ADIKKU SELALU MEREBUT APA YANG AKU PUNYA

ADIKKU SELALU MEREBUT APA YANG AKU PUNYA
Ep. 22


__ADS_3

Waktu Fitri dan teman-temannya bertarung mengerjakan soal-soal ujian pun telah selesai. Setelah selesai ujian penentuan kelulusan di sekolahan tempat Fitri bersekolah. Fitri dan teman-temannya pun tinggal menunggu hari kelulusan nya saja.


Dan beberapa dari mereka sudah ada yang pergi ke kota untuk berkunjung kerumah sanak saudara, sekaligus mengisi waktu libur mereka. Dan ada juga yang mengunjungi beberapa kampus yang berada di kota mau pun di kampung mereka untuk mencari referensi kampus yang bagus untuk tempat mereka melanjutkan pendidikan selanjutnya.


Ada juga yang mencari informasi-informasi tentang pekerjaan, dan mungkin ada beberapa dari mereka yang tidak kuliah dan akan memilih bekerja karena mungkin ada kendala misalnya biaya atau lainnya.


Beberapa dari teman Fitri ada juga yang mengikuti bimbingan belajar (bimbel), agar mempermudah mereka masuk kampus yang mereka inginkan.


Dan ada juga dari mereka yang terus mengasah hobi mereka, yaitu salah satunya adalah Fitri. Fitri terus mengasah hobinya yaitu menggambar, dan sekarang dia juga mulai belajar menggambar mendesign baju sedikit demi sedikit, dan dia hanya belajar berbekalan dari YouTube dan media sosial.


Fitri mulai menekuni menggambar design baju ini semenjak dia lulus SMP karena dia bercita-cita ingin menjadi seorang desainer terkenal nantinya, dan juga terinspirasi dari salah seorang desainer terkenal dunia.


*


"Ada apa ngga, kamu ngajak ketemuan di sini?", 'Tanya Jeni saat baru sampai di cafe tempat biasanya mereka nongkrong'.


"Jadi gini Jen, besok kan ulang tahunnya Fitri nih. Gimana kalau kamu ngajak dia ke air terjun yang di kampung kita ini, nanti aku nunggu di sana. Aku ada surprise deh buat dia ntarnya", 'Jawab Angga'.


"Astaghfirullah ngga, hampir aja aku lupa kalau besok ulang tahunnya Fitri. Untung aku ngak jadi ikut ke rumah kak Jena, kalau iya bisa di amuk sama Fitri ntar ini, hehehe", 'Ucap Fitri nepok jidatnya sambil ketawa'.


"Tante, Tante ikut kan ke rumah tristan?", 'Tanya Keponakan Jeni yang berlumuran 4tahunan'.


"Gimana ya?", 'Ucap Jeni sambil berpikir'.


"Ayo lah Jen, ikut aja. Kan kamu juga libur ini, Tristan berharap Lo kamu temani dia bermain di rumah", 'Ucap Jena sang kakak'.


"Tapi kak.......", 'Ucap Jeni mengantung pembicaraan'.


"Tapi apanya, emangnya kamu mau ngedate dulu sama pacar kamu. Jadi kamu ngak mau ikut kita", 'Ucap Jena lagi'.

__ADS_1


"Ngedate apanya, orang jomblo begini", 'Ucap Jeni'.


"Terus kenapa dong kamu ngak mau ikut kita", 'Ucap Jena'.


"Ayo lah Tante, main ke rumah tristan ya", 'Ucap Tristan memohon kepada Jeni'.


"Tristan pulang dulu ya sama mama, besok Tante susul menyusul ke rumah tristan. Soalnya Tante udah ada janji duluan sama teman Tante", 'Ucap Jeni yang tidak enak hati menolak permintaan keponakan nya itu'.


"Tante janji ya sama Tristan?, Kalau setelah urusan Tante sama teman Tante itu selesai Tante harus nginap di rumah tristan", 'Ucap Sang keponakan mengangkat jari kelingking nya menandakan bahwa kita sudah berjanji'.


"Iya Tante janji", 'Ucap Jeni dan menyambut hari kelingking keponakan nya itu'.


"Yasudah kalau begitu, Tristan pulang dulu ya. Tante jangan lupa sama janji Tante, kalau Tante lupa Tristan akan marah sama Tante", 'ucap Tristan yang berpamitan kepada Jeni, nenek dan kakeknya'.


"Iya Tante ngak akan lupa kok", 'Ucap Jeni yang mencubit keponakannya itu karena gemes'.


"Tuh Jen, ingat tuh janji kamu. Ntar kalau ngak di tepati dia beneran marah loh", 'Ucap Jena memperingati Jeni'.


"Kamu pikir nambah anak itu gampang", 'Ucap Jeni menjitak kepala sang adik'.


Jeni tidak ikut kerumah sang kakak, karena dia merasa ada sesuatu yang lupa gitu. Jeni merasa dia kelupaan hari yang spesial bagi dirinya, tapi dia tidak ingat sama sekali. Oleh karena itu dia tidak ikut terlebih dahulu kerumah sang kakak, takutnya nanti dia ingat dan harus balik lagi rumahnya dan itu tambah membuat Tristan marah sama dia.


Dan ternyata Jeni hampir lupa hari spesial bagi sahabat nya dari kecil yaitu Fitri.


"Gimana Jen, kamu setuju ngak sama rencana ku?", 'Tanya Angga lagi'.


"Ya aku setuju ngga, besok kita kontakan aja. Berarti besok kita cuman bertiga aja gitu?", 'Tanya Jeni lagi'.


"Ntar aku ajak Rara juga deh, sekalian ngejelasin semuanya sama Fitri. Biar tambah rame juga, soalnya kan teman-teman kita yang lain udah pada pergi liburan dan sudah ada rencana masing-masing Jen", 'Ucap Angga'.

__ADS_1


"Iya tuh, biasanya kita ngerayain ulang tahun itu rame-rame ya dan seru gitu. Tapi besok kita rayain ulang tahun Fitrinya ngak serame biasanya", 'Ucap Jeni'.


"Yah mau gimana lagi Jen, ngak bisa di paksain juga", 'Ucap Angga'.


Setelah diskusi, Angga dan Jeni pun berpisah di cafe tersebut dan mulai melancarkan rencana mereka di esok hari. Angga menuju toko kue, beli kado, dan juga beli bunga untuk Rayain ulang tahun Fitri besok. Sedangkan Jeni yang katanya juga ingin mencari kado juga untuk Fitri.


*


"Ooooo..... Jadi besok mereka ingin ngerayain ulang tahun kakak Fitri di air terjun", 'Ucap Bela yang sedari tadi mendengar semua rencana mereka itu'.


Dan ternyata Bela mendengar semua rencana mereka itu, karena kebetulan dia juga sedang menunggu temannya di cafe tersebut dan juga duduk bersebelahan dengan Mereka, tetapi Angga dan Jeni tidak menyadari bahwa ada Bela di sana yang sedari tadi menguping pembicaraan mereka.


"Hai bel....... Sorry ya telat", 'Ucap putra'.


"Iya put, santai aja. Yang lain juga belum pada datang kok", 'Ucap Bela'.


"Kirain aku udah pada di sini semua, soalnya di grup katanya udah pada OTW (on the way) dari tadi", 'Ucap putra karena dia sudah terburu-buru dari tadi'.


"Ya bilangnya mah pada udah di jalan put, tapi kita kan ngak tahu di jalan mana", 'Ucap Bela'.


"Iya juga sih bel, apa kata kamu", 'Ucap putra'.


Bela janjian sama teman-teman nya disini untuk mengerjakan tuga kelompok sekolah mereka, karena bosan mereka ngerjain tugas di rumah terus. Jadi mereka mutusin untuk ngerjain tugas di sini, dan di sini juga gratis WiFi jadi lebih irit data mencari bahan untuk tugas kelompok mereka. Dan lagian makanan di sini itu murah-murah jadi banyak pelajar-pelajar yang jadiin cafe ini sebagai tempat untuk mereka mengerjakan tugas sekolah. Dan cafe ini juga terletak tidak terlalu jauh dari sekolahan mereka, jadi kadang pulang sekolah mereka langsung melipir ke sini untuk mengerjakan tugas maupun kadang untuk mencari wifi gratis, hehehe.


Sembari menunggu temannya yang lain, Bela pun masih kepikiran sama percakapan antara Angga dan Jeni tadi.


"Tadi katanya Kakak Angga akan memberikan kejutan untuk kak Fitri. Tapi kejutan apa ya?", 'Bela bertanya-tanya dalam hatinya'.


"Apakah kak Angga akan menembak kak Fitri?", 'tanya Bela lagi'.

__ADS_1


Tunggu saja ya kakak ku tersayang, apakah besok akan menjadi hari yang paling bahagia bagi kamu?, atau hari yang paling menyakitkan bagi kamu kakakku tersayang?", 'Ucap Bela lagi dalam hati sambil tersenyum'.


__ADS_2