ADIKKU SELALU MEREBUT APA YANG AKU PUNYA

ADIKKU SELALU MEREBUT APA YANG AKU PUNYA
Ep. 41


__ADS_3

"Aduh.....", 'Ucap Fitri yang terjatuh di tabrak seseorang'.


"Sorry....sorry gua ngak sengaja", 'Ucap Seorang laki-laki yang tadi menabrak Fitri'.


"Kamu ngak apa-apa kan?", 'Tanya laki-laki itu lagi dan mencoba membantu Fitri untuk bangun'.


"Ngak apa-apa kok", 'Jawab Fitri dan menolak bantuan laki-laki yang tidak di kenalnya itu'.


"Sorry bangat ya, soalnya saya buru-buru", 'Ucap Laki-laki itu lagi'.


"Iya ngak apa-apa, lain kali kalau jalan liat-liat", 'Ucap Fitri'.


"Lu beneran ngak apa-apa kan?", 'Tanya laki-laki itu lagi'.


"Iya ngak apa-apa kok", 'Jawab Fitri dan buru-buru menuju kelasnya karena sudah mau mulai'.


Laki-laki itu hanya memperhatikan Fitri dari jauh, sehingga dia lupa yang akan dia lakukan selanjutnya. Padahal tadi katanya buru-buru, tapi masih benggong di sana melihat Fitri, hehehehe.


Sampai di kelasnya Fitri pun duduk di salah satu bangku yang masih banyak kosong.


"Hai......", 'Sapa seorang cewek yang juga seumuran dengannya'.


"Hai juga", 'Sapa Fitri balik'.


"Kenalkan nama aku Weni, nama kamu siapa?", 'Ucap Weni'.


"Aku Fitri", 'Jawab Fitri'.


"Kamu juga ikutan bimbel masuk PTN ya?", 'Tanya Weni lagi'.


"Iya, kamu juga ya?", 'Tanya Fitri balik'.


Ya iya lah ngapain lagi Fitri ada di ruangan ini, ruangan ini kan tempat bimbel masuk PTN, hehehe.


"Iya sama dong kita", 'Jawab Weni lagi yang berusaha untuk mencairkan suasana'.


Fitri adalah sosok orang yang sangat susah untuk dekat dengan orang yang baru. Dia Lebih memilih sendiri dari pada harus mencoba untuk SKSD (sok kenal sok dekat) dengan orang lain, gengsian ya jatuh nya, hehehehe.


Kesulitan bergaul dengan orang baru dan bergabung dengan komunitas baru merupakan suatu gejala dari gangguan kepribadian menghindar (avoidant personality disorder).


Hal ini dapat di sebabkan oleh beberapa faktor yaitu, tidak percaya diri, trauma akan masa lalu akan hinaan atau cemoohan, tidak bisa menerima kekurangan diri, emosi tidak stabil, tidak bisa menerima kritikan, tidak berani mengambil resiko, berusaha menjadi sama dengan orang lain daripada diri sendiri. setiap orang pasti memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. untuk membangun kepercayaan diri dimulai dari mencintai diri sendiri. kuncinya adalah dengan selalu bersyukur terhadap apa yang kita dapatkan. tetapi bukan berarti juga kita tidak berusaha untuk menjadi lebih baik, mulailah dengan belajar menerima kritikan dari orang lain. berusahalah sesuai dengan kemampuan yang anda miliki. Anda harus lebih mengenal diri anda sendiri terlebih dahulu sehingga Anda akan lebih percaya diri memperkenalkan diri Anda dengan orang lain. bila ingin memulai percakapan carilah topik yang bisa anda kuasai, seperti tentang hobi atau kegiatan yang biasa dilakukan. berbicaralah sesantai mungkin dan hindari memotong percakapan orang lain. dengan begitu anda dan orang lain akan merasa saling menghargai dan pergaulan terasa menyenangkan.

__ADS_1


Sumber :https://www.sehatq.com


Tetapi jika kita sudah mengenal lebih dekat dengan Fitri, maka dia adalah orang yang asik, heboh, sopan, dan juga bisa di ajak gila bersama.


Tak lama berbincang-bincang dengan Weni, kelas pun di mulai. Mereka pun fokus kepada pemberi materi.


*


"Aku harus gimana ya menghadapi emosi kak Angga yang semakin menjadi-jadi. Apa aku hubungi kak Jeni lagi, dan nanya apakah dia sudah menghubungi kak Fitri?, atau mengikuti apa kata kak Kirana kemarin?", 'Ucap Rara yang bingung harus melakukan Apa'.


Aku coba ngikuti apa kata kak Kirana aja deh, dan rara pun mencoba mengingat-ingat apa yang di sampaikan oleh Kirana kemarin.


emosi yang negatif tentu perlu tentu perlu dikendalikan sehingga tidak dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain. kamu bisa mencoba ini terlebih dahulu ra:




selalu berpikir dan bersikap positif


kamu bisa mengubah pola pikir Kakak sepupumu itu Ra dan juga coba tenang kan dia. dan selalu lah berbicara yang positif-positif dengannya.




kamu harus menghindari hal-hal yang membuat Kakak sepupumu itu emosi yang negatif. misalnya handphone kamu sita aja handphonenya terlebih dahulu agar dia tidak menggunakannya lagi dan bisa memicu emosinya.




lakukan kegiatan yang menyenangkan


soalnya kamu mengajak dia melakukan apa yang dia suka mungkin dengan berolahraga, nonton, jalan-jalan dan lainnya. yang bisa membuat dia lupa akan apa yang bisa memicu emosinya. 'Ucap Kirana menjelaskannya kepada Rara kamarin dan masih teringat oleh Rara sampai sekarang'.




Sumber :

__ADS_1


psychology today. diakses pada 2023. 5 way to get your unwanted emotions under control.


"Tapi apa kak Angga mau ya, aku ajak dia keluar gitu menghirup udara segar. Agar Emosional nya menjadi lebih baik", 'Ucap Rara lagi yang masih kebinggungan'.


Saat Rara memikirkan bagaimana cara untuk memperbaiki emosional nya, tiba-tiba handphone Rara pun berdering.


"Ini nomor siapa ya?, kok ngak ada namanya", 'gumam Rara yang mendapati nomor baru menelpon dirinya, dan Rara pun mengusap layar handphonenya untuk mengangkat panggilan tersebut'.


"Hallo", 'Ucap Rara'.


"Iya hallo, ini benar atas nama Rara?", 'Tanya seseorang di balik handphone tersebut'.


"Iya, ini siapa ya?", 'Tanya Rara lagi'.


"Ini aku Fitri Ra", 'Jawab Orang yang menelpon Rara tersebut adalah Fitri'.


"Syukur lah kak Fitri mau menghubungi aku, maaf ya kak kemarin itu aku minta tolong sama kak Jeni, karena aku binggung harus minta tolong sama siapa lagi", 'Ucap Rara'.


"Iya Ra ngak apa-apa kok, santai aja. Jeni udah cerita semuanya kok", 'Jawab Fitri'.


"Terus sekarang kondisi Angga bagaimana?", 'Tanya Fitri'.


"Ya gitu-gitu aja kak, mahalan tambah parah dan dia juga sering ngingau nama kakak", 'Jawab Rara'.


"Kamu udah coba bawa dia berobat, misalnya ke psikolog gitu Ra", 'Tanya Fitri lagi'.


"Belum kak, kalau bawa ke psikolog kan harus ke kota kak. Dan aku takutnya kak Angga ngak mau, dan yang ada dia nanti malah tambah ngamuk", 'Jawab Rara'.


"Tapi orang tua Angga tahu dengan kondisi Angga sekarang ini Ra?", 'Tanya Fitri lagi'.


"Belum kak, aku belum ngasih tahu. Soalnya Mama sama papa lagi di kota. Aku minta tolong sama kak Fitri ya, coba bicara sama kak Angga. Siapa tahu dengan kak Fitri bicara dan membujuk kak Angga, Angga bisa kembali seperti dulu lagi. Aku mohon ya kak", 'Jawab Rara yang memohon kepada Fitri'.


"Iya Ra, aku akan bantu kamu meskipun hanya lewat sambungan telepon. Dan aku akan coba untuk bicara dengan Angga" 'Ucap Fitri yang juga merasa khawatir dengan kondisi Angga'.


"Iya kak, aku kasih handphone nya sama kak Angga dulu ya kak", 'Ucap Rara'.


Rara pun berlarian menuju kamar Angga, dan memberikan handphone tersebut kepada Angga.


"Kak Angga, ini kak Fitri mau bicara", 'Ucap Rara memberikan handphone tersebut yang panggilannya sudah berubah menjadi panggilan Video'.


Rara pun meninggalkan Angga dan Fitri berbicara berdua, dan juga terlihat Angga sangat senang mendengar nama Fitri tadi.

__ADS_1


"Alhamdulillah ya Allah, terimakasih engkau telah menjabah doa hamba ya Allah. Semoga dengan ini kak Angga semakin membaik", 'Ucap Rara penuh syukur'.


Apa yang senang Angga dan Fitri bicarakan?.


__ADS_2