
Sudah seminggu lebih Jeni tidak bertemu dengan Fitri, begitu pun Fitri yang tidak ada kabarnya. Saat Fitri berangkat ke kota saja dia tidak memberitahu Jeni, Jeni hanya tahu dari video yang di unggah oleh Bela beberapa hari lalu. Saat ini Jeni merasa kesepian dan di tambah lagi orang tuanya sedang ada tugas keluar kota. Biasanya saat orangtuanya keluar kota pasti Jeni nginap di rumah Fitri, dan kadang Fitri lah yang menemani Jeni di rumahnya.
"Begitu kesepian kali lah aku akhir-akhir ini, orangtua lagi keluar kota, sahabat yang biasa nemani aku juga udah pergi ke kota. Apa aku coba kali ya menghubungi Fitri, siapa tahu dia udah mau mengangkat telpon ku", 'Ucap Jeni yang termenung sendirian di balkon kamarnya'.
Jeni pun mencoba melakukan panggilan video (Video Call) dengan Fitri, siapa tahu di angkat oleh Fitri. Jeni merasa sangat kangen sekali dengan Fitri, apalagi ngisengin dia hehehehe.
"Alhamdulillah berdering, semoga di angkat. di angkat fit, di angkat", 'Ucap Jeni yang berharap Fitri mengangkat telponnya'.
"Hallo Jen, ada apa", 'Ucap Fitri di sebrang sana'.
"Alhamdulillah di angkat", 'Ucap Jeni tersenyum sumringah'.
"Aku kangen Fit sama kamu", 'Ucap Jeni'.
"Sama Jen, aku juga kangen sama kamu", 'Jawab Fitri'.
"Kamu lagi apa Fit?", 'Tanya Jeni'.
"Ngak ada nih lagi di kamar", 'Jawab Fitri'.
"Kamu sendiri lagi di mana Jen?", 'Tanya Fitri'.
"Di rumah Fit, kesepian aku soalnya orang tua aku lagi keluar kota. Mau ke tempat kak Jena mager", 'Jawab Jeni'.
"Maaf ya Jen, aku Ngak bisa nemani kamu lagi. Dan maaf juga kemarin aku pergi ke kota ngak bilang dulu sama kamu", 'Ucap Fitri yang sekarang merasa bersalah'.
"Iya Fit, ngak apa-apa kok. Aku paham kok kondisi dan situasi kamu sekarang. semoga kamu cepat mencapai apa yang kamu impikan selama ini, dan kembali lagi ke kampung kita dan kita bisa sama-sama lagi", 'Ucap Jeni yang tidak mau bersedih-sedih'.
"Iya Jen, doain aku ya. Kamu juga harus semangat ya kuliahnya, agar nanti kita sama-sama lulus dengan nilai terbaik", 'Ucap Fitri'.
"Aamiin, semoga ya fit", 'Ucap Jeni'.
"Fit, kamu masih belum baik kan sama Angga?", 'Tanya Jeni dengan hati-hati takut Fitri marah'.
Fitri pun terdiam setelah mendengar nama Angga yang di ucapkan oleh Jeni Barusan.
"Fitri.... fit sudah siap belum sayang", 'Teriak Eli memanggil sang keponakan'.
__ADS_1
"udah Tan, tunggu bentar", 'Jawab Fitri dari dalam kamarnya'.
"Jen, udah dulu ya ntar kita sambung lagi kapan-kapan. soalnya aku harus nemani Tante aku dulu pergi arisan", 'Ucap Fitri kepada Jeni'.
"oh iya fit, kamu hati-hati ya", 'Jawab Jeni dan kemudian sambungan panggilan video mereka terputus'.
Fitri pun keluar kamar menghampiri sang Tante yang sudah menunggunya.
"Masyaallah cantik kali lah keponakan Tante satu ini, udah punya pacar belum", 'Goda Eli kepada keponakannya'.
"Apa sih Tante ni, ayo Tante nanti Tante terlambat arisannya", 'Ucap Fitri karena dia merasa malu di goda seperti itu'.
"hhmmm malu ya, ngak mungkin lah keponakan ini belum punya pacar kan. Kalau belum, nanti Tante kenali sama anaknya teman Tante, ganteng-ganteng Lo", 'Ucap Eli yang kembali menggoda Fitri'.
"Apasih Tante ini, ayo buruan Tan", 'Ucap Fitri yang menarik tangan adik dari ayahnya tersebut'.
"yaudah Ayuk kita pergi, hehehe", 'Ucap Eli yang tertawa melihat ekspresi wajah Fitri yang memerah karena malu'.
Fitri dan Eli pun menuju garasi mobil yang berada di rumah tersebut.
"Om Bram mana Tan?, kok ngak keliatan", 'Tanya Fitri'.
"Tante kok ngak ikut?", 'Tanya Fitri'.
"Tante ngak terlalu suka olahraga begituan, jadi males aja Tante ikut hanya nonton doang. Dan kan Tante juga mau jalan sama kamu", 'Jawab Eli menarik pelan hidung mancung Fitri karena gemes'.
"Tapi biasanya Tante ikut kan?", 'Tanya Fitri lagi'.
"Ngak selalu sih Tante ikut mah, sesekali doang. itu pun kalau om kamu yang paksa buat Tante ikut. Om kamu mah kalau udah libur geh juga jarang di rumah fit, makanya Tante sering merasa kesepian", 'Jawab Eli yang seketika raut wajahnya berubah menjadi sedih'.
"Tante jangan sedih lagi ya, kan udah ada Fitri yang nemani Tante. Setidak nya sebelum kuliah di mulai Fitri selalu ada waktu buat Tante. dan meskipun nanti Fitri udah mulai kuliah, Fitri pasti akan nyempetin waktu untuk nemani Tante kok", 'Jawab Fitri yang mencoba menghibur adik dari ayahnya itu'.
"terimakasih ya fit, kamu janji ya sama Tante terus tinggal sama Tante ya dan selalu nemani Tante", 'Ucap Eli'.
"Iya tanteku tersayang, Fitri pasti bakalan selalu nemani Tante kok", 'Jawab Fitri'.
Eli pun tersenyum karena dia merasa sangat bahagia hari ini karena sudah ada yang menemaninya di saat suaminya sedang sibuk dengan aktivitas nya sendiri.
__ADS_1
*
"Apa tadi aku salah ngomong ya sama Fitri?, apa yang jangan-jangan Fitri menjadi sedih' lagi karena pertanyaan aku tadi?", 'Jeni bertanya-tanya kepada dirinya sendiri'.
Jeni merasa bersalah atas pertanyaan yang tadi di lontarkan nya, dan Jeni berharap bahwa Fitri tidak akan marah kepadanya.
"Bodoh bangat kamu Jen, Jen. kenapa sih kamu Sampai bertanya seperti itu", 'Ucap Jeni menyalahkan dirinya sendiri'.
Handphone Jeni pun berbunyi seperti ada panggilan masuk.
"Angga", 'Ucap Jeni melihat nama yang tertera dalam panggilan itu dan mengusap layar hpnya untuk mengangkat'.
"Hallo Jen", 'Ucap Angga'.
"Iya hallo ngga, ada apaa?", 'Tanya Jeni'.
"Jen kamu ada kabar tentang Fitri ngak?", 'Tanya Angga balik'.
Jeni pun terdiam, dia binggung mau jawab apa. Nanti kalau dia bilang kalau barusan dia nelpon dengan Fitri nanti Angga minta tolong dia untuk sambungan ke Fitri dan Fitri jadi marah sama dia.
"Aku harus jawab apa ya?", 'Ucap Jeni dalam Hati'.
"Hallo Jen, kamu masih di sanakan?", 'Tanya Angga lagi'.
"Iya ngga, aku masih di sini", 'Jawab Jeni yang akhirnya bersuara'.
"Kamu ada kabar tentang Fitri ngak Jen?", 'Tanya Angga lagi'.
"Ngak ada ngga, aku ngak tahu kabar tentang Fitri. Semenjak kejadian di air terjun Fitri, Fitri sulit untuk di hubungi ngga", 'Jawab Jeni berbohong'.
"Apa benar Fitri pergi ke kota untuk kuliah di sana Jen?", 'Tanya Angga lagi'.
"Aku ngak tahu juga ngga, aku ngak pernah dengar langsung dari mulutnya Fitri. Aku hanya liat video yang di unggah oleh Bela di akun media sosial nya", 'Jawab Bela berbohong lagi'.
"Sudah dulu ya ngga, soalnya aku di panggil oleh orang tua ku", 'Ucap Bela berbohong lagi dan memutuskan sambungan telepon tersebut'.
"Maaf ya ngga, aku ngak bisa kasih tahu kamu sekarang. Aku takut Fitri marah ngga", 'Ucap Jeni yang mengacak-acak rambutnya'.
__ADS_1
kenapa persahabatan mereka menjadi serumit ini sekarang setelah mereka mengenal yang namanya cinta?.