
Seminggu sudah Fitri mengurung diri di dalam kamarnya, ia keluar hanya sesaat sekedar untuk makan karena dia tidak ingin orang tua terlebih ibunya tambah khawatir. Berarti seminggu sudah juga dia menanti kabar dari sang ayah kapan ia akan bisa berangkat ke kota.
"Bu ayah sudah bilang belum Bu, kapan aku bisa berangkat ke kota?", 'Tanya Fitri menemui sang ibu
"kemarin sih ibu dengar ayah udah nelpon Tante Eli", 'Jawab Rina'.
"terus apa Bu jawaban dari Tante Eli?", 'Tanya Fitri dengan sumbringah'.
"Ya kata Tante Eli kapan pun kamu mau kesana dia siap menerima kamu, dan lagian Tante Eli juga sering merasa kesepian katanya dan dengan kedatangan kamu nantinya kesepian Tante Eli mungkin bisa terobati", 'Jawab Rina'.
"Kesepian kenapa Bu?, dan ada suaminya", 'Tanya Fitri lagi'.
"ya sih suaminya ada, tapi suaminya Tante Eli kan kerja Fit, dan katanya akhir-akhir ini sering keluar kota. Dan Tante Eli kan juga belum di karunia anak lagi sampai sekarang, Semenjak meninggalnya Ariel", 'Jawab Rina'.
"Iya juga ya Bu, kasian Tante Eli. Dan beberapa bulan yang lalu itu aku liat Tante Eli posting hasil USG loh Bu", 'Ucap Fitri'.
"Iya kemarin itu Tante kamu itu memang sempat hamil lagi, dan saat umur kehamilan nya menginjak 3 bulan dia keguguran karena jatuh di kamar mandi", 'Jawab Rina'.
"Innalilahi wa innailaihi rojiun, kasian ya Bu Tante Eli", 'Ucap Fitri yang kaget mendengar kabar duka itu'.
"iya fit, ibu sama ayah juga baru tahu kamaren kabar itu. karena Tante Eli tidak mau memberitahukan kabar duka ini dan dia tidak ingin semua orang ikut bersedih atas apa yang menimpanya", 'Ucap Rina'.
"Semoga saja Tante Eli dan om Bram kembali di karunia seorang momongan ya Bu", 'Ucap Fitri mendoakan sang tante'.
"Aamiin Allahumma aamiin", 'Jawab Rina yang mengusapkan kedua tangannya kewajahnya'.
"Itu semua akan menjadi ladang pahala bagi Tante Eli dan om Bram kelaknya Fit", 'Ucap Rina lagi'.
"Iya tah Bu?", 'Tanya Fitri lagi'.
"Iya fit, beneran", 'Jawab Rina dan kemudian menjelaskannya'.
Bagi orang tua (seorang Ibu) yang mengalami keguguran 6 Minggu, dalam Islam ternyata mereka akan mendapat pahala dari Allah SWT. Hal ini diketahui dari beberapa hadist sebagaimana Rasulullah Saw bersabda. Dalam riwayat lainnya juga disebutkan "Dikatakan kepada bayi yang telah meninggal ini, masuklah kau kedalam surga".
Ada 5 Garansi pahala untuk orang tua (muslimah) yang mengalami keguguran:
__ADS_1
Maharati Marfuah, Lc dalam bukunya 'Serba-serbi fiqih keguguran' menjelaskan seperti di terangkan dalam kitab Sunan At Tarmidzi Bab keutamaan bersabar dan mengharapkan pahala atau musibah, di sebutkan dalam sebuah hadist
"Bagi orang tua yang ditakdirkan kehilangan buah hatinya mendapatkan rumah Baitul Hamdi atau rumah Pujian kelak di surganya Allah'.
Memberi syafaat kepada kedua orang tuanya. Hal ini di sampaikan Ibnu Majah dalam kitab sunan-nya bab bagi seseorang yang di timpa musibah keguguran. Ibnu Majah menyebutkan ada tiga hadist yang menunjukkan bahwa janin yang keguguran akan memberikan syafaat bagi kedua orang tuanya.
Di antaranya dari Abu Hurairah, Rasulullah Saw bersabda: "Seorang ibu yang meninggal dalam kandungan ibunya mendahuluiku, Sungguh lebih aku sukai daripada seorang penunggang kuda yang mengawalku dari belakang".
Penghalang dari Neraka
seorang bayi yang meninggal akan menjadi penghalang bagi kedua orang tuanya dari Api neraka. Hal ini sebagaimana hadist riwayat dari Ibnu Majah.
"barang siapa memberikan (ditinggal mati) tiga anak laki-laki yang belum berumur baliq maka mereka akan menjadi benteng penghalang baginya dari api neraka.
Abu Dzar berkata, "aku telah memberikan dua orang anak?", beliau bersabda: "Dan dua anak. "Ubai bin Ka'ab, tuannya ahli Alquran, berkata, "Aku telah memberikan satu anak?", beliau bersabda "Dan satu anak".
Imam An Nawawi mengatakan:
"meninggalnya salah satu anak seseorang, maka akan menjadi penghalang antara dirinya dan neraka begitu pula janin yang keguguran".
__ADS_1
Dapat menarik kedua orang tuanya untuk masuk surga.
Dalam hadist sahih riwayat imam Muslim bahwa anak yang meninggal sebelum balik akan menarik kedua orang tuanya masuk surga.
dari Abu Hasan dia berkata: "aku berkata kepada Abu Hurairah: "telah meninggal dua Putri saya adakah engkau bisa mengabarkan dari Rasulullah SAW dengan suatu hadis tentang orang yang telah meninggal dunia yang bisa membuat hati kami menjadi tenang? Abu Hurairah RA berkata : "Iya". Rasulullah bersabda: "Anak-anak kecil mereka adalah penghuni penghuni kecil di surga". salah seorang dari mereka menyambut bapaknya atau kedua orang tuanya kemudian dia memegang pakaian atau tangannya seperti halnya aku memegang ujung pakaianmu ini, dia tidak akan meninggalkan orang tuanya sampai Allah memasukkan kedua orang tuanya ke dalam surga.
mendapat pengasuhan dari nabi Ibrahim di Raudhah
seorang anak kecil yang meninggal sebelum balik pernah dilihat nabi Muhammad Saw sedang bersama dengan nabi Ibrahim di Raudhah. sebagaimana hadis yang cukup panjang berkaitan dengan isra mi'rajnya nabi Muhammad dalam shahih Bukhari dari samurah bin jundub:
"lalu kami mendatangi sebuah kebun yang secara merata berisi warna musim semi, di antara dua tepi kebun terdapat seseorang yang jangkung yang nyaris aku belum pernah melihat manusia yang kepalanya memanjang di langit seperti itu, dan di sekitar orang itu terdapat banyak anak-anak yang pernah aku lihat. Saya berkata : "Apa ini sebenarnya, mereka ini siapa? adapun laki-laki jangkung dalam taman ia adalah nabi Ibrahim AS, adapun anak-anak di sekitarnya adalah bayi yang mati di atas fitrah".
lantas sebagian sahabat bertanya :
"Ya Rasulullah, juga anak orang-orang musyrik?" , Rasulullah SAW bersabda: "juga anak-anak musyrik!", (HR Bukhari)
Sumber : Islamdigest.Republika.co.id
"Masyaallah Bu, merinding Fitri mendengarnya", 'Ucap Fitri'.
"Iya fit, olehkarena itu adalah kebanyak orang yang menyebut anak kecil atau bayi yang keguguran itu dengan sebutan anak surga", 'Ucap Rina'.
Kemudian Fitri dan sang ibu pun menunggu kepulangan sang ayah untuk menanyakan kapan Fitri di perbolehkan untuk berangkat ke kota.
Yang tentunya nantinya Fitri tidak akan di perbolehkan untuk berangkat sendiri oleh sang ayah dan ibunya. Pastinya Fitri tetap akan di antar oleh mereka dan mungkin semua anggota juga akan ikut.
Apakah Fitri akan memberitahu kabar dia akan pergi ke kota lebih cepat kepada Jeni sahabatnya dan juga kepada Angga?.
Sebelumnya Fitri memang pernah bercerita kepada Jeni bahwasanya dia akan melanjutkan kuliah di kota, tetapi dia akan pergi ke kota setelah hari kelulusan di umumkan.
__ADS_1
Tetapi kepada Angga Fitri belum pernah menceritakan keinginan dia untuk melanjutkan pendidikan di kota nantinya.
Apakah Fitri akan memberitahu mereka berdua terutama atau Fitri akan tetap pergi secara diam-diam tanpa memberitahu mereka terlebih dahulu, biarlah mereka tahu dengan sendiri nantinya.