Aku Dicintai Oleh Guruku

Aku Dicintai Oleh Guruku
saling jujur


__ADS_3

‘tet...tet..tet..’ bel pulang sekolah.


Semua siswa bergegas pulang ke rumahnya masing-masing. Dan ada pula yang pergi main sebelum akhirnya pulang ke rumah. Sementara aku, masih saja galau.


“Ish... Ai.. Ai...kenapa kamu jadi lola begini sih?” gerutuku dalam hati sambil melangkahkan kaki ke tempat ketemuan.


“Deg..” tiba-tiba jantung Ai berdetak kencang saat melihat sesosok pria tampan yang dikenalnya.


“Ai, masuklah!” perintah Pak Chandra yang membukakan pintu mobil.


Aku pun masuk dan dengan cepat mobil melaju menuju sebuah tempat. Bisa dibilang tempat yang romantis. Di sana banyak sekali pasangan romantis.


“Ai, turunlah.” Ucap pak Chandra lembut sambil membukakan pintu.


Aku pun keluar dan mengikuti kemana pak Chandra membawaku. Setelah sampai di tempat yang nyaman, kami pun berhenti.


“Ai, kamu kemarin kenapa mematikan Hpmu?” tanya pak Chandra


“Tidak ada apa-apa.” Jawabku sambil menggelengkan kepalaku.


“Lalu kenapa kamu hari ini?” tanyanya lagi dan aku hanya terdiam


“Kamu sedang ada masalah?” tanya pak Chandra melanjutkan dan lagi-lagi aku hanya terdiam.


Melihat aku yang seperti itu, pak Chandra semakin bingung harus bagaimana.


“Ai, lihat saya!” perintahnya tegas sambil memegang kedua pundakku dan aku pun melihat ke arahnya


“Ai...??? ada apa??” tanyanya lembut.

__ADS_1


Aku yang dari tadi ditanya masih saja diam. Tapi tanpa aku sadari ternyata air mataku mengalir. Sontak membuat Pak Chandra jadi sangat bingung.


“Ai..??” ucap Pak Chandra


“Mas...mas tega menjalin hubungan dengan siswi lain di belakangku.” Jawabku lirih


“Hubungan? Siswi lain? Di belakangmu?” tanya pak Chandra semakin bingung karena memang dia tidak merasa seperti yang dipikirkan Ai.


“Mas tahu? Ada banyak gosip yang beredar tentang kedekatan mas dengan Riri. Dan yang lebih parahnya lagi, aku juga sempat melihat mas jalan dengan Riri.” Jelasku sambil terisak isak.


Pak Chandra pun sangat terkejut masalahnya dia sendiri tidak tahu kalau selama ini ada gosip seperti itu. Tapi di saat yang bersamaan dia juga sangat bahagia. Karena gadis kecilnya itu sedang cemburu.


“Mas, mas kok tersenyum begitu? Apakah tidak ada yang ingin mas jelaskan kepada saya?” kataku merajuk dengan menatap wajahnya seketika.


“Ai, kamu cemburu?” goda pak Chandra kepadaku


“Iya.” Jawabku lirih disertai dengan anggukan.


“Au..” pekikku karena hidungku terasa sakit


“Ai, dengar ya sayang, tidak peduli apa pun yang terjadi, jujur, cuma kamu yang selalu aku pilih. Tidak ada dan tidak akan pernah ada yang lain.” Jelas pak Chandra


“Dan saya minta tolong sama kamu, jika lain kali kamu merasa tidak enak dihati atas apa saja, entah itu masalah sekolah, masalah di rumah, atau masalah dengan saya, saya harap kamu mau jujur dan cerita ke saya. Jangan di pendam sendiri. Ya..?” pintanya kemudian.


Ketika aku mendengar ucapannya, aku senang sekali. Aku pun refleks menganggukkan kepalaku dan dia pun tersenyum


“Jadi, apa kamu masih cemburu atau kamu mau saya bersumpah agar kamu percaya?” tanya pak Chandra


“Tidak kok. Saya percaya sama mas. Tapi mas juga harus janji sama saya 1 hal.” Ucapku

__ADS_1


“Apa itu?” tanyanya


“Mas harus janji bahwa mas bakalan cerita semuanya juga sama saya. Termasuk sedang dekat dengan siapa saja. Supaya aku tidak salah paham seperti ini lagi.” Ucapku


“Woow...bisa posesif juga kamu rupanya.” Ledek pak Chandra


“Mas..!!” teriakku kesal


“Iya...iya...saya janji bakalan cerita semuanya. Apa kamu sekarang sudah tenang?” tanya pak Chandra dan aku pun mengangguk.


Sekarang, kami berdua, khususnya aku, akan lebih berusaha untuk saling terbuka.


# di sisi lain


“Awas kamu, Ai. Berani-beraninya kamu merebut pak Chandra dariku. Tunggu saja. Kamu akan dapatkan balasannya. Lihat saja nanti.” Ancam Riri yang ternyata dari awal sudah mengikuti Ai dan Pak Chandra.


.


.


.


.


.


.


Kira-kira apa yang akan dilakukan Riri terhadap Ai? Lalu apakah pak Chandra bisa menolong Ai?

__ADS_1


Lanjut👇


__ADS_2