ADIKKU SELALU MEREBUT APA YANG AKU PUNYA

ADIKKU SELALU MEREBUT APA YANG AKU PUNYA
Ep. 49


__ADS_3

Pagi harinya Fitri pun mengajak tantenya dan juga ibunya untuk jalan-jalan keliling kampung dan juga ke pasar. Karena Eli ingin sekali membeli makanan dan jajanan khas kampung sini, karena sudah lama dia ngak makan jajanan khas kampung sini.


"Ayo buruan Bu, ntar keburu panas", 'Teriak Fitri'.


"Sabar atuh sayang", 'Ucap Eli'.


"Ntar keburu panas dan ramai Tan pasarnya, jadi Fitri malas kalau panas-panas gitu kepasar", 'Jawab Fitri'.


"yasudah yuk", 'Ajak Rina yang jalan duluan menuju mobil'.


"Gini nih, udah di tungguin tapi malah ninggalin", 'Omel Fitri'.


"Hehehe, katanya tadi di suruh buru-buru", 'Jawab Rina yang menghentikan langkah kakinya'.


"Sabar atuh fit, marah-marah aja dari tadi", 'Ucap Eli'.


"Dia itu emang begitu El, kalau kepasar itu maunya pagi-pagi kalau agak siangan panas katanya", 'Ucap Rina'.


"Takut hitam kamu kalau panas-panas ya fit", 'Ledek Eli'.


"Ngak gitu juga Tan, ya ngak suka aja gitu kalau udah agak siangan itu kan udalah panas rame lagi dan kadang juga desak-desakan", 'Jawab Fitri'.


"Iya juga sih mbak yang di bilang Fitri itu", 'Ucap Eli'.


"Iya bener El, tapi kan kalau pagi-pagi begitu lapak yang buka belum terlalu banyak juga El. Kita yang ibu rumah tangga ini yang binggung jadinya. Kalau dia mah yang di incernya cuman makanan, ya enak lah pagi-pagi masih fresh", 'Jawab Rina'.


"Hehehe iya juga yah mbak, berarti kalau pergi ke pasar nih berdua harus debat dulu nih kayak gini", 'Ucap Eli tertawa kecil'.


"Iya El, kayak gini terus kita kalau mau pergi kepasar. Dia suruh pergi kepasar sendiri ngak mau, maunya sama Mak nya. Tapi kita yang dia atur gitu, bukan kita yang ngatur dia", 'Ucap Rina'.


Rina, Eli, dan Fitri pun melanjutkan perjalanan mereka menuju pasar dengan di anter oleh sopir Rina.


"Bu, kita makan bakso yuk. dan Tante harus nyobain, yang disana itu enak bangat", 'Ajak Fitri'.


"Baru juga datang fit, udah makan aja pikiran kamu itu", 'Jawab Rina'.


"Ya ngak apa-apa lah Bu, ntar kalau ibu udah agak siangan pasti tempat baksonya penuh Bu", 'Ucap Fitri'.


"Yasudah lah yuk", 'Ucap Rina yang akhirnya mengalah dengan sang anak'.


"Kalau berdebat dengan Fitri mah ngak bakal ada menangnya ya mbak", 'Ucap Eli'.

__ADS_1


"Iya El, mendingan ikuti aja apa kata dianya", 'Jawab Rina'.


Mereka bertiga pun menuju tempat bakso langganan dan juga yang paling rame di pasar ini.


"Rina.....", 'Sapa Hesti'.


Hesti kepasar dengan mengajak Rara, karena sudah lama bangat dia tidak menginjakan kaki di pasar ini. Jadi mumpung dia ada di kampung, jadi dia menyempatkan diri untuk ke pasar sekedar beli jajanan. Karena untuk keperluan dapur dan rumah, sudah ada orang yang di pekerjakan oleh Hesti dan suaminya.


"Hai Hes, kebetulan bangat loh kita ketemu disini", 'Ucap Rina'.


"Iya Rin, kebetulan bangat ya Rin", 'Jawab Hesti juga'.


"Hai Fit....", 'Sapa Hesti'.


"Hai Tante, Tante apa kabar?", 'Sapa Fitri balik' dan menyalami ibu dari Angga tersebut'.


"Alhamdulillah Tante baik kok, tambah cantik aja kamu ini fit", 'Ucap Hesti'.


"Tante bisa aja, Tante juga tambah cantik dan awet muda", 'ucap Fitri'.


"Kamu sendirian Hes?", 'Tanya Rina'.


"Ngak ini sama Rara, anaknya adikku Vani", 'Jawab Hesti'.


"Sekolah di sini?", 'Tanya Rina'.


"Iya Rin, dia yang minta. Katanya kalau di kota dia ngak suka, pergaulannya terlalu bebas dan sumpek", 'Jawab Hesti'.


"Hhmmm jarang-jarang ya, ada anak yang biasanya tinggal di kota mau tinggal di kampung begini. Biasanya mah anak yang di kampung pengen banget tinggal di kota", 'Ucap Rina'.


"Ya begitu lah Rin, yang satu ini emang agak lain", 'Jawab Hesti'.


"Ini Siapa Rin?", 'Tanya Hesti dan melirik Eli'.


"Oh ini, ini itu Eli adik dari ayahnya Fitri. Lagi main di sini juga", 'Jawab Rina'.


"Biasanya di mana?", 'Tanya Hesti lagi'.


"Di kota juga dia", 'Jawab Rina'.


Mereka berlima pun melanjutkan makan baksonya sambil ngobrol-ngobrol, dan apalagi Rina dan Hesti Karena udah lama ngak jumpa jadi banyak gitu yang di omongin, ngak ada abisnya mah omongan mereka berdua itu.

__ADS_1


*


"Papa kapan pulang?", 'Ucap Eli mengirim pesan kepada sang suami'.


"Belum tahu ini ma, kerjaan papa belum kelar. Dan juga ada masalah di kantor cabang dekat sini yang harus papa selesaikan terlebih dahulu", 'Balas Bram'.


"Mama gimana di sana Enak ngak?", 'Tanya Bram lagi'.


"Enak pa, udaranya juga segar. Bikin betah", 'Balas Eli dengan emoticon ketawa'.


"Kalau mama betah di sana, Papa sama siapa dong di kota", 'Balas Bram menggoda sang istri'.


"Ya sama mama lah pa, tapi emang lebih enakkan di sini sih dari pada di kota", 'Balas Eli lagi'.


"mama kapan pulang?", 'Tanya Bram lagi'.


"Ntar sore pa, soalnya Fitri besok jadwal apa gitu mama juga ngak paham, jadi kita harus pulang hari ini. Padahal belum puas loh pa, mama di sini", 'Jawab Rina'.


"Ntar kapan-kapan kita main lagi ya ke sana", 'Balas Bram'.


"Iya pa", 'Balas Rina'.


"Yasudah kalau gitu, papa sama Fitri dan juga mang Ujang hati-hati ya ntar di jalan. Kabarin papa lagi ntar ya, sekarang papa harus ada rapat dulu", 'Balas Bram lagi'.


"Iya pa, semangat kerjanya papa", 'Balas Eli dan menggunakan Emoticon lope-lope'.


Eli dan Fitri pun melanjutkan mengemas barang-barang mereka, karena mereka akan kembali ke kota hari ini juga.


"Tante maaf ya, gara-gara Fitri tante liburan di sininya bentar doang", 'Ucap Fitri di sela-sela mengemas barangnya'.


"Iya ngak apa-apa sayang, kan nanti kita bisa ke sini lagi. 2 hari ini udah lebih dari cukup kok bagi Tante", 'Jawab Eli'.


"Fitri janji, ntar kita kesini lagi dan Fitri akan ajak Tante Keliling dan mengunjungi wisata-wisata yang ada dekat sini", 'Ucap Fitri'.


"Oke deh, nanti kita cari waktu lagi yah. Sekarang itu kuliah kamu yang terpenting terlebih dahulu", 'Jawab Eli'.


"Iya Tan", 'Jawab Fitri yang kembali mengemasi barang-barang nya'.


Hari ini pun Fitri harus kembali ke kota, karena dia ada jadwal ke kampus yang tidak bisa di ganti hari lain.


Berat rasanya kembali bagi Fitri harus meninggalkan rumahnya ini lagi, baru juga dua hari ini dan harus kembali lagi ke kota.

__ADS_1


Fitri pun harus melakukan nya demi masa depannya juga. Fitri kembali ke kota lagi tidak berpamitan juga kepada teman-temannya, karena dia tidak ingin teman-temannya bersedih atas kepergiannya itu.


Meninggalkan keluarga nya aja dia sudah berat, dan di tambah juga harus meninggalkan sahabat-sahabat nya jadi tambah berat. Makanya Fitri diam saja setiap dia berangkat ke kota.


__ADS_2