ADIKKU SELALU MEREBUT APA YANG AKU PUNYA

ADIKKU SELALU MEREBUT APA YANG AKU PUNYA
Ep. 57


__ADS_3

Semakin hari kondisi Fitri semakin membaik, dan juga dia sudah di perbolehkan pulang ke rumah.


"Lu mau kemana Ndra, kok buru-buru amat?", 'Tanya Sinta'


"Gua ada urusan", 'Jawab Andra'.


"Jangan bilang itu mau jengguk cewek itu ndra?", 'Tanya Beni lagi'.


"hmmm", 'Jawab Andra mengangkat bahu nya dan berlalu pergi dari hadapan teman-temannya itu'.


"Andra.... ndra... tunggu ndra gua ikut", 'Ucap Sinta memanggil Andra'.


Tetapi Andra tidak menghiraukan panggilan dari Sinta itu, dan juga dia tetap berjalan menjauh dari Sinta dan Beni'.


"Udah sin, lu pulang sama gua aja", 'Ucap Beni'.


"Ntar... ntar Ben, tadi lu bilang Angga jengguk cewek, cewek siapa sih?", 'Tanya Sinta'.


"Itu sin, cewek yang waktu ospek pingsan loh", 'Jawab Beni'.


"Kurang ajar tuh cewek, bisa-bisa nya dia menarik perhatian Andra. Liat aja ntar lu ya anak baru", 'Ucap Sinta kesal dalam hati sambil mengepal tangannya'.


Sinta memang ada perasaan terhadap Andra, dari awal mereka kecil. Andra, Sinta, dan Beni' sudah berteman dari mereka kecil mungkin dari SD kali ya karena tempat tinggal mereka dulu dekatan dan juga orang tua mereka juga berteman dan juga sesama kolega bisnis. Dari kecil Sinta sudah menyimpan perasaan terhadap Angga, tetapi Angga tidak pernah menanggapinya. Dan juga Sinta juga sudah pernah mengutarakan perasaannya tersebut terhadap Andra, tetapi Andra tetap tidak menanggapi nya. Andra juga sudah bilang sam Sinta kalau dia sudah menganggap Sinta itu seperti adiknya sendiri, tetapi Sinta tetap tidak terima. Sinta akan tetap akan berjuang dapatin Andra dan akan melakukan apapun itu.


"Sin..... Sinta.... kamu kenapa sih?", 'Tanya Beni yang melihat Sinta terdiam'


"Eh ngak apa-apa kok Ben, gua duluan ya", 'Jawab Sinta dan pergi dari hadapan Beni'.


"Sin..... sin.... tunggu dulu", 'Teriak Beni'.


Sinta pun tidak mengindahkan juga teriakan beni, dia tetap pergi meninggalkan Ben.


"Duh semuanya pakai ninggalin gua lagi, dan ini lagi si Sinta main tinggal-tinggalin aja. Udah lah gua balik juga", Ucap Beni yang juga pergi dari kelasnya dan pulang'.


*


"eh.... kok gua jengguk orang sakit ngak bawa apa-apa ya, masak gua tangan kosong aja kesana?", 'Ucap Andra menghentikan motornya sebelum masuk kompleks tempat tinggal Fitri'.


"Gua nyari tukang buah yang dekat-dekat sini aja deh, dari pada tangan kosong gua kesana", 'Ucap andra lagi'


Andra pun memutar balikkan kembali motornya dan mencari orang yang jualan buah dekat-dekat tempat tinggal Fitri.


"Pak saya beli buah apelnya sekilo sama jeruknya sekilo ya pak", 'Ucap Andra kepada tukang buah gerobakan yang jualan di pinggir jalan'.


"Alhamdulillah akhirnya ada juga yang beli jualan saya", 'Ucap syukur Bapak-bapak yang jualan buah sambil mengambilkan pesanan andra'.


"Ini ya nak, apelnya sekilo sama jeruknya sekilo", 'Ucap Bapak tersebut sembari memberikan pesanan Andra'.

__ADS_1


"Berapa pak semuanya?", 'Tanya Andra dan mengambil kantong plastik yang berisi pesanannya'.


"Semuanya 80 RB nak", 'Jawab Bapak yang jualan buah'.


Andra pun mengambil beberapa lembar uang berwarna merah dari dompetnya.


"Ini pak uangnya", 'Ucap Andra sambil memberikan uang yang tadi di ambilnya dari dompetnya'.


"Nak.... ini uangnya kebanyakan", 'Ucap Bapak yang jual buah'.


"Ngak apa-apa pak, itu rezeki bapak. Saya duluan ya pak", 'Jawab Andra dan kembali menaiki motornya'.


"Alhamdulillah, terimakasih ya nak", 'Ucap Bapak itu lagi'.


"Iya pak, sama-sama", 'Jawab Andra dan kembali melajukan motornya ke rumah Fitri.


_


"Tok....tok... Assalamualaikum", 'Ucap Andra mengetuk pintu rumah Fitri'.


"Waalaikumusalam", 'Jawab Eli dari dalam rumah dan bergegas membukakan pintu'.


"Eh nak Andra, ada apa nih datang ke sini?", 'Tanya Eli yang binggung dengan kedatangan Andra ke rumahnya'.


"Iya Tante, saya mau jengguk Fitri", 'Jawab Andra'.


Eli pun mempersilahkan Andra duduk di ruang tamunya terlebih dahulu, sementara itu dia menuju kamar Fitri.


"Fitri....fit.... Fitri sayang", 'Ucap Eli yang mengetuk pintu kamar Fitri'.


"Iya Tan", 'Jawab Fitri dan membukakan pintu kamarnya'.


"Itu ada Andra di bawa, Kamu temui dulu gih", 'Ucap Eli'.


"Kak Andra?", 'Tanya Fitri mengernyitkan dahinya'.


"Iya Andra..... Tante bikinin minum dulu ya. Kamu temui dia ya", 'Jawab Eli'.


"Iya Tan, Fitri ambil kerudung dulu", 'Ucap Fitri.


Eli pun kembali turun ke bawah dan masuk dapur untuk membuatkan minum buat tamunya, sementara itu Fitri menyambar kerudungnya yang berada di atas meja rias dan menemui Andra di ruangan tamu.


"Hai Fitri.....", 'Sapa Andra yang melihat Fitri sedang menuruni anak tangga terakhir'.


"Hai juga kak", 'Jawab Fitri'.


"Ini tadi aku beliin buah buat kamu, semoga cepat sembuh ya", 'Ucap Andra dan menggeser kantong plastik yang berisi buah ke dekat Fitri'.

__ADS_1


"Terimakasih banyak ya kak, maaf merepotkan", 'Jawab Fitri yang merasa tidak enak'.


"Iya sama-sama", 'Jawab Andra juga'.


"Gimana kondisi kamu fit?", 'Tanya Andra yang berusaha mencairkan suasana yang berasa tegang, kaku, dan juga canggung'.


"Alhamdulillah sudah jauh lebih membaik kak", 'Jawab Fitri'.


"Syukur Alhamdulillah kalau begitu", 'Ucap Andra'.


"Nak Andra di minum minumannya", 'Ucap Eli yang memotong pembicaraan antara Andra dan Fitri'.


"Iya Tante terimakasih, maaf ya tan bikin Tante repot bikin minum segala", 'Jawab Andra'


"Iya sama-sama Andra, Tante juga ngak merasa di repotkan kok", 'Ucap Eli'.


Eli pun kembali ke dapur, karena dia tidak mau menganggu pembicaraan antara Fitri dan Andra. Dan juga merasa tidak enak kalau berada di sana.


"Tante mau kemana?", 'Tanya Fitri'.


"Tante mau kebelakang sayang, ada apa?", 'Tanya Eli balik'.


"Ngak ada...", 'Jawab Fitri mengelengkan kepalanya'.


"Udah ngak apa-apa, kamu disini aja ya", 'Bisik Eli'.


Fitri pun hanya duduk berdiam diri, karena dia merasa canggung dengan Andra.


Setelah cukup lama Andra bertamu di rumah Fitri, Andra pun pamit pulang karena dia merasa tidak enak bertamu kerumah orang lama-lama.


"Cie... yang di apelin", 'Ucap Eli yang datang tiba-tiba menggoda dan menyenggol lengan Fitri yang berada di ambang pintu rumahnya'.


"Apaan sih Tante ini", 'Jawab Fitri menutup mukanya dengan telapak tangannya dan dia jugamerasa malu di goda oleh adik dari ayahnya itu'.


"Dih malu... ngak kerasa ya keponakan Tante yang satu ini itu udah gede, dan udah di apelin cowok segala lagi", 'Ucap Eli'.


"Apaan sih Tan, kak Andra itu ke sini hanya jengguk aku Tan. Ngak ada maksud lain kok", 'Jawab Fitri'.


"Itu mah omongannya doang, padahal mah tujuan sebenarnya bukan itu", 'Ucap Eli lagi'.


"Tante tahu dari mana?", 'Tanya Fitri yang bingung dengan ucapan tantenya itu'.


"Ini keponakan aku pura-pura polos atau emang polos bangat sih. Keliatan kali sayang dari gaya dan juga matanya", 'Jawab Eli'.


Fitri pun terdiam dan mencerna baik-baik apa yang di ucapkan oleh Adik dari ayahnya barusan.


"Apa iya kak Angga ada maksud lain ke sini?", 'Gumam Fitri'.

__ADS_1


__ADS_2