
Btw, sekarang bel istirahat sudah berakhir. Tapi dari tadi kenapa aku tidak lihat Nara. Dan di saat detik-detik terakhir sebelum pelajaran dimulai, Nara tiba-tiba muncul dan langsung duduk di sampingku.
“Eh Nar, kamu dari mana saja? Aku cari kamu dari tadi.” Tanyaku kesal.
“Sori...sori... Aku sori banget. Tadi mendadak aku ada urusan.” Jawabnya sambil terengah-engah nafasnya akibat lari terburu-buru.
“Urusan? Memang urusannya penting sekali ya sampai-sampai kamu tidak istirahat tadi.” Tanyaku lanjut.
“Tidak kok...bukan urusan penting. Kamu tidak usah terlalu banyak pikir ya. Woles saja, ok !!” jelas Nara mencoba meyakinkan.
“O ya sudah kalau begitu.” Ucapku pasrah.
“Sori Ai, bukan aku tidak mau kasih tahu kamu. Tapi aku sudah terlanjur janji sama pak Candra agar tidak memberitahukannya ke kamu.” Gumam Nara dalam hati.
# Flashback Nara
“Nar, kamu di panggil sama pak Candra. Suruh ke ruangannya sekarang.” Ucap sisi.
“Ada apa ya, Si?” tanya Nara bingung dan heran serta penasaran.
“Ya mana aku tahu kali. Sudah buruan ke sana.” Ucap Sisi sambil meninggalkan Nara. Nara pun akhirnya menemui pak Candra.
‘tok...tok..tok..’ suara pintu di ketuk.
__ADS_1
“Ya masuk.” Kata pak Candra menyuruh Nara masuk.
“Ada apa bapak memanggil saya?” tanya Nara bingung.
“Nar, kamu kenal Aina dari kapan?” tanya Pak Candra tanpa basa basi.
“Saya mengenal Aina dari SD pak.” Jawab Nara seadanya.
“Hmm...begitu. Begini, maaf sudah buat kamu bingung. Sebenarnya tujuan saya memanggil kamu itu cuma ingin tahu tahu yang sebenarnya tentang Aina,...” ucap pak Candra yang tiba-tiba menghentikan ucapannya. Sepertinya sedang ada yang dia pikirkan.
“Maksud bapak...???” tanyaku yang sangat keheranan.
“Ehm..begini...dari cerita para guru, saya dengar bahwa Aina selalu tidak fokus dalam belajar. Tapi...para guru juga heran, dibalik tidak fokusnya Aina ternyata dia bisa mendapatkan nilai yang cukuplah bagi orang yang tidak pernah belajar serius seperti dia. Dan sekarang saya juga melihatnya sendiri..” jelas pak Candra yang menyodorkan hasil ujian tadi
“Woow...keren...!!!” ucapku dalam hati yang takjub melihat nilainya.
# cerita tentang masa lalu Aini
"Bagini pak, sebenarnya Aina itu pintar. Dulu waktu SD, dari dia kelas 1 sampai kelas 5, dia selalu mendapat juara 1 atau 2 di kelas. Tapi sesekali dan itu hanya 1 kali dalam 5 tahun dia mendapatkan juara 3. Dan bapak tahu apa yang dikatakan ibunya saat itu?! katanya ‘kamu mendapatkan juara 2 saja ibu sudah kecewa banget. Apalagi sekarang, kamu dapat juara 3. Ibu benar-benar kecewa. Anak lain bisa dapat juara 1, kenapa kamu bisa kalah? Pokonya ibu tidak mau tahu, semester depan kamu harus dapat juara 1 lagi.’ Setelah itu, mungkin karena dia lelah, akhirnya dia tidak pernah ada semangat untuk belajar lagi. Itu terlihat dari dia kelas 6 sampai sekarang. Ketambahan dia yang memiliki adik cerdas. Selalu juara 1 tanpa celah. Dan hal itu menyebabkan dia selalu dibanding-bandingkan dengan adiknya. Dia juga sering merasa pusing ketika ia paksakan untuk serius. Semenjak itu mungkin dia menyerah dan tidak mau merasakan sakit lagi dikepalanya.” Ucap Nara menceritakan sesuai yang ia tahu.
Saat mendengarkan cerita Nara, pak Candra hanya mengangguk-anggukan kepala. Sepertinya dia mulai paham dengan keadaan calon istrinya itu.
“O ya, bapak tahu tidak, bagaimana cara ia belajar saat menghadapi ujian?!” tanya Nara dan Pak Chandra pun hanya menggelengkan kepalanya.
__ADS_1
“Dia akan belajar 1 jam sebelum ujian dimulai dan itu pun hanya membaca sekilas saja. Tapi saat hasil ujian di bagikan, nilai yang ia dapat bisa bapak tebak sendiri. Oleh karenanya, saya sebagai temannya tidak terlalu menganggap serius kalau dia bilang tidak bisa. Ya begitulah pak.” Jelas Nara melanjutkan ceritanya.
“O rupanya begitu cerita dibalik tidak seriusnya dia belajar...” ucap pak Candra sambil menangguk-anggukan kepalanya.
“Terimakasih, Nar. Kamu sudah boleh balik ke kelas. O ya, jangan sampai Aina tahu kalau saya suruh kamu ke sini dan bertanya macam-macam.” Lanjut pak Candra.
“Sama-sama pak. Saya bakal jaga rahasia kok...😁”. Jawab Nara dan kemudian pergi meninggalkan ruangan pak Candra.
# flash back end
.
.
.
.
.
.
.
__ADS_1
Lanjut 👇