ADIKKU SELALU MEREBUT APA YANG AKU PUNYA

ADIKKU SELALU MEREBUT APA YANG AKU PUNYA
Ep. 48


__ADS_3

Malam harinya Fitri tidak ikut merayakan hari kelulusan dengan teman-teman nya. Acara malam ini tuh bukan acara dari angkatan mereka, tapi melainkan hanya acara mereka-mereka saja, seperti Fitri, Jeni, Angga, Nani, dan beberapa orang lainnya. Fitri mengurungkan dirinya untuk tidak ikut acara itu, karena dia ingin menghabiskan waktu bersama keluarga nya di kampung, karena besok lusa dia akan kembali lagi ke kota dan jauh lagi dari keluarganya. Lagian tadi juga Fitri sudah seru-seruan dengan sahabat-sahabat nya itu. Jadi Fitri ingin malam ini hanya di rumah dan menikmati malam dengan keluarganya. Dan ngak enak juga dengan Tante Eli, kalau Fitri keluar rumah dengan terus menerus.


"Woi ngga, lu kok benggong aja dari tadi, ngak kayak tadi sekolah ya", 'Ucap Bobi'.


"Hhmm ngak apa-apa kok Bob", 'Elak Angga'.


"Mikiran apa sih lu ngga?", 'Tanya Bobi lagi'.


"Ngak ada Bob, ngak mikirin apa-apa kok", 'Jawab Angga'.


"Hhmmm Ngga, Fitri ngak jadi ikut ke sini?", 'Tanya Nani'.


"Ngak Nan, katanya dia mau ngabisin waktu sama keluarganya. Di grup kan dia juga bilang", 'Jawab Angga'.


"OOO gitu, emangnya dia balik ke kota lagi kapan?", 'Tanya Nani'.


"Ngak tahu juga nan, soalnya dia ngak bilang", 'Jawab Angga'.


Angga pun terus menerus kepikiran Fitri, yang entah kenapa dia dia susah gitu buat lupa dan move on dengan yang namanya Fitri.


Angga pun sudah mencoba berkali-kali untuk bisa ngelupain dia, tapi susah.


Akhirnya Acara kelulusan malam ini pun tidak berlangsung sesuai dengan ekspektasi mereka, dan Angga pun pamit pulang lebih awal.


"Guys, aku pamit pulang duluan ya", 'Ucap Angga'.


"Baru jam berapa ngga, udah pulang aja lu itu", 'Jawab Bobi'.


"Iya Bob, bokap sama nyokap gua balik dari kota. Masak guanya ngak ada di rumah", 'jawab Angga asal'.


"Jangan bilang lu itu pulang juga, karena Fitri ngak ada di sini", 'Ucap Nani'.


"Ngak gitu juga nan, beneran orang tua gua mau balik dari kota", 'Jawab angga'


"Yasudah deh kalau gitu", 'Ucap Nani'.


"Kalau Angga balik gua juga balik deh, soalnya tadi kan gua jadinya nebeng Angga. Ntar gua balik sama siapa kalau Angga balik duluan, mana ngak ada yang searah lagi sama yang lain", 'Ucap Jeni'.


"Kok pada balik sih, kalau gitu gua juga balik lah. Ngak ada temannya dong gua disini kalau Jeni balik juga", 'Ucap Nani'.


"Lah kita ini apaan Nan, patung", 'Jawab Bobi'.

__ADS_1


"Maksud gua yang cewek Bobi, emangnya lu cewek. Kalau ngak lu berubah dulu gih jadi cewek, ntar gua tetap di sini deh", 'Ucap Nani di sambut tawa yang lain'.


"Dih ogah", 'Jawab Bobi'.


Akhirnya mereka semua pun memutuskan untuk bubar, dan pulang saja kerumahnya masing-masing.


"Ngga kok gua liat, ada yang beda gitu ya sama si Fitri", 'Ucap Jeni dalam perjalanan pulang'.


"Beda apanya Jen?", 'Tanya Angga'.


"Ya Beda aja ngga, ngak tahu kenapa dia kayak menghindari kita gitu", 'Jawab Jeni'.


"Itu mah perasaan kamu aja kali Jen, ngak boleh berpikiran seperti itu loh", 'Ucap Angga'.


"Apa iya tah ngga, tuh buktinya dia ngak ikut acara kita malam ini", 'Ucap Jeni lagi'.


"Ya kan dia udah bilang alasannya Jen, kalau dia ingin menghabiskan waktu bersama dengan keluarganya. Jadi menurut aku sih itu wajar ya, secara Fitri udah hampir sebulan tidak bertemu dengan keluarganya, dan nanti juga akan pergi lagi. Dan kamu pasti nanti juga akan merasakan hal yang seperti itu Jen", 'Jawab Angga'.


"Iya juga kali ya ngga, apa karena gua belum pernah ngerasain begituan kali ya. Tapi kalau orang tua gua sering keluar kota, gua nya biasa-biasa aja tuh", 'Ucap Jeni lagi'.


"Itu beda jadinya ceritanya Jen, kan kita udah jarang nih sama orang tua kita dari kecil. Jadi bisa di bilang ngak terlalu dekat lah sama orang tua, karena kesibukan mereka. Kan beda ceritanya dengan Fitri Jen, dia sama-sama dengan orang tuanya dari kecil, kemana orang tuanya pergi dia selalu ikut. Jadi beda gitu rasanya pisah sama orang tua", 'Jawab Angga lagi'.


"Iya juga kali ya Ngga, tapi Fitri ngak bilang sama kamu ngga kapan dia balik ke kota lagi", 'Tanya Jeni'.


Setelah mengantar Jeni, Angga pun langsung pulang kerumahnya.


*


"Mobil siapa nih", 'Gumam Angga yang melihat ada mobil lain yang terparkir didepan rumah nya'.


"Apa mama sama papa udah balik ya?", 'Tanya Angga lagi dengan sendirinya dan buru-buru masuk rumah'.


"Mama.... papa.....", 'Sapa Angga yang melihat kedua orang tuanya dan juga Rara duduk di ruangan keluarga'.


"Hallo sayang, kamu baik?", 'Tanya Hesti mamanya Angga'.


"Angga baik ma, mama sendiri gimana?", 'Tanya Angga balik dan menyalami sang ibunda'.


"Alhamdulillah nak, mamanya juga baik", 'Jawab Hesti'.


"Papa....", 'Ucap Angga dan juga menyalami sang ayah'.

__ADS_1


"Hello boy, gimana hasil kelulusan kamu?", 'Tanya Ferdi ayahnya Angga'.


"Alhamdulillah Angga lulus pa", 'Jawab Angga'.


"Syukur Alhamdulillah", 'Jawab Ferdi'.


"Gimana kalian di rumah, akur-akur kan?", 'Tanya Ferdi lagi'.


"Alhamdulillah baik kok pa, iya ngak Ra", 'Jawab Angga melirik Rara'.


"Iya pa, kita aman-aman saja kok", 'Jawab Rara'.


Rara juga memanggil orangtua angga dengan sebutan papa dan mama, karena itu adalah yang diajarkan oleh Hesti sedari Rara kecil.


"Syukurlah kalau kalian berdua akur-akur terus, jadi mama sama papa juga senang ngeliat nya", 'Jawab Hesti'.


"Papa sama Mama pulang kok ngabarin kita dulu?", 'Tanya Angga'.


"Ya namanya juga surprise sayang, kalau mama sama papa kasih tahu kalian berdua kalau kami akan pulang berarti ngak jadi dong surprise nya", 'Jawab Hesti'.


"Iya tuh, betul apa yang di ucapkan oleh mama kamu ngga", 'Ucap Ferdi'.


"Kamu dari mana ngga?", 'Tanya Hesti lagi'.


"Dari tempat teman ma, rencananya mau ngerayain hari kelulusan tapi ngak jadi", 'Jawab Angga'.


"Kenapa ngak jadi?", 'Tanya Hesti lagi'.


"Ya ngak tahu kenapa ma, perasaan Angga pengen pulang aja gitu. Mungkin ada firasat kalau mama sama papa bakalan pulang kali", 'Jawab Angga'.


"Firasat mama sama papa mau pulang, atau Kepikiran kak Fitri yang ngak ikut", 'Celetuk Rara'.


"Rara.....", 'Ucap Angga mempelototkan matanya'.


"UPS... keceplosan..", 'Ucap Rara dan berlari kedekat Hesti'.


"Udah gede ya anak mama sekarang, udah kepikiran cewek segala", 'Ucap Hesti yang tidak menyangka bahwa anaknya sudah tambah dewasa'.


"Ngak kok ma, Rara itu yang bicaranya ngasal", 'Jawab Angga'.


"Loh apa salahnya, ngak ada yang salah juga kan kalau yang di bilang Rara itu betul juga mah ngak apa-apa dong. Malahan mama suka kalau beneran kamu sama Fitri", 'Ucap Hesti lagi'.

__ADS_1


Terimakasih Ya Allah, hari ini hidup hamba mu ini penuh dengan kejutan. Yang pertama Fitri pulang di hari kelulusan hari ini, dan yang kedua orangtua hamba juga pulang dari kota, dan yang ketiga mama dan papa juga memberi lampu hijau untuk hamba dan Fitri, 'Gumam Angga dalam hati'.


Hari yang penuh kejutan bagi hidup Angga di hari ini.


__ADS_2