
"Bapak atau Ibu bisa ikut keruangan saya salah seorang, biar saya jelaskan kondisi pasien lebih detailnya", 'Ucap Dokter yang baru keluar dari ruangan tersebut'.
"Saya saja dok, saya suaminya", 'Jawab Yanto'.
"Yuk mari pak, keruangan saya", 'Ucap dokter itu lagi'.
"Kalian tunggu di sini ya, biar bapak saja yang keruangan dokter", 'Ucap Yanto kepada anak dan menantunya itu'.
"Iya pak", 'Jawab Rina dan Ben'.
"Apa yang terjadi dengan istri saya dok?", 'Tanya Yanto sesampainya di ruangan dokter tersebut'.
"Istri bapak mengalami stroke", 'Jawab Dokter'.
"Apa dok stroke?", 'Tanya Yanto memastikan apa yang barusan dia dengar'.
"Iya pak pasien mengalami stroke", 'Jawab Dokter'.
"Tapi bapak tidak perlu terlalu khawatir, karena Alhamdulillah pasien hanya mengalami stroke ringan dan hanya berlangsung beberapa waktu", 'Ucap Dokter lagi'.
"Apa berbedaan antara stroke ringan dan stroke pada umumnya dok?", 'Tanya Yanto yang hanya orang awam yang tidak mengerti masalah kesehatan dan medis
Transient Ischemic Attack (TIA) atau yang lebih di kenal dengan stroke ringan adalah serangan yang muncul secara tiba-tiba berupa gejala stroke. Tetapi sifatnya sementara atau dalam waktu singkat.
Kebanyakan stroke ringan adalah kondisi yang bertahan hanya beberapa menit atau beberapa jam, dan akan mereda dalam 24 jam.
Meski serangan ini berlangsung singkat, akan tetapi kita semua perlu mewaspadainya karena store dapat menyebabkan kematian. Gejala yang di timbulkan juga tidak dapat di sepelekan begitu saja.
Penyebab stroke ringan sama saja dengan penyakit stroke yang umum terjadi, yaitu adanya penyumbatan pembuluh darah.
Hanya saja stroke ringan masih tergolong kondisi yang tidak berbahaya serta tidak berisiko menimbulkan kerusakan secara permanen pada otak.
Adapun penyebab lain dari stroke ringan adalah adanya penumpukan lemak atau plak pada pembuluh arteri.
Penumpukan plak tersebut dapat menghambat aliran darah menuju arteri, atau berpotensi menyebabkan pengumpulan darah. Gumpulan darah yang bergerak dalam pembuluh darah arteri menuju otak dapat menyebabkan serangan stroke ringan.
Pasalnya, gumpulan ini dapat bergerak dari pembuluh darah yang berada di jantung atau bagian tubuh lainnya, sehingga tak jarang orang yang mengalami penyakit jantung turut mengalami stroke", 'Jelas Sang Dokter'.
"Iya dok, istri saya ada riwayat penyakit jantung dok", 'Jawab Yanto'.
"Gejala stroke ringan itu seperti apa dok?", 'Tanya Yanto lagi'.
"Gejala stroke ringan itu tidak jauh berbeda dengan gejala stroke pada umumnya, yaitu dapat muncul dengan tiba-tiba. Hanya saja, pada kasus stroke ringan ini gejala akan mereda dengan sendirinya.
Adapun beberapa gejala stroke ringan, seperti:
mengalami mati rasa, kelemahan otot hingga kelumpuhan pada bagian tubuh tertentu.
Merasa pusing dan kehilangan keseimbangan secara tiba-tiba.
Mengalami gangguan penglihatan, seperti buta pada salah satu mata.
__ADS_1
mual dan muntah
kesulitan menelan makanan
mengalami sakit kepala yang parah tanpa penyebab yang jelas
Kebingungan memahami perkataan orang lain
kesulitan dalam berbicara
'Jelas Dokter lagi'.
"terus bagaimana pengobatan yang akan di jalani oleh istri saya kedepannya dok?", Tanya Yanto lagi'.
pemberian obat-obatan
nanti akan saya berikan beberapa resep obat dan bisa bapak tebus di apotek.
Endarterektomi karotis
ini adalah prosedur operasi yang bertujuan untuk menghilangkan penumpukan plak atau lemak yang menyebabkan penyempitan pada pembuluh arteri karotis.
Angioplasti
ini adalah prosedur yang di lakukan dengan menggunakan alat seperti balon untuk membuka sumbatan pada arteri serta penempatan tabung kawat kecil (stenting) sebagai penyangga arteri.
pasien harus mencegahnya juga pak, misalnya ;
dengan berhenti merokok
__ADS_1
mengurangi minuman yang beralkohol
mengontrol kadar gula dalam darah
menjaga berat badan
rutin berolahraga
membatasi mengonsumsi makanan yang mengandung , natrium, lemak jenuh, dan kolesterol
memperbanyak mengonsumsi makanan tinggi serat, seperti buah dan sayuran.
"Jawab dokter lagi'.
Yanto hanya terdiam, mendengar semua penjelasan dari dokter tersebut. Padahal menurut dia sang istri sangat menjaga makanan dan juga rutin berolahraga. Tapi yang namanya penyakit kita tidak ada yang tahu, itu semua sudah kehendak yang di atas.
"Ini pak, saya berikan resep obat. Dan tolong bapak tebus segera ke apotek ya pak", 'Ucap Dokter lagi dan memberikan selembar kertas yang berikan resep Dokter'.
"Baik dok, kalau begitu saya permisi terlebih dahulu dok", 'Jawab Yanto dan mengambil selembar kertas tersebut dan keluar dari ruangan dokter itu dan kembali ke ruangan di mana istri dan anak-anaknya berada saat ini.
"Ibu gimana kondisi nenek?", 'Tanya Bela yang baru datang dan memeluk sang ibu dan berurai air mata'.
"Nenek belum sadar nak", 'Jawab Rina yang mengelus kepala Bela' yang tertutup kerudung itu'.
"Apa sebenarnya yang terjadi dengan nenek Bu?", 'Tanya Bela dan mendongak melihat wajah sang ibu dengan mata yang sudah sebab karena menangis dari tadi'.
"Ibu juga ngak tahu nak, tapi yang jelas saat ibu masuk kamar nenek ibu sudah menemukan nenek tergeletak di lantai", 'Jawab Rina'.
"Terus apa kata dokter Bu?", 'Tanya Bela lagi dan masih tersedu-sedu'.
"Ibu juga belum tahu nak, kakek kamu lagi nemuin dokter di ruangannya. Kita tunggu kakek ya", 'Jawab Rina yang berusaha menenangkan putri bungsunya itu'.
"Semoga tidak terjadi apa-apa dengan nenek ya Bu", 'Ucap Bela lagi'.
"Aamiin sayang, kita sama-sama doain nenek ya", 'Jawab Rina'.
Bela pun hanya mengangguk tanda mengiyakan ucapan dari ibunya barusan.
"Itu kakek Bu", 'Ucap Bela yang melihat sang kakek membuka pintu'.
"Gimana kata dokter pak?", 'Tanya Rina kepada sang ayah'.
"Ibu kamu terkena stroke ringan Rin", 'Jawab Yanto'.
"Ya Allah ibu pak....", 'Ucap Rina yang kembali berurai air mata mendengar perkataan sang ayah barusan, begitu pun dengan Bela dia kembali memeluk ibunya dan berurai air mata'.
"Tapi kata dokter ini tidak sama seperti stroke pada umumnya, stroke ringan ini hanya lah sementara mungkin dalam 24 jam ini ibu kamu inshaallah akan kembali seperti semula. Kita hanya bisa berdoa ibu semua kehendak yang maha kuasa", 'Ucap Yanto lagi'.
"Iya pak", 'Jawab Rina yang menatap sang ibu yang terbaring di ranjang rumah sakit dan belum sadarkan diri'.
"Ini ada resep obat yang di berikan dokter dan harus segera di tebus", 'Ucap Yanto lagi dan mengeluarkan kertas resep obat tadi dari sakunya'.
"sini pak, biar Ben aja yang tebus obatnya keapotek dan sekalian Ben beli makanan untuk makan malam kita. Bapak di sini saja sama Rina, Bela kamu mau ikut ayah", 'Ucap Ben'.
"Ngak yah, bela di sini saja sama ibu dan kakek. nunggu nenek sadarkan diri", 'Jawab Bela'.
"Yasudah kalau gitu ayah pergi dulu ya", 'Ucap Ben kepada anak bungsunya itu'.
Ben pun keluar dari kamar rawat ibu mertuanya itu untuk menebus obat dan juga membeli makanan untuk makan malam mereka.
"Rin, kamu sudah kasih tahu Fitri tentang kondisi neneknya?", 'Tanya Yanto untuk memecahkan keheningan'.
"Belum yah", 'Jawab Rina'.
__ADS_1
Rina masih binggung, memberitahu Fitri tentang kondisi neneknya atau tidak. Dia takut Fitri ngak fokus kuliah juga nantinya.