
Tibalah saatnya besok adalah hari kelulusan yang di nanti-nantikan oleh, seluruh murid sekolah menengah atas di seluruh penjuru Indonesia. Besok akan menjadi saksi bahwa mereka di nyatakan lulus atau tidaknya dari sekolah yang telah mereka naungi selama tiga tahun ini. Besok juga akan menjadi kepastian apakah mereka lulus dan akan mengejar cita-cita mereka masing-masing, ada yang setelah ini lanjut kuliah, bekerja, dan lain sebagai, dan mungkin ada juga dari mereka yang melepas penat mereka dari belajar sesaat, karena sudah selama 12 tahun mereka belajar selama ini.
Hari ini Fitri memutuskan untuk pulang kampung, merayakan hari kelulusan dia dengan teman-temannya.
"Om... Tante", 'Sapa Fitri kepada om dan tantenya yang duduk di sofa ruang tengah'.
"Iya sayang, sini duduk", 'Jawab Eli dan menepuk sofa yang mengisyaratkan Fitri untuk duduk di sebelahnya'.
Fitri pun mendekat dan duduk tepat di sebelah adik dari ayahnya itu.
"om.... Tante, Fitri hari ini rencana mau pulang karena besok adalah hari kelulusan jadi Fitri ingin merayakannya dengan teman-teman fitri", 'Ucap Fitri'.
"Kamu pulang naik apa sayang?", 'Tanya Eli'.
"Naik bus Tan, nanti di jemput ayah ke terminal. Kalau ayah yang jemput ke sini kasian Tan, jauh", 'Jawab Fitri'.
"Kalau ngak kamu di anter sama sopir om aja ya, biar lebih aman. soalnya om ngak bisa anter kamu, karena om besok ada dinas ke luar kota", 'Ucap Bram yang merasa khawatir kalau Fitri pulang naik Bus'.
"Tidak apa-apa kok om, kalau Fitri naik Bus juga. Fitri ngak mau merepotkan om sama Tante terus", 'Ucap Fitri'.
"Om ngak merasa kamu repotkan kok fit", 'Jawab Bram'.
"Gimana kalau Tante ikut kamu ke kampung, soalnya kan Tante sendirian di rumah ngak ada teman. Lagi om kamu juga dinas ke luar kota", 'Ucap Eli'.
"Maksud Tante?", 'Tanya Fitri lagi yang masih binggung dengan apa yang di ucapkan oleh adik dari ayahnya barusan'.
"Tante ikut kamu ke kampung, soalnya Tante juga sendirian kan di rumah, sepi juga ini rumah. Om kamu kan juga dinas luas kota", 'Jawab Eli lagi'.
"Tante serius?", 'Tanya Fitri yang tidak percaya dengan apa yang di ucapkan oleh adik ayahnya itu'.
"Iya, bolehkan pa?", 'Tanya Eli sekarang beralih kepada sang suami'.
"Ya tentu boleh lah ma, biar mama ngak ke sepian juga di rumah. Hitung-hitung mama liburan dan juga bisa menghirup udara segar di kampung, biar ngak sumpek di kota Mulu", 'Jawab Bram yang setuju istrinya ikut dengan keponakan nya itu ke kampung'.
"Tuh Sama om aja Boleh", 'Ucap Eli kepada Fitri'.
"yasudah sana siap-siap, ntar sopir om yang anter", 'Ucap Bram kepada Fitri'.
"Iya om, terimakasih nya om", 'Ucap Fitri'.
__ADS_1
"Om udah mau berangkat?", 'Tanya Fitri lagi'.
"Iya bentar lagi fit, nunggu sopir dari kantor dulu yang anter om kebandara", 'Jawab Bram'.
"Om hati-hati ya, semoga selamat pulang pergi", 'Ucap Fitri dan menyalami adik ipar dari ayahnya tersebut'.
"Iya fit, kamu sama Tante juga hati-hati ya pulang, ntar kabari om juga. Salam ya sama keluarga di kampung. Ntar kapan-kapan om juga ikut ke kampung", 'Ucap Bram lagi dan melihat mobil dari kantornya sudah datang'.
"Iya om, nanti di Salami", 'Ucap Fitri'.
"Yasudah kalau begitu om pamit dulu ya, nanti abis sopir om balik anter om dari bandara dia yang akan anter kamu dan Tante ke kampung", 'Ucap Bram kepada Fitri'.
"Iya om, hati-hati", 'Ucap Fitri'.
"Ma, papa pamit dulu ya. Hati-hati di jalan, nanti kabari papa ya", 'Ucap Bram beralih kepada sang istri'.
"Iya pa, papa hati-hati ya. Kabari kalau udah sampai", 'Jawab Eli'.
Bram pun masuk kedalam mobil dan melambaikan tangannya kepada Eli dan Fitri, Eli dan Fitri pun juga melambaikan tangan mereka sampai mobil yang di tumpangi Bram tidak terlihat lagi.
"Ayuk fit, kita masuk sayang dan siap-siap", 'Ajak Eli'.
"Iya Tan", 'Jawab Fitri'.
Fitri pun tidak memberitahu kepada orang tua dan keluarga nya di kampung bahwa dia dan adik dari ayahnya itu akan pulang ke kampung hari ini. Fitri dan Eli sepakat bahwa mereka berdua akan memberikan kejutan bagi orang di kampung nantinya.
Dan sebelum pulang kampung, Eli dan Fitri juga mampir ke salah satu toko pusat oleh-oleh, yang aman menjadi buah tangan mereka saat mereka pulang kampung nantinya.
*
"Fit kamu ngak pulang, besokkan hari kelulusan kita", 'Tanya Jeni mengirim pesan kepada Fitri'.
"Belum tahu Jen, kayaknya enggak deh. Soalnya aku harus nemani Tante aku", 'Balas Fitri'.
"Emangnya suami Tante kamu kemana fit?", 'Tanya Jeni lagi'.
"suaminya Tante aku lagi dinas keluar kota Jen", 'Balas Fitri lagi'.
"Kok kamu ngak pulang sih fit, padahal aku berharap bangat loh fit kamu pulang. Dan kita ngerayain hari kelulusan kita sama-sama", 'Balas Jeni lagi'.
__ADS_1
"Ya maaf Jen, aku juga pengennya pulang. Tapi aku harus nemani Tante ku", 'Balas Fitri sambil senyum-senyum'.
"Yasudah deh fit kalau gitu", 'Balas Jeni dengan emoticon sedih'.
"Maaf ya Jen", 'Balas Fitri lagi'.
"Kamu kenapa fit, senyum-senyum sendiri gitu", 'Tanya Eli yang merasa keponakannya itu aneh'.
"ngak apa-apa kok Tan, aku lagi senang aja ngerjain teman aku", 'Jawab Fitri'.
"Ngerjain teman mu bagaimana Fit?", 'Tanya Eli lagi'.
"Iya dia nanya aku pulang ngak pas hari kelulusan, aku jawab aja ngak. Biar besok jadi kejutan", 'Jawab Fitri yang masih tertawa atas ulahnya sendiri'.
"Kamu ya bener-bener", 'Ucap Eli'.
"Ngak apa-apa kali Tan, sesekali", 'Jawab Fitri tersenyum'.
Fitri pun masih senyum-senyum sendiri, melihat chatan nya dengan Jeni.
Dan dia merasa puas mengerjai Sahabatnya itu.
*
"Fitri pulang ngak ya?, besokkan hari kelulusan kita", 'Ucap Angga sendirian di kamarnya'.
"Aku tanya aja kali ya, atau ngak", 'Ucap Angga lagi'.
Angga pun sudah mengetuk pesan yang akan dia kirimnya kepada Fitri "Fit, kamu pulang ngak besok kan hari kelulusan kita", tetapi Angga menghapusnya kembali, dan akhirnya dia pun mengurungkan niatnya untuk mengirimkan pesan tersebut kepada Fitri.
Karena Angga merasa tidak enakkan, dan takut menganggu waktu Fitri.
"Kak Angga", 'Panggil Rara'.
"Iya Ra, kenapa?", 'Jawab Angga'.
"Kakak kenapa, kok benggong gitu", 'Tanya Rara karena dia takut Angga kembali lagi seperti kemarin ini'.
"kakak ngak apa-apa kok Ra, kakak hanya berpikir saja besok kan hari kelulusan nih. Fitri pulang ngak ya?", 'Jawab Angga'.
__ADS_1
Rara pun terdiam, mendengar ucapan kakak nya tersebut.
"Ternyata kakak Angga masih sangat mengharapkan kepulangan kak fitri, semoga aja besok kak Fitri pulang", 'Gumam Rara'.