ADIKKU SELALU MEREBUT APA YANG AKU PUNYA

ADIKKU SELALU MEREBUT APA YANG AKU PUNYA
Ep. 24


__ADS_3

"tok.... Tok.....Assalamualaikum", 'Ucap Jeni mengetuk pintu rumah Fitri'.


"Waalaikumusalam", 'Jawab Rina dari dalam rumah yang bergegas membukakan pintu'.


"Jeni, tumben nih pagi-pagi udah kesini", 'Ucap Rina yang baru membukakan pintu'.


"Iya Tante", 'Jawab Jeni bersalim dengan mencium tangan Rina'.


"Fitrinya ada Tante?", 'Tanya Jeni lagi'.


"Ada Jen, sepertinya belum bangun soalnya dari tadi Tante belum liat dia", 'Jawab Rina'.


"Kebiasaan ya tuh anak, kalau libur aja pasti ngak pernah bangun pagi. Tapi kalau sekolah dia yang bangun paling pagi", 'Ucap Jeni mengomel'.


"Ya begitu lah Jen, pasti kamu sangat tahu Fitri juga kan. Yaudah sana naik aja kekamar nya", 'Jawab Rina yang senyum melihat Jeni mengomel'.


"Iya Tante", 'Jawab Jeni'.


Jeni pun di persilahkan masuk oleh Rina dan melenggang menaiki anak tangga dan menuju kamar Fitri, sedangkan Rina kembali ke aktivitas nya sempat terhenti karena kedatangan Jeni.


*


"Fitri.... Bangun fit.... Udah jam berapa ini", 'Ucap Jeni menggedor-gedor pintu kamar Fitri'.


"Iya sebentar", 'Ucap Fitri yang kaget dan sontak bangun dari tidurnya'.


"Siapa sih pagi-pagi udah berisik, ganggu orang tidur aja", 'Ucal fitri ngedumel menuju pintu kamarnya'.


"Siapa sih?", 'Tanya Fitri membuka pintu kamarnya'.


"Jam berapa ini woi...... Udah jam 10 masih molor aja", 'Jawab Jeni dan menyelonong masuk kedalam kamar Fitri'.


"Kamu ngapain sih Jen, pagi-pagi buta udah kesini aja. Berisik tahu, ganggu orang tidur aja", 'Ucap Fitri ngedumel'.


"Pagi buta apanya Fitria Ramadhani, noh liat matahari udah terik begini", 'Jawab Jeni yang membuka gorden di jendela kamar Fitri'.


"Tapi kan sekarang udah libur Jen, jadi ngak apa-apa lah bangun siang", 'Ucap Fitri yang kembali merebahkan tubuhnya di atas ranjangnya'.


"Bangun Fitri, mandi dulu sana aku tungguin", 'Ucap Jeni dan menarik tubuh Fitri'.


"Emangnya mau kemana sih Jen?, Aku tuh masih ngantuk bangat", 'Jawab Fitri yang masih enggan untuk bangun'.


"Ada deh, ntar kamu juga tahu. Kayak begadang aja kamu semalaman", 'Ucap Jeni'.


"Iya Jen, aku baru tidur jam 4. Soalnya semalam di surprise keluarga", 'Ucap Fitri yang masih menutup matanya'.


"Ini udah jam 10 siang Fitri, ayo bangun terus mandi. Aku tungguin di sini", 'Ucap Jeni yang masih menarik-narik tubuh Fitri agar bangkit dari Tempat tidur nya'.


"Mau kemana sih Jen?", 'tanya Fitri lagi'.


"Ada deh, kalau di kasih tahu mah ntar ngak surprise", 'Jawab Jeni'.


"Jawab dulu kemana nya, kalau ngak kamu jawab aku ngak akan bangun", 'Ucap Fitri'.

__ADS_1


"Yaudah deh kalau kamu ngak mau, aku pulang lagi aja. Kan kemarin kamu udah janji kalau kita akan abisin waktu selama liburan ini sebelum kamu ke kota. Dan ternyata kamu pembohong", 'Ucap Jeni yang pura-pura ngambek dan berjalan keluar kamar Fitri'.


"Jangan ngambek gitu dong Jen, kayak anak kecil aja kamu ini. Iya nih aku bangun", 'Ucap Fitri yang langsung bangun dari tidurnya'.


"Nah gitu dong dari tadi", 'Jawab Jeni tersenyum yang langsung berbalik kearah Fitri'.


"Kamu kan ngak jadi ngambek ni, aku tidur lagi aja ah", 'Ucap Fitri menggoda Jeni'.


"Fitri.......", 'Teriak Jeni'.


"Iya.....iya.... Nih aku bangun nih, kalau ngak ntar budek lagi kuping aku", 'Ucap Fitri yang bangun lagi dari tidurnya'.


"Kamunya sih, susah amat untuk bangun", 'Ucap Jeni'.


Fitri pun tak lagi menanggapi ucapan Jeni, dan dia lebih memilih segera masuk kekamar mandi untuk mandi.


*


"Bu Kita pergi keluar dulu ya", 'Ucap Fitri pamit kepada sang ibu'.


"Kalian mau kemana?, Ngak makan dulu?", 'Tanya Rina'.


"Ngak tahu nih Bu Jeni yang ajak, Fitri juga ngak lapar Bu", 'Jawab Fitri'.


"Kamu Jen, ngak makan dulu?", 'Tanya Rina beralih kepada Jeni'.


"Ngak Tante, terimakasih", 'Jawab Jeni'.


"Bela mana Bu?, Kok ngak keliatan?", 'Tanya Fitri yang celengak-celinguk mencari keberadaan Bela'.


"Yasudah kalau begitu, kita pamit dulu ya Bu", 'Jawab Fitri menyalami sang ibu'.


"Pamit dulu ya Tante", 'Ucap Jeni yang menyalami Rina juga'.


"Iya kalian hati-hati ya", 'Jawab Rina'.


Fitri dan Jeni pun menaiki motor yang tadi di bawa oleh Jeni, menuju tempat yang Fitri juga ngak tahu akan di bawa kemana oleh Jeni.


*


"Ini orang-orang nya pada kemana sih, aku udah nungguin di sini dari pagi buta loh. Mana banyak nyamuk lagi", 'Ucap Bela yang dari tadi sembunyi di balik semak-semak dan jadi mangsanya nyamuk'.


Bela udah bela-belain menuju air terjun dari pagi buta, untuk mengagalkan rencana Angga menyatakan perasaannya kepada Fitri.


"Eh tapi tunggu....tunggu..... Kemarin mereka emang janjian disini kan?", 'Tanya Bela lagi'.


"Ya benarlah mereka itu kemarin nyebut nya air terjun, air terjun mana lagi coba. Air terjun kan hanya ini doang di kampung, tunggu bentar lagi aja", 'Jawab Bela lagi sendirian'.


Bela sudah merancang semua rencananya, dengan dia datang ke air terjun tempat mereka merayakan ulangtahun Fitri pagi-pagi sekali, dan juga dia sudah menyembunyikan motornya di balik semak-semak, agar tidak ada yang mengenali motor miliknya itu. Dan juga Bela merela menjadi mangsa nyamuk juga dari pagi, hehehehe.


"Nah itu tuh, yang di tunggu-tunggu akhirnya datang juga", 'Ucap Bela yang melihat Angga dari kejauhan'.


"Eh tapi itu kak Angga sama siapa ya?", 'Tanya Bela lagi yang ngak jadi keluar dari persembunyian nya'.

__ADS_1


Bela masih tetap berada di persembunyian nya tadi, karena dia ingin tahu siapa dulu cewek yang sedang bersama Angga tersebut.


*


"Ra..... Bunga sama kado tadi kamu bawakan?", 'Tanya Angga kepada Rara yang sedang berada di belakangnya'.


"Bukannya tadi udah kak Angga bawa ya?", 'Tanya Rara Balik'.


"Kan tadi Kak udah suruh kamu untuk bawa Ra", 'Jawab Angga'.


"Ya aku ngak dengar kak, kirain aku udah kakak bawa. Soalnya dari tadi kakak megang itu", 'Ucap Rara lagi'.


"Udah sana kamu balik lagi sana ke mobil, ambil dulu", 'Suruh Angga'.


"Tapi kak itu jauh bangat, capek tahu", 'Jawab Rara mengeluh'.


"Udah sana buru Ra, bentar lagi Fitri nya datang", 'Suruh Angga lagi'.


"Iya deh iya", 'Ucap Rara cemberut'.


Setelah Rara kembali lagi ke tempat parkir mobilnya tadi, Bela pun keluar dari persembunyian nya.


"Hai kak Angga", 'Sapa Bela'.


"Bela?, Kamu kok bisa ada di sini?", 'Tanya Angga padahal Angga ataupun yang lainnya tidak menggundang Bela ke sini'.


"Aku kan juga ingin ikut memberi suprise kepada kakak aku yang tercinta dong Kak Angga", 'Jawab Bela sambil tersenyum'.


"Ta..Pi... Bel", 'Ucap Angga yang takut nanti jadi salahpaham antar dia dan Fitri'.


"Ini kita kemana sih Jen?", 'Tanya Fitri lagi yang binggung di bawa kemana oleh Angga'.


"Air terjun, kamu belum pernah ke sini juga kan?", 'Tanya Jeni balik'.


"Belum Jen, katanya bagus ya Jen?, Soalnya banyak yang bilang gitu", 'Jawab Fitri'.


"Ya katanya sih gitu Fit, tapi kan kita sama belum pernah kesini", 'Jawab Jeni'.


Jeni dan Fitri pun melanjutkan perjalanan menuju air terjun tersebut, yang sudah tidak jauh lagi.


"Kak Angga kenapa?", 'Tanya Bela lagi yang hendak memegang tangan Angga'.


"Ngak apa-apa kok", 'Jawab Angga dan menghempaskan tangan Bela'.


Karena hempasan tangan Angga terlalu keras, dan itu membuat Bela oleng dan terjatuh.


Saat Angga hendak menolong bela, disitu lah datang Fitri bersamaan dengan Jeni dan tak lama juga datang Rara yang baru balik dari mobil. Mereka bertiga melihat Angga membantu bela, dan kemudian bela memeluk Angga


Entah kenapa Fitri rasanya sakit bangat melihat itu semua.


Fitri pun berlari berbalik arah pulang setelah melihat ini semuanya, dan merasa sangat sakit dan kecewa.


Kemana Fitri yang akan pergi?.........

__ADS_1


Dan kenapa dia pergi dari sana?.....


__ADS_2