif.


"Astaga El! Kau benar-benar membuat Auntymu ini frustasi!" jerit Risa kesal.


Sementara Theo dan Jeffery hanya bisa menghela nafas panjang dengan ide gila yang dilakukan anak mereka itu.


"Astaga, kau tak perlu drama seperti ini untuk meminta restu,Dad. Baiklah, Dad merestui hubungan mu dengan wanita itu. Asal kau bahagia, tapi jika sekali lagi dia menyakitimu, Dad tak akan segan-segan untuk menyingkirkan dia!" tegas Jeffery.


El tersenyum lebar mendengar penuturan dari Daddynya itu, baru akan menjawab ucapan Jeffery, terdengar suara langkah kaki wanita yang menggunakan heels menuju kemari.


Semakin lama, ketukan suara sepatu dengan heels itu terdengar semakin nyaring. Mereka berlima yang berada di ruangan itu saling tatap.

__ADS_1


Hingga pintu rapat itu di buka secara kasar. El, Theo, Risa, Jeffery dan juga Fred tidak bisa mengalihkan pandangannya dari pintu itu.


Saat pintu kerja itu terbuka, mereka sangat terkejut dengan kedatangan seorang wanita hamil dengan dress cantik dan sepatu heels masuk ke ruang rapat.



Tuk....


Tuk....


Tuk....


"Selamat siang semua maaf aku terlambat hadir. Perkenalkan aku Sabrina Putri Ricci, salah satu pemilik saham di sini. Apakah rapatnya sudah dimulai ?" tanya Putri menatap satu persatu keluarga dari El itu.


Sementara El di sana sudah melebarkan senyumannya. "Tepat sasaran!" gumamnya yang ia yakin tak di dengar oleh siapapun.


"Wanitaku, Ibu dari anakku, milikku. Akhirnya kau datang. Aku bersumpah tidak akan melepaskan mu lagi! Kita akan bersama hingga maut memisahkan kita!" batin El yang sudah berjalan ke arah Putri dan memeluk wanita hamil itu erat.


Pria licik akan tetap selamanya menjadi licik. Itu adalah sifat yang sudah mendarah daging dan tidak bisa untuk di hentikan.


Yang ada di otaknya hanya ada cara untuk menguntungkan dirinya sendiri tanpa peduli jika itu akan merugikan orang lain.


...o0o...


Yeay!!!


AKHIRNYA END 😭😭😭


MAAF YA KALAU CERITANYA NGEBOSENIN.


MAKASI BUAT KALIAN YANG SUDAH DUKUNG KARYA AKU 🙏


PLIS BANGET!! RATU MINTA TOLONG, KALAU MISAL ADA YANG JIPLAK KARYA RATU TOLONG REPORT DAN KASIH TAU RATU YAAA🙏🙏 TOLONG BANTUANNYA YA READERS


TERIMA KASIH 🥰🥰🥰🥰



Rania Ayu Widadari adalah seorang wanita cantik kembang desa yang secara tidak sengaja memikat sebuah pengusaha kaya dari ibu kota dengan paras kecantikannya yang begitu luar biasa.


Rania, nama panggilannya, bukan hanya cantik, tapi bentuk badannya benar-benar sangat aduhai, hingga membuat mata pria melirik kearahnya dua kali setiap berpapasan.


Mata tak jarang banyak yang menyukai Rania, termasuk pengusaha kaya yang ingin membeli tanah di desa itu. Mereka tak sengaja bertemu dan pria super kaya raya itu langsung melamar Rania.


Melihat latar belakang pria kaya itu yang sempurna, membuat kedua orang tua Rania langsung menyetujui lamaran yang ditujukan kepadanya anaknya, tapi bertanya dulu kepada Rania.


Pernikahan pun terjadi, dan mereka hidup berbahagia hingga dikarunia seorang anak perempuan yang cantik, begitu mirip dengan sang ayah.


Tapi keharmonisan rumah tangga mereka yang sudah terjalin bertahun-tahun seketika retak karena sesuatu hal.


Takdir memaksakan pasangan romantis dan saling mencintai itu untuk berpisah.


Lalu bagaimana kah nasib janda kembang cantik Rania saat ia pulang kembali ke desa ? Apakah ia akan menikah lagi ?


Lalu si pengusaha kaya raya itu juga bagaimana ? Apakah ia mampu mendapatkan sang mantan istri kembali ? Atau ia pasrah dengan takdir hidupnya, dan hidup bahagia bersama anaknya saja ?


Yuk, ikuti terus kisah Ratu Yaa......


Jangan lupa Klik ❤️ (masukkan kedalam favorit)


LIKE + KOMEN + VOTE SAMA GIFTNYA...


CERITANYA AMAN UNTUK YANG SEDANG BERPUASA, TIDAK PERLU KHAWATIR 💘💘

__ADS_1


KITA MULAI CERITA BARU YAA...


NUNGGU RATU DAPET WANGSIT DULU 🤣


__ADS_2