
Hari Pernikahan
Evan sudah bersiap mengenakan pakaian pengantin dengan jas berwarna putih. Bagas dengan setia mendampingi Evan di dalam kamarnya. Bagaimana pun, Bagas merasa kamar Evan merupakan tempat teraman baginya agar tidak.diketahui oleh Alesha.
" Cie... Akhirnya Abang gue tercinta ini nikah juga. Kejar setoran ya Bang atau takut keduluan Bagas ? " goda Bagas.
" Cih... Siapa yang takut keduluan kamu " gerundel Evan.
" Kok bisa sih Bang langsung maen ngajak nikah aja. Bukannya baru kenal ya ? Jangan-jangan cuma pelampiasan aja gara-gara ditinggal nikah si Freya itu " ceroscos Bagas yang kemudian dikeplak oleh sang kakak.
" Sembarangan ! Gak ada hubungannya sama Freya. Gue gak tahu kenapa, tapi rasanya langsung klik aja sama dia... " sahut Evan.
" Syukur deh, Bang. Bagas pikir Bang Evan bakalan jadi bujang lapuk kayak suaminya Kak Kyra itu " celoteh Bagas lagi.
" Biar bujang lapuk tapi high quality " celetuk Kyra yang tiba-tiba masuk ke dalam kamar dengan menggendong bayinya.
Bagas segera menyingkir menuju tempat yang tersembunyi. Ia khawatir jika Alesha melihatnya disana.
" Tenang aja, Gas... Alesha masih didandanin di atas. Lagian pake harus ngumpet segala sih, kasihan tahu tuh anak kerjanya ngelamun terus " ceroscos Kyra.
" Biar lebih berasa Kak pas ketemunya " kilah Bagas.
" Kerasa kalau Alesha udah ada yang mepet duluan " sahut Kyra.
" Oh, tidak bisa... Karena Alesha itu jodohnya Bagas, udah digarisin dari sononya " timpal Bagas percaya diri.
" Idih, kepedean banget sih kamu " tukas Kyra lalu bergerak mendekati Evan.
" Van... Gue harap lo bahagia sama Reksa. Jangan pernah berpikir untuk menyakiti Reksa. Kalau kamu nyakitin dia, aku gak akan pernah anggap kamu saudara lagi " ucap Kyra bernada ancaman.
" Wih serem banget sih Kak ! " sela Bagas membuat Kyra mendelik pada Bagas.
" Ini juga berlaku buat kamu, Bagas ! Kalau kamu sampai nyakitin Alesha, aku bakalan pisahin kamu sama dia " tegas Kyra.
" Bagas pastiin kalau itu gak akan terjadi karena Bagas gak akan pernah nyakitin Alesha " ucap Bagas tegas.
" Aku juga tidak akan menyia-nyiakan Reksa " ucap Evan yakin.
Mereka akhirnya berangkat menuju hotel tempat dilaksanakannya akad nikah. Bagas sengaja tidak ikut bersama rombongan keluarga besarnya. Ia baru berangkat setelah seluruh rombongan berangkat. Bagas memilih untuk menaiki motor sportnya ke tempat acara dilangsungkan.
Akad nikah dilangsungkan dengan khidmat. Evan begitu lantang dan lancar mengucap ijab kabul hingga akhirnya para saksi menyatakan SAH. Dan akhirnya Evan resmi menikah dengan Reksa atau Aurelia.
Setelah akad nikah selesai maka dilanjutkan dengan resepsi. Resepsi yang bertema pesta kebun itu berlangsung meriah. Namun di tengah hingar bingar acara yang berlangsung, seorang gadis cantik terduduk lesu. Ia memisahkan dirinya dengan anggota keluarganya yang lain. Kemeriahan acara, nyatanya tak membuat dirinya lupa akan kesedihannya yang tak bisa berjumpa dengan kekasih hatinya.
Seorang pria berjalan ke arah gadis cantik itu. Sejak tadi ia sudah mengamati sang gadis yang terlihat sedih.
__ADS_1
" Maaf, boleh saya menemani anda " ucapnya saat berdiri di hadapan Alesha.
Alesha mengangkat wajahnya, melihat ke arah pria yang menyapanya itu.
" Maaf... Saya sedang tidak ingin ditemani " tolak Alesha dingin.
" Tapi sepertinya, anda butuh seorang teman sejak tadi saya lihat anda sendiri " ucap pria itu lagi.
" Saya tidak sendiri, saya bersama keluarga saya. Dan saya sedang menunggu calon suami saya " ucap Alesha tegas. Ia tidak ingin memberikan celah kepada lelaki manapun untuk mendekatinya.
" Sayang sekali, anda sudah memiliki calon suami... Tapi saya bersedia menemani anda sampai calon suami anda datang " ucapnya lagi terdengar sedikit memaksa.
Alesha memutar bola matanya malas, ia kemudian berdiri lalu berjalan menjauhi pria tersebut.
Sialnya, justru Alesha merasa jika ia diikuti oleh pria itu. Alesha mempercepat langkahnya yang agak sulit berjalan karena mengenakan setelan kebaya. Pria itu meraih tangan Alesha namun segera ditepis oleh Alesha.
" Mas, tolong jangan kurang ajar ya ! " gertak Alesha sambil membalik badannya.
Speechless...
Alesha melihat siapa pria yang tengah berdiri di hadapannya saat ini. Pria yang membawa sebuah buket bunga mawar berwarna biru sambil menampilkan senyuman yang begitu menawan. Pria tampan bertubuh tegap yang selama ini sangat dirindukannya.
" Bagas... "
" Hai cantik... Maaf membuat kamu menunggu.. "
Bagas hanya tersenyum sambil mendekap erat tubuh Alesha yang sejak kemarin begitu ingin dipeluknya.
Alesha terisak di dada Bagas, Bagas mengurai pelukannya kemudian membelai pipi sang kekasih yang kini berurai air mata.
" Hai... Kenapa nangis ? Gak suka ya ketemu Bagas ? " goda Bagas.
Alesha memukul dada Bagas,
" Kamu jahat... Tega ya kamu bikin Lesha nunggu. Padahal Lesha kangen banget tahu ! " gerutu Alesha.
" Bagas juga kangeeeen banget sama kamu " ucap Bagas sambil menyerahkan bunga di tangannya.
Alesha menerima buket bunga itu sambil tersenyum tapi kemudian ia memukul lengan Bagas.
" Ih, kok dipukul sih ? Katanya kangen... " ucap Bagas memprotes perlakuan Alesha yang tiba-tiba memukulnya.
" Habis Lesha kesel sama Bagas... Katanya kangen tapi malah cuekin Lesha. Kalau gitu Lesha mau cari cowok baru aja " rajuk Alesha.
" Oh gitu....Jadi mau nyari cowok baru nih ceritanya. Emangnya ada ? " tanya Bagas meledek.
__ADS_1
" Ada, itu orangnya ! " tunjuk Alesha pada pria yang tadi mendekatinya.
Ppfffft... Bagas menahan tawanya.
" Ih, kok malah ketawa sih " decak Alesha kesal.
" Lesha sayang... Dia itu sepupu aku, Farel, adiknya Kak Kyra yang tinggal di Singapur " jelas Bagas yang langsung membuat Alesha melebarkan matanya.
" Tadi aku sengaja nyuruh Kak Farel godain kamu..Aku pengen tahu aja sikap kamu kalau dideketin cowok lain " tambah Bagas sambil mengusap puncak kepala Alesha.
" Terus... "
" Terus aku semakin yakin kalau kamu memang tercipta untuk aku " sambung Bagas.
" Ck... Gombal " decak Alesha sambil bergerak menjauhi Bagas namun tangan Bagas menahan lajunya.
Bagas meraih tangan Alesha kemudian berlutut di hadapan Alesha. Satu tangannya mengambil kotak dari dalam saku jasnya.
" Alesha Chayra Winantara... Hari ini, disaksikan seluruh keluarga besar kita. Aku Bagas Daffin Prasetya melamarmu sebagai istriku. Maukah kamu menerimaku sebagai suamimu, sebagai imam untukmu dan untuk anak-anak kita nanti ?" tanya Bagas sambil membuka kotak yang berisikan cincin itu.
Alesha terkesiap dengan acara lamaran Bagas yang tak terduga. Alesha mengangguk, tanpa mengatakan apapun. Gestur tubuh yang begitu dinantikan oleh Bagas.
Bagas segera bangkit, kemudian menyematkan cincin di jari manis Alesha dan mencium kening Alesha dengan penuh cinta.
Seluruh anggota keluarga yang ada bertepuk tangan. Alesha sendiri tidak menyangka jika mereka semua berada disana bahkan mereka semua ikut berkontribusi dalam acara lamaran dadakan Bagas ini.
Bagas memeluk Alesha lalu berbisik pelan di telinganya.
" Tunggu 3 tahun lagi dan aku akan pastikan kita berada di pelaminan sebagai pasangan pengantin baru. Akan ku pastikan juga jika hanya aku yang menjadi suamimu serta ayah dari anak-anak kita nanti "
" Dan aku akan dengan setia menunggumu menjadikanku istri satu-satunya dalam hidupmu. Aku akan dengan sabar dan ikhlas membaktikan hidupku sebagai istri juga ibu dari anak-anak kita nanti "
...TAMAT...
Yey... 👏👏 Alhamdulillah cerita ini selesai juga setelah banyak drama di season 2 & bonchap dan berakhir dengan Happy Ending for all.
Terima kasih sebanyak-banyaknya untuk kalian para pembaca yang dengan setia memberikan dukungan buat Author. Yang sudah sudi meluangkan waktu untuk membaca karya Author ini. Karya ini mendapat pencapaian luar biasa yang gak pernah Author bayangin sebelumnya.
Author menyadari masih banyak kekurangan dalam karya Author, tapi Author akan berusaha untuk menyajikan karya yang lebih baik lagi 💪💪
Gak bosen-bosen Author mohon dukungan di karya Author yang lain ya !🙏😁
At last, thank you for everything readers. Love you all 😘😘
Author pamit dari karya ini ya 🙏🙏, semoga meninggalkan kesan baik dan kenangan indah buat kalian semua 🥰🥰🥰
__ADS_1
Hatur nuhun ka sadayana 🙏🙏
Jangan Lupa mampir di cerita Kyra dan Om Doteng ya 🤗🤗