Wanita Surga Bidadari Dunia

Wanita Surga Bidadari Dunia
Bab 7.4


__ADS_3

"Aku bilang hari itu aku melihat kalian berdua. Mulai dari makan di kafe sampai pergi ke motel, aku melihat semuanya. Dan yah, aku juga tidak mau berbohong bila aku adalah orang yang mengambil beberapa gambar kalian dan menyebarkannya di sekolah, kecuali video dan beberapa foto kalian keluar dari motel, aku telah melakukan sisanya." Akui Aish sekali lagi menggemparkan semua orang.


Aish tidak ingin menjadi gadis pengecut. Dia mengakui perbuatannya. Toh, posisimu di sini dibenarkan dan sebagian besar orang pasti akan memihak nya. Lagipula siapa yang mau memihak gadis menjijikkan seperti Gisel?


Jawabannya adalah nol besar, huh.


"Jika aku jadi Aish, aku juga akan melakukan apa yang dia lakukan." Si Rani, teman sekelas Aish mulai berbicara.


Orang-orang di kelas mulai berbicara memojokkan Gisel dan Iyon. Mereka adalah pelaku perzinahan yang pantas dikucilkan dan dicemooh semua orang. Di samping itu mereka berdua adalah pasangan yang sangat keja, rela mengkhianati hubungan persahabatan dan hubungan kekasihnya hanya untuk melampiaskan hasrat sesaat.


Dilihat dari sisi manapun tidak ada yang membela Gisel dan Iyon. Jika pun ada, mereka pasti akan langsung diserang oleh orang-orang yang berpikiran kritis, mengkritik siapapun yang membela pendosa.

__ADS_1


"Lagian jadi manusia kok hina banget. Kalau mau berzinah kan enggak harus ngambil pacar sahabat sendiri kali." Cibir yang lain menghina.


"Yang salah juga cowoknya. Udah tahu itu sahabat pacarnya, tapi masih aja di embat. Hahaha... keliatan banget nih cowok emang kurang perhatian."


Kuping Gisel dan Iyon rasanya sangat panas. Dada mereka terbakar amarah yang tidak bisa dilampiaskan. Sedangkan wajah mereka berdua sudah memerah terang karena malu. Jujur mereka tidak pernah menyangka jika suatu hari Aish akan langsung mempermalukan mereka semua di depan anak-anak sekolah. Bila seperti ini, mereka tidak memiliki wajah untuk tetap tinggal di sekolah ini karena mereka sudah tidak memiliki wajah lagi. Mereka berdua merasa sangat terhina.


"Dua-duanya tetap salah karena mereka berdua sama-sama nafsuan, njir. Masih sekolah udah pada nyoblos aja."


Jadi, semua ini adalah kesalahan Gisel!


"Aish, aku minta maaf karena sudah mengkhianati kamu. Tapi percayalah, semua ini terjadi karena kesalahan Gisel! Dia yang merayuku agar tidur dengannya! Dia bilang kamu tidak mencintai ku lagi karena kamu menolak untuk tidur denganku!"

__ADS_1


Aish tidak tahu apakah harus tertawa atau bertepuk tangan melihat kebodohan Iyon di sini. Jika dia mengungkapkan masalah penolakannya di malam itu, maka orang-orang akan lebih memihak nya lagi.


Hah, sekarang kesan orang-orang terhadap Aish semakin membaik. Senangnya. Kini dia tidak perlu membutuhkan pencitraan.


Aish tertawa masam,"Apapun alasan mu tidak bisa merubah fakta bila kamu sudah kotor dan terjamah, dan aku meskipun bukan orang yang suci tapi sangat mencintai kebersihan. Jadi mana mungkin aku tetap berpacaran dengan orang yang sudah kotor? Aku tidak bisa membayangkan bagaimana hari-hari ku berjalan selanjutnya. Lagipula laki-laki yang menyukai ku bukan hanya kamu. Aku bisa berpacaran dengan yang lain, dengan orang yang jauh lebih baik daripada kamu. Dan kamu.... lupakan saja. Kamu lebih baik bersama dengan seseorang yang sama kotornya dengan dirimu." Ucap Aish tanpa ampun seraya melirik Gisel yang hanya bisa tertunduk menangis.


Sekarang baru menangis?


Tidak ada gunanya menyesal sekarang karena semuanya sudah terlanjur terjadi. Apa yang kamu tanam itulah yang akan kamu tuai, segala sesuatu di dunia ini memiliki balasannya. Batin Aish mencemooh.


"Aish...kamu..kamu enggak boleh gini! Hubungan kita sudah bertahun-tahun-"

__ADS_1


"Kamu kotor, jadi masih layak untuk ku?" Potong Aish jijik.


__ADS_2