ADIKKU SELALU MEREBUT APA YANG AKU PUNYA

ADIKKU SELALU MEREBUT APA YANG AKU PUNYA
Ep. 55


__ADS_3

Besok adalah hari di mana pertama Fitri masuk kuliah untuk menjalankan ospek.


Ospek yaitu orientasi studi dan pengenalan kampus atau kegiatan awal bagi setiap peserta didik yang menempuh jenjang perguruan tinggi. Pada dasarnya ospek juga merupakan pintu Ilmu bagi mahasiswa-mahasiswi. Pintu Ilmu akan di buka dan di cermati atau dipelajari secara seksama oleh mahasiswa-mahasiswi baru untuk memperdalam ilmunya.


Ospek kampus kebanyakan wajib di ikuti oleh seluruh mahasiswa-mahasiswi baru karena akan dikenalkan dengan UKM tingkat universitas, lokasi-lokasi bangunan kampus, Tri Dharma perguruan tinggi, mengenal rektor dan pejabat tinggi universitas lainnya. Ospek kampus di selenggarakan oleh kepanitiaan dibawah BEM universitas.


Manfaat ospek bagi mahasiswa-mahasiswi baru:



Lebih mengenal teman satu angkatan


Adaptasi dengan lingkungan kampus


mengetahui kondisi kampus


Belajar tentang bekerjasama


melatih mental


mengetahui sistem akademik


Menambah pengalaman.



Sebelum Fitri ikut menjalan ospek, sempat terjadi perdebatan antara Fitri dengan om dan tantenya.


"Kamu jangan ikut ospek terlebih dahulu ya sayang, kamu kan baru seminggu keluar dari rumah sakit. Tante ngak mau terjadi apa-apa lagi sama kamu", 'Ucap Eli'.


"Iya Fitri, benar apa yang di ucapkan oleh Tante kamu itu. Om akan menghubungi teman om yang menjadi salah satu rektor senior di kampus kamu itu, dan nanti dia akan menyampaikannya kepada Ketua BEM pelaksana dari ospek ini. Kamu tidak ikut itu bukan karena kamu malas atau apa, tapi hanya karena kondisi kamu yang baru keluar dari rumah sakit. Dan om yakin kok mereka pasti akan mengerti", 'Ucap Bram Juga'.


"Ngak om, Tante Fitri tetap ingin ikut ospek. Fitri sudah merasa baikan kok, Fitri juga tidak ingin nantinya di bilang cewek lemah lah, takut di ospek atau apalah jika teman-teman satu angkatan Fitri tahu kalau Fitri tidak ikut ospek", 'Jawab Fitri'.

__ADS_1


"Tapi kamu tidak ikut ospek itu kan ada alasan tersendirinya sayang, bukan hanya karena kamu takut dan sebagainya. Kalau seandainya kamu sehat dan tidak sakit om sama Tante juga ngak bakalan melarang kamu untuk ikut ospek", 'Ucap Bram lagi'.


"Ngak om Fitri tetap mau ikut ospek, Fitri sudah tidak merasakan apa-apa kok, Fitri sudah sembuh. Dan kata dokter juga kondisi Fitri sudah sangat membaik", 'Jawab Fitri'.


"Tapi sayang, om sama Tante itu tidak ingin terjadi apa-apa lagi sama kamu. Om dan Tante hanya ingin yang terbaik kok untuk kondisi kamu saat ini", Ucap Eli juga'.


"Ngak Tan, Fitri tetap ingin ikut ospek", 'Jawab Fitri lagi'.


Setelah perdebatan yang cukup panjang, akhirnya Bram dan Eli pun mengizinkan Fitri.


"Ya sudah kalau begitu keinginan kamu, om dan Tante akan izinkan kamu untuk ikut ospek. Tapi dengan catatan jika nanti saat menjalankan ospek kamu merasa sudah tidak kuat, kamu bilang sama om dan Tante ya atau ngak sama senior yang ada di sana. Om akan tetap menghubungi teman om itu, agar dia bisa memantau kamu dari jauh", 'Ucap Bram'.


"Pa, kok di beri izin sih?", 'Bantah Eli'.


"Sudah ma, biarlah Fitri ikut ospek terlebih dahulu. Kita juga tidak bisa mengikuti apa kata kita ma, soalnya kan Fitri sendiri yang melakukannya jadi dia tahu kondisi badannya sendiri", 'Jawab Bram'.


Eli pun terdiam dengan apa yang diucapkan oleh Bram barusan, Eli hanya bisa manut dan menurut saja.


"Iya sama-sama nak, tapi kamu harus ingat apa yang om bilang tadi ya. Om dan Tante tidak ingin terjadi apa-apa dengan kamu nak", 'Ucap Bram'.


"Iya sayang sama-sama, om dan Tante hanya tidak ingin terjadi apa-apa sama kamu hanya itu saja kok", 'Jawab Eli sambil mengelus kepala Fitri yang tertutup kerudung itu'.


Fitri merasa sangat bersyukur, karena Banyak yang peduli dan sayang sama dia termasuk om dan tantenya itu. Mereka bener-bener menjaga dan merawat Fitri dengan baik seperti anak kandungnya sendiri


*


"Besok sudah mulai ospek, Fitri sudah mulai ospek juga belum ya?", 'Gumam Angga saat mengemasi barang-barang yang akan dia bawa untuk ospek besok sesuai dengan instruksi seniornya.


"Kenapa akhir-akhir ini Fitri ngak ada kabar ya, aku sudah coba untuk mengirim pesan kepada dia tapi ngak ada balasan. Dan juga sosial medianya tidak ada yang aktif satu pun", 'Ucap Angga lagi'.


"Woi..... bengong aja kerjaannya?", 'Ucap Rara mengagetkan kakaknya itu'.


"Astaghfirullah Ra, kamu ini ya. Kalau kakak ada riwayat penyakit jantung gimana, ngagetin orang aja kerjaan kamu itu", 'Jawab Angga mengomeli Rara'.

__ADS_1


"Ye... salah sendiri, bengong aja kerjaannya sih. kalau aku tahu kakak ada penyakit jantung mah ngak bakalan aku kagetin juga kali. Yang ada ntar akunya masuk jeruji besi", 'Ucap Rara'.


"ada apa kamu kesini dan kenapa belum tidur?", 'Tanya Angga'.


"Ngak ada tadi aku hanya liat kak Angga bengong aja, makanya aku samperin. kak Angga mikirin apaan sih?", 'Ucap Rara'.


"Ngak ada kok Ra", 'Jawab Angga'.


"Kakak Angga jangan bohong, kalau ngak ada yang kak Angga pikirin kenapa akhir-akhir ini kak Angga sering bengong begitu?", 'Tanya Rara lagi'.


"Sebenarnya kakak kepikiran Fitri Ra", 'Jawab Angga pelan sampai tidak kedengaran oleh Rara'


"Kak Angga ngomong apa sih, aku ngak dengar", 'Tanya Rara lagi'.


"Sebenarnya kakak itu malu untuk menjawabnya Ra", 'Jawab Angga'.


"Lah kenapa malu kak?", 'Tanya Rara lagi'.


"Ya kakak merasa malu aja sama kamu, soalnya kakak terus menerus kepikiran Fitri. Biasanya itu cewek yang di buat galau oleh cowok, lah ini kakak malah sebaliknya", 'Jawab Angga'.


"Ngak perlu malu juga kali kak, itu tandanya kakak beneran sayang sama kak Fitri. Hal seperti ini biasa kok menurut aku", 'Ucap Rara'.


"Kakak kenapa ngak coba kirim pesan aja gitu sama kak Fitri?", 'Tanya Rara lagi'.


"Udah Ra, tapi ngak ada balasannya. Dan juga sudah lebih dari seminggu sosial medianya juga ngak aktif", 'Jawab Angga'.


"Mungkin kak Fitrinya lagi sibuk kali kak, kan besok sudah mulai menjalankan ospek untu mahasiswa-mahasiswi baru, kakak juga kan?", 'Tanya Rara'.


"Iya juga kali ya Ra, tapi tetap saja gitu ada perasaan yang membuat kakak ngak bisa berhenti khawatir gitu sama dia", 'Jawab Angga lagi'.


"Rasa khawatir itu adalah hal yang wajar kak, namanya juga kita tidak melihat sosok orang tersebut setiap harinya", 'Ucap Rara'.


"Mungkin benar kali ya apa yang di ucapkan oleh Rara itu. Lebih baik aku mengusir jauh-jauh perasaan khawatir ku terhadap Fitri ini, ngak baik juga nanti jatuhnya", 'Gumam Angga dalam hati'.

__ADS_1


__ADS_2