(Bukan)Pernikahan Impian

(Bukan)Pernikahan Impian
Bab 96 Season 2 Chap 29 Kelahiran Biru & Queen


__ADS_3

Tepat sembilan bulan, Ashley berhasil melahirkan bayi kembarnya yang berjenis kelamin laki laki dan perempuan.


Xabiru Nero Cullen


Xaviera Queensha Cullen


Keluarga besar Cullen tampak bahagia menyambut kehadiran si kecil Biru dan Queen yang telah lahir ke dunia.


Banyak ucapan selamat dan hadiah atas kelahiran si kembar yang Felix dan Ashley terima. Felix hanya mampu memperhatikan buah hatinya yang berada di dalam pelukan sang istri. Tangan kirinya masih dalam pemulihan yang membutuhkan waktu dua bulan lamanya.


"Terimakasih sayang, perjuangan kerasmu membuat Biru dan Queen lahir ke dunia. Keluarga kecil kita telah lengkap sekarang. " bisik Felix dengan lembut.


"Sama sama Hot Daddy. " balas Ashley dengan senyuman manisnya. Keduanya langsung berciuman mesra mengabaikan orang orang di sekitarnya. Felix segera mengakhiri ciumannya, kembali mencium kening sang istri.


Ashley menciumi putra mungil nya yang berada dalam pelukannya. Wanita itu tampak bahagia, kedua buah hatinya lahir dengan selamat dan sehat. Sementara Queen berada dalam gendongan oma dan opanya


Bunda Anna langsung menaruh Queen dalam box bayi. Dia paham sepertinya Biru telah haus sekarang. Pasangan paruh baya itu memilih ke luar sebentar dan tak lupa menutup pintu. Ashley lekas memberikan asi untuk si tampan Xabiru. Felix berdecak pelan melihat putranya yang begitu rakus dan lahap.


"Melihat Biru minum, aku jadi iri. " celetuk Felix.


Ashley menoleh, menatap tajam kearah sang suami. Felix langsung nyengir, pria itu melabuhkan kecupan di kening istrinya. Wanita itu kembali fokus pada si kecil Biru. Setelah puas, Ashley segera membenahi kancing dressnya. Dia pun mengusap lembut sambil bersenandung kecil.


Dengan perlahan Ashley turun dari ranjangnya, dia menaruh Biru ke dalam box bayinya. Setelah itu dia kembali berbaring di ranjangnya. Felix sendiri merasa kesal dengan dirinya hingga tak bisa membantu sang istri tercinta.


Ashley kembali fokus pada suaminya. Wanita itu mengerutkan kening melihat wajah sang suami di tekuk.


"Kamu kenapa sayang? " tanya Ashley dengan lembut.


"Tanganku sakit, aku tak bisa membantu kamu honey. " keluh Felix.


"Sudahlah sayang, aku tak apa kok dan kamu tak perlu menyalahkan dirimu sendiri. " sahut Ashley dengan senyuman manis nya.

__ADS_1


Tak lama Bunda Anna masuk ke dalam. Felix memilih duduk di sofa, membiarkan bundanya berbicara dengan Ashley.


Wanita paruh baya itu menanyakan keadaan menantunya. Ashley bersandar di headboard sambil mengobrol dengan mertuanya.


"Bunda dan mami akan membantu kamu merawat si kembar secara bergantian. " ucap Bunda Anna dengan tulus.


"Terimakasih ya Bunda! "


"Ini sudah tugas bunda dan mami kamu membantu kamu Ash. " sahutnya sambil tersenyum. Bunda Anna mengusap tangan menantunya dan kembali mengobrol.


Felix mendesah panjang, dia tersenyum melihat kekompakan bunda dan istrinya. Pria itu begitu bersyukur dengan kebahagiaan yang dia miliki sekarang ini. Bunda lantas menengok kedua cucunya, raut wajahnya tampak menunjukkan kebahagiaan.


Tepat pukul enam sore, Bunda Anna membantu menantunya bersih bersih dan mengganti pakaian. Ashley segera kembali ke ranjangnya, dia merasa canggung kala sang bunda menyuapi dirinya.


"Bunda aku enggak sakit, aku bisa makan sendiri. " protes Ashley pada sang mertua.


"Enggak papa, bunda ingin memanjakan kamu dan Karamel nanti. " ungkapnya seraya tersenyum lebar.


Selesai makan, Ashley mengambil ponselnya lalu berkirim kabar dengan Karamel. Setelah puas mengobrol, Ashley mengakhiri obrolannya dengan Karamel melalui telepon.


"Cucu oma yang cantik ini sepertinya haus hm. " gumam Bunda Anna.


"Iya Oma, Queen haus. " Ashley menirukan suara anak kecil. Tawa kecil tercipta di antara obrolan menantu dan mertua tersebut. Hot mommy itu tersenyum lebar, menatap sayang putri kecilnya yang ada dalam dekapan hangatnya.


Merasa kenyang Queen menjauhkan wajahnya, tersenyum menatap sang mommy. Ashley menciumi gemas putri kecilnya yang menggemaskan itu.


"Bunda mau gendong Queen? " tanya Ashley yang di angguki Bunda Anna. Dia langsung menyerahkan putrinya pada sang mertua. Bunda Anna membawanya duduk di sofa sambil mengajak cucunya berbicara.


Ashley POV


Bahagia, aku telah berhasil melahirkan anak anakku dengan selamat. Xabiru dan Queensha merupakan buah cintaku dengan Felix, suamiku. Keluarga kecil kami telah lengkap, aku sangat bahagia dengan apa yang aku miliki sekarang. Rasanya kebahagiaan ini begitu sempurna, terimakasih Tuhan atas semua yang telah engkau berikan padaku.

__ADS_1


Ashley POV end.


Tanpa dia sadari Ashley menangis bahagia, dia buru buru menghapus air matanya. Wanita cantik itu kembali berbaring di atas ranjangnya, mengistirahatkan tubuhnya yang terasa lelah. Dia menghela nafas panjang, berusaha menenangkan dirinya.


"Queen mulai ngantuk lagi kayak


nya. " gumam Bunda Anna. Wanita paruh baya itu lekas bangkit, menaruh kembali cucunya ke dalam box bayi.


Daddy dan Felix kembali, keduanya masuk ke dalam ruangan. Kedua pria beda usia itu langsung duduk di sofa, mereka memperhatikan istri masing masing.


"Bunda enggak pulang aja dulu sama daddy? " tanya Ashley memastikan.


"Enggak sayang, kamu akan menemani kalian di sini. " jawab bunda dengan lembut.


Ashley mengangguk, dia tersenyum tipis pada mertuanya itu. Felix datang mendekati sang istri membuat bunda Anna memilih duduk di sofa. Pria tampan itu menggenggam tangan wanitanya, menciumnya berulang kali.


Hot mommy itu tersenyum lebar, mendapati perlakuan manis dari suami tercintanya. Bunda dan Daddy begitu bahagia melihat rumah tangga anak dan menantunya begitu harmonis dan romantis.


"Hubby, terimakasih telah memberiku kebahagiaan ini. Aku sangat bahagia karena bisa mengenal kalian semua hingga kita memiliki Biru dan Queen. " ungkapnya dengan suka cita.


"Yeah, aku juga berterimakasih pada kamu sayang. Kita sama sama beruntung bisa saling melengkapi satu sama lain! "


Ashley mengangguk, dia membalas menggenggam tangan suaminya. Keduanya saling melempar senyuman satu sama lain. Hal yang sama di lakukan bunda dan daddy saat ini. Ashley dan Felix menatap kearah orang tua mereka itu dengan senyuman terpatri di bibir.


"Aku harap rumah tangga kita akan selalu awet sampai kita tua nanti hubby seperti Bunda dan daddy. " ungkap Ashley.


"Aku setuju dengan pendapat kamu sayang. " balas Felix dengan senyuman tipisnya. Ashley mencari posisi nyaman dalam bersandar, merasa pegal dia memilih kembali berbaring di atas ranjang pasien.


Tepat pukul tujuh malam, mereka makan malam bersama di dalam ruangan rawat Ashley. Wanita itu meminta untuk segera pulang, dia bosan di rumah sakit meski baru satu hari. Felix dan Daddy Sergio tentu saja mengabulkan keinginan Ashley. Rencananya besok, mereka akan pulang setelah di periksa dokter.


"Bunda, apa tidak sebaiknya kita cari babysitter untuk membantu Ashley? " tanya Felix memastikan.

__ADS_1


"Ide kamu bagus juga nak, bagaimana menurut kamu Ashley sayang? " tanya Bunda.


"Iya bunda, aku setuju. " jawab Ashley sambil tersenyum.


__ADS_2