ADIKKU SELALU MEREBUT APA YANG AKU PUNYA

ADIKKU SELALU MEREBUT APA YANG AKU PUNYA
Ep. 09


__ADS_3

"Fitri, tunggu dulu fit......", 'Ucap Angga memanggil nama Fitri'.


"Iya ada apa", 'Jawab Fitri dan menoleh kebelakang di mana Angga berada'.


"Kamu pergi ke acara ulang tahunnya Nani ngak ntar malam?", 'Tanya Angga'.


"Rencana nya sih iya, kalau ngak ada halangan", 'Jawab Fitri'.


"Kamu barengan sama aku aja ya pergi nya, ntar malam aku jemput", 'Ucap Angga'.


"Oke deh kalau gitu", 'Ucap Fitri'.


"Aku jemput jam 7 malam ya", 'Ucap Angga'.


"Iya", 'Jawab Fitri'.


Bel sekolah pun berbunyi, dan itu menandakan bahwa jam istirahat selesai dan mereka pun kembali ke kelas mereka masing-masing.


*


"Gaes datang ya ke ulang tahun kakak gue", 'Ucap Ina adiknya Nani dan membagikan undangan ulang tahun ke temannya satu persatu'.


"Kakak lu yang satu sekolahan sama kakak gue itu na?", 'Tanya Bela yang menerim undangan ulang tahun dari Ina'.


"Iya bel, datang ya", 'Jawab Ina'.


"Oke na", 'Ucap Bela dan mengacungkan jempolnya'.


"Udah semua kan guys undangannya, di tunggu ya semuanya kedatangan nanti malam di rumah gue", 'Ucap Ina'.


Setelah bagi-bagi undangan tersebut Ina, bela dan yang lainnya pun pulang, karena memang sudah waktunya pulang. Dan juga Bel pembelajaran selesai atau bel pulang sudah berbunyi dari tadi, tetapi Ina meminta waktu teman-teman sekelasnya sebentar, Karena dia mau bagi-bagi undangan ulang tahun kakaknya.


"Nanti pasti kak Fitri pergi ke acara ulang tahun kakaknya Ina, tapi kak Fitri pergi sama siapa ya?", 'ucap Bela yang bertanya-tanya pada dirinya sendiri dalam hatinya'.


"Woi bel, lu mikirin apa sih. Benggong Mulu dari tadi", 'Ucap Salsa mengagetkan Bela'.


"Kurang ajar lu ya na, kalau gua ada riwayat jantungan bagaimana", 'Ucap Bela ngedumel dan memukul lengan Salsa pelan, karena dia kaget bukan main'.

__ADS_1


"Lu sih, dari keluar kelas bengong Mulu. Mikirin apa sih lu", 'Tanya salsa lagi'.


"Ngak gue ngak mikirin apa-apa kok", 'Jawab Bela'.


"Terus kenapa lu bengong, ntar ke sambet baru tahu rasa lu", 'Ucap Salsa'.


"Dih amit-amit gua kesambet na, Ayuk pulang yuk", 'Ucap Bela mengajak salsa pulang karena mereka juga searah dan rumah mereka juga berdekatan'.


"Hhmmm sa, lu ntar malam pergi ngak ke acara ulang tahunnya kakak Ina?", 'Tanya Bela saat mereka jalan pulang'.


"Kayaknya ngak de Bel, soalnya keponakan gue nginap di rumah. Ngak mungkin kan dia nginap di rumah gue, sedangkan gue keluar", 'Jawab Salsa'.


"Hmmmm..... Iya juga yah, terus kalau lu ngak pergi, gue pergi sama siapa dong", 'Ucap Bela tampak sedang berpikir'.


"Sama kakak lu aja bel, kakak lu pasti pergi lah secara dia kan satu sekolahan sama kakaknya Ina, dan kalau gue ngak salah mereka itu juga satu geng", 'Ucap Salsa'.


"Lu tahu dari mana kakak gue sama kakak nya Ina satu geng, iya sih pernah kakak nya Ina main ke rumah gue, tapi sesekali doang", 'Tanya Bela'.


"Di sosmednya lah bel, gimana sih lu circle kakak sendiri ngak tahu", 'Jawab Salsa dan mendorong bahu Bela Pelan'.


"Ngak terlalu merhatiin gue, kan lu juga tahu sendiri gua jarang bangat yang namanya main sosmed", 'ucap Bela'.


"Tuh lu tahu", 'Ucap Bela'.


Bela dan Salsa pun melanjutkan perjalanan mereka menuju rumah mereka masing-masing.


*


"Kak, kakak nanti pergi ke acara ulang tahunnya kak Nani ngak?", 'Tanya Bela kepada sang kakak saat sedang berada di meja makan'.


"Rencananya sih iya Bel, kenapa emangnya?", 'Tanya Fitri balik'.


"A-aku boleh bareng ngak kak, soalnya aku juga di undang. Aku di undang sama Ina adiknya kak Nani. Soalnya Salsa ngak bisa pergi kak, dan aku juga ngak enak kalau ngak pergi sama Inanya", 'Jawab Bela ragu'.


"Yaudah nanti kamu bareng kakak aja, nanti bareng Angga juga kok", 'Ucap Fitri tersenyum kepada sang adik'.


"Beneran kak, aku boleh bareng Kakak?", 'Tanya Bela lagi yang sangat antusias mendengarkan nama Angga'.

__ADS_1


"Iya beneran dek, lagian kamu masih kecil ngak mungkin kan pergi malam-malam sendiri", 'Jawab Fitri tersenyum dan melanjutkan makannya'.


"Terimakasih ya kak", 'Ucap Bela yang tersenyum sumringah'.


"Iya dek sama-sama, kamu lanjutin lagi makannya. Jangan di anggurin gitu makanannya", 'Ucap Fitri yang melihat dari tadi adiknya tidak memakan makanan yang ada di piringnya sedikit pun'.


"Eh iya kak", 'Jawab Bela yang tersadar makanan yang ada dalam di piringnya belum di sentuh sama sekali'.


"Yasudah kamu lanjut makan dulu aja ya, kakak mau keluar dulu bentar", 'Ucap Fitri'.


"Kakak mau kemana?", 'Tanya Bela'.


"Mau beli kado buat Nani", 'Jawab Fitri'.


"Aku ikut juga dong kak, aku juga mau beli kado juga buat kakaknya Ina", 'ucap Bela merenggek minta ikut sama kakaknya'.


"Yasudah kamu abisin dulu makannya, kakak tunggu di depan", 'Ucap Fitri'.


"Oke kak", 'Jawab Bela yang lanjut menyantap makanan yang ada di piringnya'.


Setelah Bela selesai makan, Fitri dan Bela pun menuju salah satu pusat perbelanjaan yang berada di kecamatan tempat mereka tinggal.


*


"Gimana ya, caranya agar kak Fitri gagal pergi ke acara ulang tahun kakaknya Ina?. Supaya aku bisa berduaan lagi sama kak Angga", 'Ucap Bela dalam hati dan berniat untuk berbuat licik lagi kepada Fitri'.


Entah lah kenapa Bela selalu tidak suka jika Fitri di cintai dan di sayang oleh banyak orang.


Bela juga selalu ingin mengagalkan semua acara Fitri dan Angga, agar mereka tidak berduaan.  Seperti pergi berduaan, pasti bela selalu minta ikut kepada sang kakak, dan pastinya Fitri tidak tega menolak adiknya jika sang adik minta ikut dengannya.


Bela melakukan semua ini karena dia juga menaruh rasa kepada Angga, saat pertama kali bertemu Angga di rumahnya. Jatuh cinta pandangan pertama, nih ceritanya, hehehehe.


Siapa sih orang yang tidak suka sama Angga, dia tinggi, putih, bersih, pintar dan juga berasal dari keluarga yang berkecukupan.


Begitu banyak cewek yang mencoba untuk mendekati Angga, tetapi Angga bersikap dingin kepada mereka semua itu. Hanya kepada kepada Fitri lah, Angga yang tidak bersikap dingin.


Angga suka kepada Fitri dari dulu, tapi dia belum ada kesempatan untuk menyatakan cintanya kepada Fitri, karena tiap kali dia mengajak Fitri keluar pasti Bela selalu minta ikut, oleh karena itu lah Angga selalu kesal sendiri. Tetapi Angga tidak bisa berbuat apa-apa, akhirnya Angga pun masih bersabar dan setia menunggu waktu yang tepat untuk menyatakan cintanya kepada Fitri.

__ADS_1


Tetapi Fitri sendiri tidak menyadari bahwa sesungguhnya Angga ada perasaan suka kepada dirinya, dan mungkin Fitri hanya mengganggap hanyalah sebuah pertemanan.


__ADS_2