
Satu minggu sudah berlalu semenjak kejadian itu. Aku seperti biasa datang lebih awal dari yang lainnya. Ketika aku sampai di tempat dudukku...aku melihat secarik kertas dan aku membukanya.
‘Ai, tolong temui Bapak di dalam gudang sekarang.’ Begitulah isi yang tertulis di kertas itu.
“Tumben.. Tidak biasanya pak Chandra menulis surat seperti ini. Mungkin mau coba sesuatu yang baru.” pikirku.
Sebelum aku ke sana, aku terlebih dahulu melipat kertas itu dan menaruhnya di dalam tas. Setelah itu aku pergi ke gudang.
“Kok sepi??” batinku heran
Lalu dari pintu masuk terlihat 2 orang siswi sedang berdiri.
“Ai, berani-beraninya kamu merebut pak Chandra dariku.” Ucap Riri
“Riri? Lisa?” ucapku kaget
“Iya, memang kenapa? Kamu kaget? Kamu tidak menyangka kan?” ucap Lisa sambil mendekatiku.
“Aku kan sudah memberimu peringatan untuk menjauhi pak Chandra. Tapi kamu tidak mau menurut. Dan ini akibatnya. Rasakan sendiri.” Ucap Lisa garang sambil memegang daguku.
“Dasar kalian berdua sudah gila. Kalau memang suka dengan pak Chandra, kenapa tidak bersaing baik-baik?! Jangan main belakang seperti ini.” Ucapku membela diri
“Jangan sok kecantikan deh kamu. Dasar cewek tidak tahu diri, bisanya cuma jadi pelakor..” ucap Riri kesal
“Terserah apa kata kamu saja deh. Yang pasti, aku yakin pak Chandra tidak akan suka sama kamu. Kamu ingat kata-kataku ini” Ucapku tidak mau kalah.
‘plak...’ sebuah tamparan mendarat di pipiku.
“Dasar kurang ajar. Kamu lebih baik mati saja deh. Daripada mengganggu hubunganku sama pak Chandra.” Ucap Riri sesaat setelah menamparku.
“Tenang, Ri. Jangan terburu-terburu. Aku ada ide. Sini aku bisikkan.” Ucap Lisa
Riri pun kemudian mendengarkan dengan seksama apa yang jadi rencana Lisa.
__ADS_1
“Lumayan juga idemu itu.” Ucap Riri dengan tersenyum setelah mendengar bisikan Lisa
“Baik kalau begitu, Lis, ambilkan seember air.” Perintah Riri
“Ni, Ri.” Kata Lisa
‘byur..’ disiramkannya semua air di ember itu ke seluruh badanku. Dan setelah kosong kemudian di lempar ember itu ke arahku.
Aku pun meng aduh kesakitan. Aku menahan air mataku agar tidak keluar
“Ai, kamu ingat ya. Kamu tidak akan aku lepaskan kalau kamu tidak bisa janji ke aku buat menjauh dari pak Chandra.” Ucap Riri mengancam
“Ayo, Lis.” Ucap Riri menambahkan
Setelah mereka mengucapkan kata-kata itu, mereka langsung mengunci pintu gudang dan meninggalkanku sendirian di dalam gudang dengan keadaan basah.
# flash back Lisa
“Ri, kemarikan telingamu.” Suruh Lisa ke Riri
“Begini, kita siksa saja dulu ini anak. Kita siram pakai air. Terus kita tinggal deh. Tapi sebelum kita tinggal, kita ancam dia dulu. Bagaimana? Besok pagi kita datang lagi dan tanyakan keputusannya. Kalau dia masih belum mau menyerah juga, kita buat dia malu. Kita suruh 2 cowok buat menghancurkan hidup dia. Supaya dia tidak ada muka lagi buat mendekati Pak Chandra. Bagaimana menurut kamu?” jelas Lisa.
“Lumayan juga ide kamu itu.” Ucap Riri dengan tersenyum setelah mendengar bisikan Lisa
# Flash back end
******************************
Dalam kelas, Nara yang sudah sampai pun bingung karena Ai belum juga nongol. Padahal tasnya ada dan hpnya juga ada.
“Kemana nih bocah?” gumam Nara
‘tet...tet..tet..’ bel masuk sekolah pun berbunyi.
__ADS_1
“Ai...ai... Kamu dimana sih?” ucap Nara khawatir
Riri yang memang biang dari rencana hilangnya Ai pun diam. Begitu pula dengan Lisa. Mereka lebih memilih seolah-olah tidak tahu apa-apa.
******************************
‘tet...tet..tet..’ bel pulang pun berbunyi. Nara langsung menghampiri Gilang
“Gilang... Gawat..”seru Nara
“Apa yang gawat, Nar?” tanya gilang bingung
“Ai hilang. Padahal tas dan Hpnya ada. Tapi sepanjang jam sekolah, Ai tidak datang-datang juga. Aku bingung gilang.” Ucap Nara frustasi
“Apa? Kok bisa? Ya sudah kamu tenang dulu. begini saja. Kita ke pak Chandra. Biar dia yang putuskan harus bagaimana. Ok?!” ucap gilang mencoba menenangkan Nara
“Ya sudah ayo buruan Gilang. Keburu pak Chandranya pulang.” Ucap Nara sambil menarik tangan Gilang
.
.
.
.
.
.
.
Bersambung...
__ADS_1
Kira-kira bagaimana reaksi pak Chandra setelah mendengar Ai hilang? Apakah pak Chandra berhasil menemukan Ai? Lalu Apakah rencananya Riri akan benar2 dilaksanakan?
Lanjut..👇