ADIKKU SELALU MEREBUT APA YANG AKU PUNYA

ADIKKU SELALU MEREBUT APA YANG AKU PUNYA
Ep. 34


__ADS_3

"Terimakasih ya bang, ini uangnya", 'Ucap Bela memberikan uang berwarna merah sebanyak 2 lembar'.


"Ini kebanyakan neng", 'Tolak tukang ojek tersebut'.


"Tidak apa-apa bang, ambil saja", 'Ucap Bela yang masih mengulurkan uang sebesar 200rb itu'.


"Terimakasih banyak ya neng", 'Ucap Tukang ojek tersebut'.


"Saya yang seharusnya berterimakasih kepada abangnya, karena udah nganter saya pulang padahal udah malam begini", 'Ucap Bela'.


"Iya neng sama-sama, saya pamit dulu neng", 'Ucap Tukang ojek tersebut'.


"Iya bang, hati-hati", 'Jawab Bela'.


Bela pun masuk kedalam rumahnya, karena ia tidak ingin kakek dan nenek nya menunggu lebih lama. Sebelum nya Bela sudah mengirim pesan kepada Hani bahwa dia tidak jadi nginap di tempat Hani.


"Han, maaf ya aku ngak jadi nginep tempat kamu. Soalnya kakek aku ngak ngasih izin dan minta aku untuk pulang katanya dia khawatir. Aku juga ngak mau bikin mereka khawatir juga, maaf bangat ya Han", 'Ucap Bela mengirim pesan kepada Hani'.


"Iya bel tidak apa-apa, kamu hati-hati di jalan ya", 'Balas Hani'.


_


"Assalamualaikum, nek....kek.... ini Bela", 'Ucap Bela yang berada di ambang pintu rumahnya'.


"waalaikumusalam", 'Jawab Yanto dari dalam Rumah'.


"Alhamdulillah nduk, kamu udah pulang", 'Ucap Yanto'.


"Iya kek, maaf ya kek bela bikin kakek khawatir", 'Ucap Bela'.


"iya nduk tidak apa-apa, yuk kita masuk yuk", 'Ucap Yanto mengajak bela masuk kedalam rumahnya'.


"Alhamdulillah nduk, kamu akhirnya pulang juga", 'Ucap Bela di sambut oleh sang nenek di dalam rumah'.


"Iya nek, maaf ya nek bela bikin nenek khawatir", 'Ucap Bela'.


"Tidak apa-apa nduk, yang penting kamu tidak apa-apa itu sudah membuat nenek dan kakek lega", 'Ucap sang nenek Yanti'.


"Emang apa yang terjadi nduk?, kenapa kamu pulang sampai larut malam begini?, dan juga tadi saat berangkat kamu terburu-buru", 'Tanya Yanti'.

__ADS_1


"Iya nek, tadi Bela buru-buru karena ada teman bela yang ngabarin kalau ada salah satu teman bela yang di keroyok oleh orang yang tidak di kenal", 'Jawab Bela'.


"Astaghfirullah nduk, terus teman kamu gimana?", 'Tanya Yanti lagi'.


"Alhamdulillah teman Bela Ndak ada luka yang serius nek, cuman wajahnya saja yang babak belur", 'Jawab Bela'.


"Ya Allah kasian sekali teman kamu itu nduk. terus pelakunya udah di laporin kepolisi nduk?", 'Tanya Yanti lagi'.


"Sudah-sudah Yanti, biarlah cucu kita itu istirahat terlebih dahulu bukannya di cecar dengan berbagai pertanyaan begitu", 'Ucap Yanto memotong pembicaraan sang istri'.


"Apalah kamu ini bang, aku hanya nanya saja", 'Ucap Yanti'.


"Iya kamu itu hanya nanya, tapi semuanya kamu tanya mana dia tahu jawabannya. Yang penting sekarang ini cucu kita tidak apa-apa, dan pergi beristirahat nduk pasti kamu penat sekali kan", 'Ucap Yanto menyuruh Bela untuk beristirahat ke kamarnya'.


"Iya kek, nek Bela ke kamar dulu ya", 'Ucap Bela yang bergegas menuju kamarnya'.


"Iya nduk", 'Jawab Yanti yang kemudian juga masuk kedalam kamarnya dan membuang muka kepada sang suami'.


Yanto hanya menggeleng-geleng kan kepala nya melihat tingkah istri yang terkadang seperti anak kecil.


*


"Fitri, ayah sama ibu pamit pulang dulu ya. Kasian nenek sama kakek di tinggal lama-lama", 'Ucap Ben'.


"Iya nak, ayah tahu itu", 'Ucap Ben'.


"Kamu baik-baik ya sini nak, nurut apa kata Tante dan om mu. jangan bandel kalau di bilangin", 'Ucap Rina yang menasehati sang anak'.


"Iya Bu, Ibu ngak usah khawatir", 'Jawab Fitri'.


"El, mbak titip Fitri ya. kalau dia bandel jewer aja telinganya El", 'Ucap Rina yang menitipkan sang anak kepada adik iparnya itu'.


"Iya mbak, mbak tenang aja aku pasti akan jagain Fitri kok. dia sudah aku anggap seperti anakku sendiri", 'Jawab Eli'.


Rina dan Ben pun berpamitan kepada Fitri dan Eli dan juga kepada Bram suami Eli.


"Bram, mas balik dulu ya", 'Ucap Ben'.


"Kok cepat bangat mas baliknya, ngak di sini dulu semalam lagi lah kan kita belum terlalu banyak bercerita", 'Ucap Bram'.

__ADS_1


"Ntar kapan-kapan kami ke sini lagi Bram, kasian kakek, nenek, sama adiknya Fitri di tinggal di rumah. Dan juga mas harus kerja, ngak ada yang mantau di perkebunan ntar yang ada para petani keenakan mas tinggal lama-lama", 'Jawab Ben'.


"Yasudah mas, hati-hati di jalan", 'Ucap Bram'.


"Iya Bram, mas Sama mba titip Fitri juga ya Bram. kalau dia bikin ulah kamu kasih tahu mas ya", 'Ucap Ben'.


"Iya mas tenang saja, fit dengar kan?", 'Ucap Bram melirik Fitri'.


"Iya om dengar", 'Jawab Fitri tersenyum'.


"Yasudah kalau gitu kita pamit dulu ya", 'Ucap Ben dan Rina secara bersamaan'.


"Fit, ingat apa pesan ibu tadi ya nak. Kamu jangan sampai ngecewain ibu sama ayah", 'Ucap Rina lagi'.


"Iya Bu, Fitri janji sama ibu", 'Jawab Fitri'.


Rina dan Sang suami pun masuk kedalam mobilnya, dan mobil itu pun sudah mulai berjalan menuju kampung halaman Fitri.


Fitri sebenarnya sedih di tinggal oleh ibu dan Ayahnya, tetapi karena ini semua atas keinginan dia maka kesedihan itu harus ia lawan. Fitri yang tidak ingin berlarut-larut dengan kesedihannya ini.


"Jangan Sedih ya sayang, ada Tante sama om di sini yang jaga kamu", 'Ucap Eli yang merangkul sang keponakan'.


Eli tahu pasti apa yang di rasakan oleh Fitri sekarang ini, karena ia pernah merasakan itu semua jauh dari orang tua.


"Iya Tante, Fitri ngak sedih kok. Ini semua juga demi kebaikan Fitri kedepannya", 'Jawab Fitri'.


"uh pintarnya keponakan Tante, yuk kita masuk yuk", 'Ucap Eli yang mengajak Fitri masuk, karena mobil orang tua Fitri sudah tidak terlihat lagi'.


"Iya Tante", 'Jawab Fitri'.


Fitri dan Rina pun masuk dengan bergandengan tangan.


"Fitri kamu siap gih ke kamar", 'Ucap Eli saat mereka sudah berada di dalam rumah'.


"Kita mau kemana Tante?", 'Tanya Fitri yang binggung tiba-tiba di suruh siap-siap'.


" hari ini kamu temani Tante pergi arisan ya, abis itu kita jalan-jalan biar kamu ngak suntuk sendirian di rumah", 'Jawab Eli'.


Eli sangat senang sekali karena akhirnya dia punya teman ngobrol, teman jalan-jalan, dan teman shopping. Karena selama ini dia hanya kemana-mana sering sendiri, karena suami juga harus bekerja dan sering keluar kota.

__ADS_1


"Baik Tante", 'Jawab Fitri'.


Fitri pun menuju kamarnya, untuk bersiap-siap dan juga sedikit memoles wajahnya dengan makeup tipis yang terlihat natural dan juga memoles bibirnya yang berwarna pink itu dengan lipglos.


__ADS_2