
"Fitri..... Om ada kabar baik untuk kamu", 'Ucap Bram kepada anak dari iparnya itu'.
"Apa om...?", 'Tanya Fitri yang binggung mendengar ucapan dari omnya itu'.
"Teman om yang perusahaan nya bergerak di bidang designer mau ketemu sama kamu, dan ngajak kamu menjalin kerjasama, setelah om ngeliatin hasil design kamu itu", 'Jawab Bram'.
"Beneran om?", 'Tanya Fitri yang merasa tidak percaya apa yang dia dengar barusan'.
"Iya benar fit, besok dia ngajak kita makan malam bersama sembari membicarakan kontrak kerjanya", 'Jawab Bram'.
"Alhamdulillah....", 'Ucap Eli'.
"Alhamdulillah Ya Allah, terimakasih ya om", 'Ucap Fitri dan menggenggam tangan Tantenya yang berada di sampingnya'.
"Iya sama-sama nak", 'jawab Bram tersebut'.
"Selamat ya sayang, Tante senang dengarnya", 'Ucap Eli mencium pipi kanan Fitri'.
"Iya Tan, Fitri juga senang dengarnya", 'Jawab Fitri tersenyum bahagia'.
"Tapi Om, Fitri kan masih kuliah?", 'Tanya Fitri lagi yang senyumnya sempat memudar'.
"Mereka bilang ngak apa-apa fit, yang mereka butuhkan itu hanya karya design kamu. Jadi kamu bisa mengerjakan nya dari rumahnya", 'Jawab Bram yang melihat senyum dari keponakannya itu sempat pudar'.
"Wah... beneran om?", 'Tanya Fitri lagi dengan antusias nya'.
Bram hanya mengangguk tanda mengiyakan ucapan dari keponakannya itu.
"Terimakasih ya Allah atas kesempatan yang engkau berikan kepada Hamba, ini adalah langkah awal Hamba untuk mengejar cita-cita hamba", 'Ucap Fitri dalam hati dan juga senyum yang mengembang di pipinya tadi jadi pudar'.
Fitri merasa sangat bahagia, karena apa yang dia inginkan dari dulu akhirnya kecapaian juga dan ini akan menjadi langkah awalnya dalam mengawali karirnya dalam mengapai cita-cita.
Eli dan Bram juga turut bahagia melihat senyum bahagia yang mengembang di wajah keponakannya itu.
"Tapi kamu harus ingat ya fit, jika nanti kamu sudah mulai bekerja. Tapi kamu jangan lalai dalam kuliah kamu, karena itu adalah tugas utama kamu. Kan kamu juga harus janji sama om, untuk tetap lulus tepat waktu", 'Ucap Bram lagi karena dia tidak ingin Fitri menelantarkan kuliahnya nantinya, karena terlalu fokus bekerja'.
"Iya tuh sayang, bener kata om kamu. Kamu jangan sampai menelantarkan kuliah kamu, demi kerjaan ini. Karena itu adalah tugas utama kamu, sedangkan bekerja ini hanya lah sampingan kamu", 'Ucap Eli yang setuju dengan ucapan suaminya barusan'.
"Iya om Tante, Fitri janji sama om dan Tante kalau Fitri tidak akan menelantarkan kuliah Fitri. Dan Fitri juga janji akan lulus tepat waktu", 'Jawab Fitri yang meyakinkan om dan Tante nya itu'.
__ADS_1
"Kamu jangan janjinya sama om dan Tante dong, janjinya sama diri kamu sendiri biar kamu komitmen", 'Ucap Bram'.
"Iya om", 'Jawab Fitri'.
Fitri merasa sangat bersyukur, karena dia di kelilingi oleh orang-orang dan keluarga yang peduli dan sayang kepada dia.
*
"Ibu..... Ibu makan dulu ya biar ibu cepat sembuh", 'Ucap Rina yang tengah menyuapi sang ibu makan'.
Yanti pun hanya mengikuti apa kata dari putri semata wayangnya itu.
"Rin... ibu kapan bisa pulang?, ibu bosan di sini", 'Tanya Yanti yang bersuara'
"Rina juga belum tahu Bu, nanti kita coba tanya dokternya Bu", 'Jawab Rina'.
"Iya Rin, Ibu merasa sudah baikan. Dan juga jauh lebih baik dari sebelumnya", 'Ucap Yanti'.
"Iya Bu, syukurlah kalau ibu merasa ibu jauh lebih baik dari sebelumnya. Sekarang ibu abisin Du ya makanannya, terus minum obat. Agar nanti ibu bisa di bolehin pulang sama dokter", 'Ucap Rina yang kembali menyuapi sang ibu'.
Yanti pun mengangguk dan menerima suapan dari putrinya itu.
"Belum Bu, Rina ngak mau Fitri kepikiran juga nantinya di sana. Lagian kondisi ibu juga sekarang udah baik-baik saja", 'Jawab Rina sembari menyuapi sang ibu makan'.
"Iya Rin, ibu ngak apa-apa kok. Kamu jangan beritahu Fitri ya soal kondisi ibu, karena ibu juga tidak ingin dia kepikiran dan juga nantinya dia tidak fokus kuliah", 'Ucap Yanti kembali'.
"Iya Bu, sekarang ibu abisin ya makanannya abis itu ibu minum obat dan istirahat", 'Ucap Rina lagi dan menyuapi sang ibu kembali'.
Yanti pun hanya mengangguk tanda mengiyakan ucapan dari anaknya itu.
"Selamat pagi ibu.....", 'Sapa dokter yang masuk kedalam kamar rawat inap Yanti untuk mengecek kondisinya saat ini'.
"Pagi dok....", 'Jawab Rina yang menghentikan aktivitas nya sesaat'.
Sedangkan Yanti hanya tersenyum kepada sang dokter.
"Saya periksa dulu ya Bu", 'Ucap Dokter itu lagi'.
"Iya dok", 'Jawab Yanti di sertai anggukan kepala nya'.
__ADS_1
"Alhamdulillah..... kondisi ibu semakin hari semakin membaik", 'Ucap Dokter setelah memeriksa Yanti'.
"Alhamdulillah...", 'Ucap Syukur Rina dan Yanti'.
"Terus kapan saya boleh pulang dok?", 'Tanya Yanti'.
"Nanti sore ibu sudah di perbolehkan pulang, tapi dengan catatan harus tetap rajin minum obat dan sering-sering kontrol ya Bu", 'Jawab Dokter'.
"Nanti saya akan berikan resep obat lagi untuk di tebus dan di bawa pulang", 'Ucap Dokter lagi'.
"Baik dok", 'Jawab Rina dan Yanti'.
"Ibu jangan terlalu banyak pemikiran terlebih dahulu ya Bu, dan juga ibu harus menghindari pantangan-pantangan yang sudah saya jelaskan. Agar kondisi ibu tetap stabil seperti ini, dan tidak kumat lagi", 'Ucap Dokter lagi memperingati Yanti'.
"Baik dok", 'Jawab Yanti di sertai anggukan'.
"Kalau begitu saya permisi ya Bu, Nanti ibunya atau bapak bisa keruangan saya terlebih dahulu sebelum pulang", 'Ucap Dokter sebelum meninggalkan kamar rawat inap Yanti tersebut'.
"Baik dok", 'Jawab Rina'.
Dokter pun pergi meninggalkan kamar rawat inap Yanti tersebut dan mengecek pasiennya yang lain. Sementara itu Rina kembali menyuapi sang ibu yang tadi sempat terhenti karena ada dokter yang masuk dan mengecek kondisi Ibunya itu.
"Ayo Bu, di makan lagi makanannya tinggal dikit lagi Bu", 'Ucap Rina kembali menyuapi sang ibu'.
"Udah Rin, ibu udah kenyang", 'Ucap Yanti menolak suapan Rina tersebut'.
"Beneran ibu udah kenyang?", 'Tanya Rina lagi untuk memastikannya'.
"Iya Rin, kamu ngak liat tadi ibu udah makan banyak. Itu liat aja di nampannya tinggal beberapa suap doang", 'Jawab Yanti'.
"Yasudah kalau gitu, ibu minum dulu ya. Abis ini minum obat, ibu dengar kan tadi apa kata dokter. Ibu harus rajin-rajin minum obat, biar sakit ibu ngak balik lagi", 'Ucap Rina'.
"Iya Rin", 'Jawab Yanti'.
"Alhamdulillah ya ibu boleh pulang hari ini, kalau ngak mah tambah bosan ibu di sini. Makanannya itu-itu aja dan ngak cocok di lidah ibu, dan juga tidur aja kerjaan ibu itu di sini", 'Ucap Yanti lagi'.
"Iya Bu, Alhamdulillah ibu pulang hari ini. Ya namanya juga rumah sakit Bu, jadi makanannya harus sehat juga lah Bu. Tapi Ibu ingat kata dokter tadi, meskipun nanti ibu di rumah. Ibu harus jaga makanan ibu, makan makanan yang sehat", 'Jawab Rina'.
Yanti pun hanya mengangguk tanda mengiyakan ucapan dari putrinya itu.
__ADS_1
Setelah di rawat sekitar tiga hari di rumah sakit, kondisi kesehatan Yanti semakin hari semakin membaik. Dan hari ini dia juga sudah di perbolehkan pulang