ADIKKU SELALU MEREBUT APA YANG AKU PUNYA

ADIKKU SELALU MEREBUT APA YANG AKU PUNYA
Ep. 43


__ADS_3

"Pa, mama senang bangat deh Fitri tinggal sama kita jadi mama udah ngak ngerasa kesepian lagi", 'Ucap Eli kepada sang suami saat mereka mau tidur'.


"Papa juga senang ma, apalagi melihat mama yang tersenyum dan semangat melakukan aktivitas dari pagi. Apalagi saat mama mau keluar dengan Fitri, atau sekedar hanya untuk mengantar Fitri ikut bimbel. Ngak seperti biasanya, apalagi kalau udah dengar papa Dinaa keluar kota Pasti mama udah manyun dan bad mood", 'Jawab Bram'.


"Iya pa, terimakasih ya pas udah memberi izin mama untuk ajak Fitri tinggal di sini", 'Ucap Eli lagi'.


"Iya ma sama-sama, apapun akan papa lakukan demi kebahagiaan mama. Kalau ada Fitri di sini papa juga tenang kalau papa harus ninggalin mama keluar kota karena mama ada teman", 'Ucap Bram Lagi'.


"Iya pa", 'Jawab Eli'.


"Mama sih dari dulu papa suruh cari pembantu untuk bantu mama ngerjain kerjaan rumah dan sekaligus nemanin mama kalau papa lagi keluar kota, mama nya aja yang ngak mau", 'Ucap Bram'.


Bram memang sudah berkali-kali menyuruh istrinya untuk mencari pembantu, agar dia lebih ada waktu istirahat lebih, dan juga ada yang menemani nya saat dia lagi sibuk. Tapi Eli selalu menolaknya dengan alasan dia bisa melakukan pekerjaan rumah dengan sendirinya, dan dia juga ngak suka kalau ada pembantu takut dengan mitos-mitos yang beredar di kalangan teman-teman arisannya. Suaminya selingkuh dengan pembantu nya lah atau apalah. Jadi Eli lebih baik memilih untuk tidak menggunakan jasa ART, Demi kenyamanan nya.


"Iya pa, kalau kita pakai ART nanti Mama ngerjain apalagi, dan lagi pula sekarang Sudah ada Fitri yang nemani mama", 'Ucap Eli'.


"Iya deh ma", 'Ucap Bram'.


Bram sangat sayang kepada istrinya, oleh karena itu dia akan melakukan apapun demi kesenangan dan kebahagiaan sang istri. Dan juga Bram masih setia dengan Eli sampai sekarang meskipun sudah hampir 15 tahun menikah dan mereka belum di karunia anak. Maksudnya bukan belum juga sih, dulu anak pertamanya meninggal saat umur 8 tahun karena sakit demam tinggi dan kejang-kejang. Dan beberapa bulan yang lalu Eli juga sempat hamil lagi, tapi mengalami keguguran karena jatuh di kamar mandi. Dan itu semua tidak menjadi masalah yang berarti bagi Bram, mungkin ada beberapa 'laki-laki' di luar sana akan mencari wanita lain juga. Secara Bram itu Masih gagah dan tidak terlihat tua juga dan juga dia bergelimang harta yang mungkin tidak akan habis sampai tujuh keturunan turunan temurun. Dan juga Perusahaan Bram ada di mana-mana.


Karena menurut Bram, Eli lah yang sudah menemaninya dari Nol, dari belum ada apa-apa sampai dia punya segalanya sekarang ini. Eli juga lah yang menemaninya dari kontrak sana sini sampai dia punya rumah gede bangat saat ini.


Jadi menurut Bram dia belum mempunyai keturunan sampai sekarang bukan lah perkara yang menjadi masalah. Karena menurut Bram Mempunyai keturunan itu adalah salah satu anugerah dari Allah SWT, dan itu semua juga adalah titipan. Mungkin ini adalah salah satu ujian juga dalam Rumah tangga mereka. "


Allah SWT tidak akan memberikan hambanya sebuah cobaan atau ujian melampaui batas kemampuan dan keteguhan umat-Nya", (kandungan QS. Al-Baqarah ayat 286).


*


Fitri pun melakukan aktivitas nya seperti biasa setiap hari, ikut bimbingan belajar masuk PTN (perguruan tinggi negeri), kadang temani tantenya pergi arisan, jalan-jalan, atau sekedar pergi keluar untuk makan dengan om dan tantenya.

__ADS_1


"Om, Tante Fitri pamit dulu ya mau ke tempat bimbel", 'Ucap Fitri yang melihat Eli dan Bram sedang berada di ruangan kekuarga'.


"Tumben Kamu berangkatnya cepat fit, biasanya jam 10 atau ngak 11, ini baru jam 9 loh", 'Ucap Eli'.


"Iya Tan, soalnya aku mulainya juga cepat", 'Jawab Fitri'.


"Yasudah kalau gitu om sama Tante anterin kamu ya?", 'Ucap Bram'.


"Ngak perlu om, aku bisa sendiri kok", 'Jawab Fitri'.


"Udah ngak apa-apa, om sama Tante anterin aja, Ayuk ma", 'Ucap Bram yang berdiri dari duduknya'.


"Tapi om....", 'Ucap Fitri yang merasa tidak enak dengan om dan tantenya itu'.


"Ngak ada tapi-tapian Fitri, Ayuk kita berangkat. Tapi Tante ambil tas dulu ya bentar", 'Jawab Eli dan berlarian ke kamarnya mengambil tas'.


"Fit.... nanti kamu pulang jam berapa?", 'Tanya Bram lagi'.


"mungkin sekitaran jam satuan om", 'Jawab Fitri'.


"Nanti om sama Tante jemput lagi ya, abis itu kamu temani Tante belanja bulanan ya sekalian kita makan siang di luar", 'Ucap Eli'.


"Hhmm iya Tan", 'Jawab Fitri'.


Mobil yang kendarai oleh Bram pun berhenti di salah satu tempat bimbel yang cukup terkenal di kota ini, dan Fitri pun berpamitan dengan Om dan tantenya itu dan segera masuk ke dalam.


"Senang ya pa, akhirnya kita ngerasain ngantar anak ke tempat bimbel seperti ini. Seperti yang di cerita-cerita in teman mama di tempat arisan", 'Ucap Eli'.


"Iya ma, mama yang sabar ya. Pasti suatu saat kita juga akan di karunia keturunan juga sama Allah SWT, mungkin sekarang belum waktunya ma. kita hanya bisa berdoa dan berikhtiar", 'Ucap Bram'.

__ADS_1


"Iya pa, dengan adanya Fitri sekarang ini rasa kangen mama terhadap Ariel terobati juga pa", 'Ucap Eli lagi yang tidak terasa air matanya pun jatuh di pipinya'.


Ariel adalah anak pertama Bram dan Eli yang meninggal dunia saat menduduki kelas 2 SD.


"Udah ma, mama ngak boleh seperti itu lagi. Pasti Ariel juga bahagia di surganya Allah, melihat mamanya tersenyum. Dan Ariel juga akan sedih jika mama sedih juga", 'Ucap Bram Lagi'.


"Maaf ya pa, mama belum bisa kasih papa keturunan lagi", 'Ucap Eli lagi'.


"Stttt... Mama ngak boleh bicara seperti itu, itu semua adalah karunia Allah ma. Kita hanya menerima apa yang telah Allah karuniakan kepada kita", 'Ucap Bram lagi dan meletakkan jari telunjuk nya di bibir Eli'.


Bram pun menenangkan Eli terlebih dahulu, setelah itu Bram pun kembali melajukan mobilnya untuk pulang kerumahnya.


*


"Cewek itu siapa ya?, kok dari awal gua ketemu dia gua jadi kepikiran terus", 'Gumam Sosok laki-laki yang waktu itu menabrak Fitri saat hari pertama mengikuti bimbel ini, sebut saja namanya Andra yang memandangi kedatangan fitri'.


"Woi.... ndra lu liatin apaan sih", 'Ucap Teman Andra yang bernama keni'.


"Ngak kok Ken, gua ngak liatin apa-apa", 'Jawab Andra yang mengalihkan pandangannya'.


"Yasudah yuk pergi yuk", 'Ucap Keni'.


"Iya-iya", 'Ucap Andra'.


Keni dan Andra pun pergi dari tempat bimbel tersebut.


Andra masih penasaran dengan sosok wanita yang dia tabrak waktu itu, adalah Fitri.


"Itu cewek kenapa bisa buat gua masih kepikiran ya Sampai sekarang?, Kenapa juga ya gua masih penasaran dengan itu cewek?, "Gumam Andra dalam hatinya'.

__ADS_1


__ADS_2