Aku Dicintai Oleh Guruku

Aku Dicintai Oleh Guruku
Diculik


__ADS_3

Setelah memastikan pak Chandra pingsan, akhirnya orang itu membawa pak Chandra ke suatu tempat. Di sana pak Chandra di ikat dan di bungkam mulutnya. Ketika pak Chandra tersadar, dia tidak tahu sedang ada dimana. Lalu sesosok Wanita dan beberapa orang pun datang.


“Chandra... Chandra... Kamu laki-laki tak tahu diuntung. Kamu beraninya tolak aku. Sekarang rasakan sendiri akibatnya.” Ucap bu Mila dan pak Chandra hanya melihat bu Mila dengan tatapan tajam


“Kenapa? Kenapa kamu jadi diam? Kamu sudah bisu sekarang, hah?” ucap bu Mila dengan suara meninggi


“O... Atau jangan-jangan kamu menyesal sudah tolak aku?” ucap bu Mila lagi


“A... Iya ya.. Aku lupa, mulut kamu kan di tutup. Pantas saja kamu tidak bisa bersuara.” Ucap bu Mila lagi


“Kamu..! Cepat buka penutup mulutnya. Aku ingin tahu, ni orang mau ngomong apa.” perintah Mila ke salah satu anak buahnya.


Setelah di buka penutup mulutnya, pak Chandra masih saja diam dan ini membuat bu Mila menjadi sangat kesal.


“Kalian berdua, siksa dia.” Perintah bu Mila ke dua orang anak buahnya


Seketika anak buahnya pun langsung menuruti perintah bu Mila.


“Bu, dia pingsan.” Ucap salah satu bawahannya


“Siram dia pakai air..” ucap bu Mila memberi perintah


Setelah di siram dengan air, pak Chandra pun sadar.


“Dasar lemah..!! Baru begitu saja sudah pingsan.” Ucap Mila sinis


Pak Chandra yang mendengarkan ucapan bu Mila pun hanya tersenyum sinis.


Melihat senyumannya, bu Mila menjadi jadi emosinya.


“Kamu berani menertawakanku, hah?” ucap bu Mila penuh emosi

__ADS_1


“Mil, kamu sudah tak tertolong lagi.” Itulah satu-satunya kalimat yang di ucapkan pak Chandra sebelum dibuat pingsan lagi dan mereka pun pergi.


***


‘drrt... drrt.. drrt..’ telp Ai bergetar


“Halo..” ucapku membuka pembicaraan


“Halo, apakah benar ini dengan Ai?” tanya seseorang yang ada di seberang telepon


“Iya saya sendiri. Ini siapa ya?” tanyaku


“Saya Vino, sepupu Chandra sekaligus suami Bu Mila.” Jelas Vino


“Bisa kita bertemu di Cafe X ? Ada hal yang ingin saya sampaikan. Tapi sebelum itu tolong hubungi juga Nara dan Gilang. Minta agar mereka juga datang.” Pintanya karena pak Chandra sudah pernah cerita perihal Nara dan Gilang


“Baiklah.” Jawabku singkat


“Aku tunggu 1 jam dari sekarang.” Pintanya


Setelah telepon terputus, aku langsung menghubungi Nara dan gilang


Beberapa saat kemudian kami sudah berkumpul di tempat yang dijanjikan.


“Permisi.. Apakah bapak ini pak Vino?” tanyaku ragu-ragu


“Yup benar. Kamu pasti Ai, kekasihnya Chandra?!” tebak Vino saat itu


Aku hanya tersenyum mendengar tebakannya itu.


“Silahkan duduk.” Ucap Vino mempersilahkan kami duduk.

__ADS_1


“Sebenarnya, saya menyuruh kalian datang kemari karena ingin memberitahukan sesuatu dan juga ingin meminta tolong sesuatu.” Ucap Vino


“Apa itu?” tanyaku curiga


“Sebenarnya saat ini Chandra sedang di culik oleh istriku sendiri.” Jelas Vino


“Apa? Tidak mungkin.” ucapku kaget sekaligus tak percaya. Masalahnya beberapa saat yang lalu aku masih bicara dengannya di telepon.


“Tunggu.. Tunggu.. Tunggu sebentar. Bagaimana Bapak yakin kalau Pak Chandra sedang diculik dan penculiknya adalah istri bapak sendiri dan darimana juga, bapak bisa tahu tentang kami?.” Ucap Gilang menyelidiki


“Begini.. Terserah kalian percaya atau tidak. Tapi yang pasti, saat beberapa menit sebelum penculikan itu terjadi, kami sempat telepon-teleponan. Dia pun sempat menceritakan tentang kalian dan juga memberi nomor telepon Ai karena pada saat itu, dia mengatakan kalo sepertinya dia sedang dibuntuti oleh seseorang. Mendengar hal itu, aku meminta Chandra untuk selalu mengaktifkan GPS hp nya. Agar kita bisa melacak dimana posisi dia sekarang.” Jelasnya


“Kalo Bapak sudah tahu tempat Pak Chandra diculik, kenapa tidak langsung minta polisi buat menyelamatkan pak Chandra. Kenapa malah berlama-lama bicara panjang lebar dengan kami?” ucap Gilang


“Memang benar yang kalian katakan. Tapi tidak semudah itu. Kita harus menyusun rencana karena saya tahu benar sifat istri saya itu. Kita harus hati-hati.” Jelas Vino


“Sudahlah.. Tidak usah berdebat lagi. Kita ikuti saja saran pak Vino. Dia yang lebih tahu situasinya sekarang.” Ucapku.


Setelah mendengar perkataanku, akhirnya Nara dan juga Gilang mau mengikuti arahan dari pak Vino dan langsung ke posisinya masing-masing.


Lalu kira-kira seperti apa ya upaya penyelamatan pak Chandra? Apakah akan berhasil?


.


.


.


.


.

__ADS_1


.


Lanjut...👇


__ADS_2