
"Sayang sekarang kamu istirahat dulu ya di kamar, Tante mau masuk dulu. Nanti kalau masakannya sudah siap, Tante panggil kamu", 'Ucap Eli mengantar Fitri ke kamarnya'.
"Fitri bantu Tante masak ya", 'Jawab Fitri'.
"Ngak perlu fit, Tante bisa kok sendiri. Lagian kamu kan masih sakit, jadi harus banyak-banyak istirahat", 'Ucap Eli'.
"Tapi Tan, aku udah ngak apa-apa kok", 'Jawab Fitri lagi'.
"Ngak ada tapi-tapian, kamu sekarang itu istirahat saja di kamar. Tante ngak mau kamu sakit lagi nantinya", 'Ucap Eli lagi'.
"Yasudah deh Tan, maaf ya tan Fitri selalu ngerepotin Tante dan om", 'Ucap Fitri yang merasa tidak enak dengan adik dari ayahnya itu'.
"Fitri sayang, kamu ngak boleh bicara seperti itu ya nak. Kan om sama Tante udah berkali-kali bilang sama kamu, kalau kamu itu tidak pernah merasa di repotkan oleh kamu", 'Jawab Eli lagi'.
"Iya Tante, Terimakasih ya tan udah ngerawat dan menjaga Fitri dengan baik", 'Ucap Fitri'.
"Sama-sama sayang, ini juga sudah kewajiban om dan Tante juga menjaga dan merawat kamu di sini", 'Jawab Eli tersenyum dan sekarang keluar dari kamar Fitri dan menuju dapur'.
Fitri terus-terusan merasa tidak enak kan kepada adik dari ayahnya itu, dia selalu tidak ingin merepotkan mereka. Tapi saat ini kondisi Fitri memang belum mengizinkan untuk melakukan aktivitas terlalu banyak, takut dianya kelelahan dan juga dia baru keluar dari rumah sakit.
"Semangat Fitri, kamu harus cepat sembuh dan bisa beraktivitas lagi seperti biasanya. Kamu tidak boleh terus-terusan seperti ini, kamu juga tidak boleh merepotkan om dan Tante kamu terus menerus dan juga membuat mereka khawatir terhadap kondisi kamu", 'Ucap Fitri dengan semangat'.
Fitri juga memberhentikan sementara waktu aktivitas menggambar dan juga membuat design yang biasa dia lakukan untuk mengisi waktu luang. Fitri melakukan itu semua karena dia ingin istirahat total dan segera sembuh dari sakitnya.
*
"Jen, kamu ada kabar tentang Fitri ngak?", 'Tanya Angga saat Jeni main ke rumahnya'.
"Ngak ngga, aku ngak tahu kabar tentang Fitri", 'Jawab Jeni'.
__ADS_1
"Biasanya kamu ngga, yang lebih tahu tentang Fitri", 'Ucap Nani'.
"Semenjak Fitri minta saya untuk menjaga jarak dari dia, saya sudah tidak terlalu sering menghubungi nya lagi hanya sesekali saja kalau sosmednya Fitri akhir. Tapi akhir-akhir ini saya liat sosmed Fitri ngak aktif. Saya tidak berani menelpon atau mengirim pesan kepadanya takut menganggu dia dan Saya takut Fitri juga marah kepada saya", 'Jawab Angga'.
"Sabar ya ngga, mungkin menurut Fitri ini semua yang terbaik bagi kalian berdua. Dan juga Fitri tidak mau merusak persahabatan kita yang sudah terjalin sejak kita kecil", 'Ucap Jeni'.
"Iya Ngga, mungkin Fitri sibuk mengurus keperluan kuliahnya. Kan sebentar lagi kita semua mulai kuliah", 'Timpal Nani'.
"Iya kali ya, ayok kita lanjut makan lagi", 'Ucap Angga yang kembali mencairkan suasana kembali'.
Angga, Jeni, dan Nani lagi duduk di salah satu cafe langganan mereka. Mereka sering nongkrong di cafe ini, hanya untuk sekedar makan-makan dan menjaga hubungan silaturahmi dan persahabatan mereka. Mumpung mereka belum mulai kuliah dan nantinya mempunyai kesibukan masing-masing.
Semenjak Fitri pergi ke kota, teman-teman nya merasa sangat kehilangan Fitri. Dan juga mereka kecewa dengan Fitri yang tiba-tiba pergi tanpa memberitahu mereka terlebih dahulu, tapi bagaimana pun ini semua sudah menjadi pilihan Fitri. Mungkin Fitri mempunyai maksud agar teman-teman nya tidak sedih saat dia pergi. Jadi mereka hanya bisa menerima keputusan Fitri ini.
*
"Aduh mana nanti aku mau pergi lagi sama teman-teman, pakai baju apa ya?. Kok baju aku segini aja ya, perasaan banyak deh. Mana ini semua udah sering aku pakai lagi", 'Gumam bela yang membuka lemari pakaiannya'.
"Coba aja kak Fitri ada di rumah, pasti aku bisa pakai baju dia. Apa aku liat aja dulu kali ya di lemarinya, siapa tahu masih ada baju yang tertinggal", 'Ucap Bela dan beranjak dari kamarnya'.
Bela pun masuk ke dalam kamar Fitri, dan membuka lemari dan mengobrak-abrik isinya, mencari baju yang nantinya akan dia pakai main sama teman-temannya.
"Nah ini bagus nih", 'Ucap Bela memegang baju berwarna hitam dan ada bis putihnya itu'.
"Wah baru lagi, masih ada tag mereknya", 'Ucap Bela yang masih memegang Baju tersebut'.
Bela pun membawa baju itu kedalam kamarnya, dan dia akan bersiap-siap untuk pergi bersama teman-temannya.
"Bel.... Kamu abis ngapain dari kamar kakak kamu?", 'Tanya Rina yang melihat Bela keluar dari kamar Fitri'.
__ADS_1
"Eh ibu....", 'Jawab Bela yang kaget melihat ibunya udah berada tepat di depannya itu'.
"Itu apa bel yang kamu pegang?", 'Tanya Rina yang melihat Bela menyembunyikan sesuatu di balik punggungnya'.
"Ngak Bu, ngak ada apa-apa kok", 'Jawab Bela'.
"Kamu jangan Bohong Bel", 'Ucap Rina yang mendekati Bela dan hendak merampas apa yang di pegang Bela'.
"Ibu ini apaan sih, main rampas-rampas saja. Ini itu hanya baju Bu", 'Jawab Bela kesal dan mengeluarkan baju yang tadi dia sembunyikan'.
"Ini kan bajunya kakak kamu bel, kenapa kamu ambil?", 'Tanya Rina'.
"Pinjam dulu kenapa sih Bu, lagian aku kan punya pinjam bentar doang, ngak bakalan di ambil juga kok", 'Jawab Bela kesal dan pergi dari hadapan ibunya tersebut'.
Rina hanya bisa mengelus dada melihat tingkah dari putri keduanya itu. Rina tidak tahu apa yang harus dia lakukan lagi, apa yang harus dia lakukan untuk menghadapi putrinya itu.
Akhir-akhir ini, tingkah Bela semakin hari semakin menjadi-jadi entah apa lah yang membuat bela berubah seperti ini. Rina juga binggung melihatnya.
Sore harinya Bela pun pamit kepada sang ibu untuk pergi bersama teman-temannya.
"Yuk kita foto yuk", 'Ajak Bela kepada teman-temannya saat baru sampai di tempat tujuan mereka'.
Bela pun mengunggah foto tersebut di sosmed miliknya, dan terlihat Jelas baju yang dia pakai adalah baju milik Fitri.
"Bel ini kan baju aku?", 'ucap Fitri mengomentari unggahan Bela yang tidak sengaja terlihat olehnya'.
"Enak aja, ini tu baju aku tahu", "Balas Bela'.
"Aku yakin benar, kalau itu baju aku. Kamu itu kalau mau pakai milik orang itu harus izin dulu dong, jangan main pakai aja. Ini itu baju baru aku beli kamarin, aku lupa bawanya ke sini dan juga baju ini belum pernah di pakai sama sekali", 'Balas Fitri juga'.
__ADS_1
Bela pun tidak mengindahkan Pesan dari kakak nya itu lagi, dan dia asik bermain sama teman-temannya.