ADIKKU SELALU MEREBUT APA YANG AKU PUNYA

ADIKKU SELALU MEREBUT APA YANG AKU PUNYA
Ep. 38


__ADS_3

"Tante, Tante nangis", 'Tanya Fitri yang mendapati adik dari ayahnya itu di depan pintu kamarnya'.


"Ngak kok saya, tadi mata Tante kecolok jari jadi berair deh", 'Jawab Eli yang langsung menghapus air mata yang membasahi pipinya'.


"Kalau mata Tante sakit, kita ngak jadi pergi ya tan. Masih bisa besok juga kok", 'Ucap Fitri yang merasa tidak enak'.


"Tante tidak apa kok sayang, Ayuk kita berangkat", 'Ucap Eli dengan mengandeng tangan Fitri'.


Fitri pun hanya mengikuti langkah kaki Eli dari belakang, karena dia merasa tantenya itu sedang tidak baik-baik saja.


"Apa Tante Eli kangen sama anaknya ya?", 'Fitri pun masih bertanya-tanya dalam pemikiran nya sendiri'.


"Fitri ayo buruan sayang masuk mobil, ntar kalau kesorean kita kejebak macet", 'Ucap Eli yang melihat Fitri melamun di depan pintu mobil'.


"Eh iya Tan", 'Jawab Fitri yang tersadar dari lamunannya dan langsung masuk mobil'.


Eli pun melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang menuju kampus-kampus yang menjadi sasaran Fitri untuk melanjutkan pendidikan nya, yakni universitas negeri terfavorit di ibukota.


"Wah gede ya tan kampus ya", 'Ucap Fitri dari balik kaca mobil'.


Eli hanya tersenyum melihat Fitri, dan dia juga merasa ikut bahagia. Akhirnya dia merasakan mengantar anaknya untuk melihat-lihat sekolah yang akan dia tuju seperti teman-temannya selama ini rasakan dan ceritakan. Meskipun Fitri bukan anak yang lahir dari rahimnya, tapi Eli sangat menyayangi Fitri seperti anak kandungnya sendiri begitu pun dengan Bram suami Eli yang juga sayang kepada Fitri.


kruk......kruk...kruk..... (bunyi perut Fitri).


"Kamu lapar fit?", 'Tanya Eli'.


"Hehehehe iya Tan", 'Jawab Fitri'.


"Yasudah kita makan dulu ya?, kamu mau makan apa?", 'Tanya Eli'.


"Ngak perlu tan, ntar aja di rumah makannya", 'Jawab Fitri'.


"Laparnya sekarang makannya ntar, mana nyambut Fit...fit... Ayuk kita makan dulu, Tante juga lapar nih. kamu mau makan apa?", 'Tanya Eli lagi'.


"Terserah Tante aja, aku mah ngikut", 'Jawab Fitri'.


"Mana ada makanan yang namanya terserah Fit, kamu mau makan ayam goreng yang ada level nya itu mau?", 'Ucap Eli lagi'.


"Iya Tan mau", 'Jawab Fitri'.

__ADS_1


"Kita makan dulu ya, ntar kita lanjut jalan-jalan lagi", 'Ucap Eli'.


"Oke tan", 'Jawab Fitri'.


Eli pun melajukan mobilnya kembali menuju salah satu tempat makan yang cukup ramai pengunjung di ibukota.


*


"Ibu makan dulu ya, dari pagi ibu belum makan loh", 'Ucap Rina kepada sang ibu'.


"Ibu ngak lapar Rin", 'Jawab Yanti'.


"nanti ibu tambah sakit Bu, kita makan dikit aja ya Bu", 'Ucap Rina membujuk sang ibu'.


"Ibu kangen Fitri Rin, dulu saat dia pulang sekolah pasti dia yang selalu menyuapi ibu", 'Jawab Yanti yang sudah berlinang air mata'.


"Nanti kita telepon Fitri ya Bu, sekarang ibu makan dulu. Kalau ibu ngak makan nanti Fitri juga sedih loh Bu dengar ibu sakit lagi", 'Ucap Rina yang masih berusaha untuk membujuk sang ibu'.


"Tapi ibu ingin Fitri yang nyuapi ibu Rin", 'Ucap Yanti'.


"Ibu ngak boleh kita, Fitri di kota itu kan untuk belajar Bu bukan untuk main-main. Nanti kalau Fitri libur dia pasti pulang kok Bu ke sini, ibu ngak boleh gitu. Nanti Fitri juga ngak tenang di sana kepikiran ibu juga terus jadi dia ngak fokus belajar deh kalau ibu begini terus", 'Ucap Rina yang menasehati sang ibu'.


"Iya Bu, Rina janji sama ibu. Emangnya Rina pernah bohongi ibu?, ngak kan?", ' Tanya Rina'.


"Iya sih, ngak pernah", 'Jawab Yanti yang mau menerima Nasi yang di suapkan oleh Rina'.


Yanti pun akhirnya makan, walaupun hanya beberapa Suap. Setidaknya perutnya tidak kosong.


"Kasian ibu di tinggal fitri, biasanya aku dan Fitri yang bergantian menyuapi dan telaten merawat ibu semenjak ibu sakit. Tapi Ibu lebih sering ingin dengan cucunya itu dari pada aku, tapi sekarang hanya ada aku yang merawat ibu", 'Ucap Rina yang melihat sang ibu termenung menatap keluar jendela kamarnya'.


"Pasti ibu sang rindu dengan Fitri", 'Ucap Rina lagi dan melangkahkan kakinya menuju dapur untuk meletakan piring dan gelas bekas ibunya makan'.


"Ayo Rin, buruan telepon Fitri. Ibu udah ngak sabar nih pengen liat dan dengar suaranya", 'Ucap Yanti yang melihat Rina sudah kembali lagi ke kamarnya'.


"Iya Bu, bentar ya", 'Ucap Rina dan mengambil handphone dari saku celananya'.


"Hallo Bu....", 'Ucap Fitri yang melambaikan tangan ke kamera'.


"Hallo juga nak", 'Jawab Rina yang melakukan panggilan video jadi ibunya tidak hanya mendengar suara Fitri tapi juga melihat wajah cucu kesayangannya itu'.

__ADS_1


"Hallo nduk, ini nenek", 'Ucap Yanti yang mengambil handphone Rina'.


""Hallo nenek, nenek sehat?", 'Tanya Fitri yang juga melambaikan tangannya'.


"Alhamdulillah nduk, nenek sehat. Kamu dimana?", 'Tanya sang nenek kembali'.


"Aku lagi di jalan nek, abis makan sama Tante Eli", 'Jawab Fitri dan mengarahkan kamera handphone nya kepada tanteny itu'.


"Hallo Bu, ibu sehat?", 'Tanya Eli yang juga melambaikan tangannya'.


"Alhamdulillah ibu sehat, kamu dan suami kamu bagaimana El?", 'Tanya Yanti balik'.


"Alhamdulillah sehat juga Bu, bapak sehat Bu?", 'Tanya Eli lagi'.


"Alhamdulillah sehat juga", 'Jawab Yanti'.


"Syukurlah Bu, Fitri baik-baik saja kok Bu di sini. Ibu jangan terlalu khawatir", 'Ucap Eli'.


"Iya El, terimakasih ya kamu sudah menjaga cucu kesayangan ibu. Tapi kalau dia bandel, jewer aja telinganya El", 'Ucap Yanti'.


"Baik Bu, hehehe", 'Jawab Eli tertawa kecil mendengar ucapan sang ibu'.


"Fit kamu baik-baik ya di sana, nurut sama Tante mu itu", ' Ucap Yanti kepada sang cucu'.


"Baik nek, nenek juga ya jaga kesehatan nya, makan yang teratur", 'Ucap Fitri'.


"Tuh ibu dengar sendiri kan apa kata Fitri", 'Ucap Rina kepada sang ibu'.


"Iya nduk, nenek akan makan yang teratur", 'Ucap Yanti'.


"Beneran yah Bu, jangan seperti tadi lagi", 'Ucap Rina yang di dengar oleh Fitri'.


"Emangnya nenek tadi kenapa Bu?", 'Tanya Fitri'.


"Ngak mau makan fit, katanya mau kamu aja yang nyuapin", 'Jawab Rina'.


"Nenek jangan gitu dong, Fitri di sini kan belajar nek melanjutkan pendidikan Fitri. Fitri di sini itu bukan main-main nek, nanti kalau Fitri libur Fitri pasti pulang ke rumah kita kok. Nenek harus jaga kesehatan nenek ya, harus makan yang teratur. Kalau nenek sakit nanti Fitri juga sedih", 'Ucap Fitri'.


"Iya nduk, nenek janji sama kamu. Nenek tidak akan seperti tadi lagi", 'Jawab Yanti'.

__ADS_1


"Ya Allah begitu banyak orang yang menyayangi Fitri. Apakah dia akan secepatnya meninggalkan saya dan membiarkan saya sendirian kembali Ya Allah?", 'Gumam Eli dalam Hatinya'.


__ADS_2