Wanita Surga Bidadari Dunia

Wanita Surga Bidadari Dunia
Bab 7.5


__ADS_3

"Kamu kotor, jadi masih layak untuk ku?" Potong Aish jijik.


Walaupun sempat kecewa sebelumnya karena pengkhianatan mereka berdua, akan tetapi untungnya sakitnya tidak terlalu sakit. Setidaknya selama beberapa hari menenangkan diri Aish masih bisa menjadi dirinya yang sebenarnya.


"Tapi aku gak mau putus! Aku gak mau pisah sama kamu, sayang." Mohon Iyon putus asa.


Aish menutup mata terhadap permohonan putus asa nya. Jika dia bisa mengkhianatinya hari ini, maka tidak menutup kemungkinan bila dia juga akan mengkhianatinya di masa depan.


"Aish...aku salah tapi bukankah aku adalah sahabatmu? Mengapa kamu menyebarkan masalah ini alih-alih membicarakan denganku dulu?" Gisel bertanya bingung, kepalanya sudah tidak bisa berpikir jernih karena berbagai macam kebingungan akan masa depannya yang telah hancur.

__ADS_1


Namun perilaku Gisel yang kebingungan ini tampak sangat dibuat-buat untuk para penonton yang sudah terlanjur berpikiran negatif terhadapnya. Mereka menganggap Gisel sebagai orang yang tidak masuk akal. Setelah apa yang telah dia lakukan kepada Aish, kini dia masih menanyakan hubungan mereka?


Sungguh tidak tahu malu!


"Oh ya, kamu masih ingat jika aku ini sahabatmu? Lalu dimana kamu saat berselingkuh dengan Iyon? Tidakkah kamu mengingatku sebagai sahabatmu? Hah, Gisel... Gisel. Jika kamu bisa menusukku dari belakang, maka aku juga bisa membalas kalian berdua. Dan hari ini adalah bukti pembalasan ku terhadap kalian berdua. Aku tidak perlu mengatakan kalian adalah manusia munafik dan menjijikkan, cukup lampirkan saja beberapa foto dan setiap orang cerdas pasti akan memahaminya. Dan satu lagi, ini adalah saran dariku. Jika kalian ingin bersenang-senang lagi aku sarankan kalian dengan murah hati bahwa ada baiknya melakukan itu di hotel bintang lima daripada melakukannya di motel. Sebab di sana rahasia kalian setidaknya lebih terjaga daripada di motel, penjagaannya kurang sesuai dengan harganya yang murah, sangat miskin." Aish dengan murah hati memberikan saran.


Kata-katanya ini secara langsung mempermalukan mereka berdua dan mendapatkan tepuk tangan riuh dari penonton. Penampilan Aish hari ini yang berani dan acuh tak acuh telah memuaskan kemarahan mereka semua. Mereka lega karena Aish tidak dibutakan cinta perasaan. Karena biasanya remaja zaman sekarang sangat mudah menyerah bila menyangkut soal perasaan.


Aish meliriknya tidak berminat dan tidak terkejut sama sekali. Dia sudah tahu bila gadis munafik ini akan selalu mencari wajah kemanapun dia pergi.

__ADS_1


"Oh, aku pikir muslimah bercadar kita bisa memberikan ku keadilan. Tapi nyatanya aku salah besar karena dia juga tidak ada bedanya dengan mereka yang kotor. Masalah perselingkuhan ini...aku tahu bila kamu juga mengetahuinya. Namun kamu menutup mata dan membiarkan itu terjadi. Padahal jika kamu benar-benar muslimah yang baik kamu tidak akan pernah membiarkan masalah ini terjadi dan mengingatkan mereka berdua agar jangan berzinah." Ucap Aish langsung memojokkan Aira- tidak, ini murni omong kosong Aish sendiri.


Dia tahu bila Gisel dan Aira adalah orang yang dekat jadi dia membuat kesimpulan bila Aira juga mengetahui masalah ini.


Aira tertegun. Untungnya ada cadar yang menutupi sebagian besar wajahnya jadi orang-orang tidak bisa melihat ekspresi saat ini.


"Astagfirullah, Kak. Aku gak tahu bila Gisel dan Iyon berselingkuh. Bila aku tahu dari awal maka aku mungkin akan mengingatkan mereka berdua agar tidak melakukan perbuatan terlarang ini." Aira menampiknya dengan suara yang lembut juga nada suara yang polos, orang-orang umumnya mempercayai apa yang Aira katakan karena citra Aira di sekolah ini sangat baik dan bersih.


Aish mendengus dingin. Dia juga tidak bisa membuktikan semua perkataannya karena ini hanya tembakkan gamblangnya saja. Namun suara berani Dira seakan membuat para penonton meragukan penjelasan Aira.

__ADS_1


"Oh ya, lalu bagaimana caramu menjelaskan pertemuan mu dengan mereka berdua di kafe sore itu?" Tanya Dira seraya keluar dari kerumunan.


__ADS_2