Aku Dicintai Oleh Guruku

Aku Dicintai Oleh Guruku
permintaan maaf 2


__ADS_3

Sesampainya kami di rumah, kami pun masuk ke dalam kamar. Saat itu pak Chandra langsung memelukku.


“Ai, aku minta maaf karena sudah buat kamu sedih.” Ucap pak Chandra


“Maksud mas apa?” tanyaku bingung


“Ai, Aku tahu kok tadi kamu lihat aku dan Yuli kan?” tanyanya hati-hati


“Oh masalah itu. Tidak apa-apa kok.” Ucapku datar sambil memalingkan muka dan melepas pelukannya pak Chandra


“Ai, walau kamu bilang begitu, tapi sikapmu ini menunjukkan beda. Kamu marah ya sama aku?” tanya pak Chandra


“Kenapa juga aku harus marah?! Sudahlah, aku mau mandi terus aku mau baca lagi.” Ucapku sambil mengambil handuk dan masuk ke dalam kamar mandi


Sementara di luar, pak Chandra masih berdiri mematung. Dia tahu pasti kalau istrinya itu sedang marah


“Haiz.. Chandra.. Chandra.. Kamu jadi orang kok bodoh sekali sih ?!” gumamnya pada diri sendiri


****


“Mas, kamar mandinya sudah. Ganti mas yang mandi sana?” ucapku


Namun setelah aku mengucapkan itu, pak Chandra tidak juga bergeming. Mengetahui hal itu, aku pun mendekatinya


“Mas, mas kenapa? Mas tidak mandi?” tanyaku sambil memegang tangannya dan dia pun masih terdiam


“Mas, mas kenapa? mas menangis?” tanyaku bingung


“Mas..!” ucapanku terpotong karena pak Chandra langsung memelukku.


“Ai, aku minta maaf. Aku benar-benar minta maaf.” Ucapnya sambil meneteskan air mata


“Mas, untuk apa mas minta maaf?” tanyaku


“Aku minta maaf karena sudah buat kamu menangis.” Ucap pak Chandra lirih

__ADS_1


“Mas, aku memang sedih, aku memang menangis tapi mau bagaimana lagi mas. Cuma itu yang aku bisa.” Jelasku


“Ai, maafkan aku.” Ucapnya lagi


“Ya sudah, kalau mas memang menyesal, mas bisa tidak penuhi satu permintaanku.” Ucapku


“Apa itu?” tanya pak Chandra


“Kembalilah jadi figur guru killer seperti dulu. Supaya tidak ada satu siswi pun yang niat mendekati mas. Bagaimana?” ucapku


Begitu mendengar permintaanku itu, pak Chandra kaget.


“Ai, kamu beneran tidak apa-apa kalau aku seperti itu lagi?” tanyanya memastikan


“Iya tidak apa-apa mas. Walaupun mas seperti dulu, tapi kalau di rumahkan tidak seperti itu.” Ucapku


“Ya sudah kalau begitu, aku akan coba seperti dulu lagi. Demi kamu.” Ucapnya.


“Iya mas. Termakasih banyak, mas.” ucapku.


“Sudah sana mandi. Aku mau baca lagi. Masalahnya lagi seru.” Ucapku dan pak Chandra pun mengangguk


****


Penuh canda dan tawa yang selalu menghiasi hari-hari kami.


“Nar, kami pulang sekolah ada acara tidak dengan Gilang?” tanyaku waktu di kantin


“Hmm sepertinya tidak deh. Memang kenapa Ai?” tanya Nara


“Ke rumahku yuk. Aku lagi bosan nih.” Ucapku


“lha memang suamimu kemana Ai?” tanya Nara


“Suamiku lagi sibuk. Hampir tiap hari rapat buat persiapan ujian akhir kita.” Jelasku

__ADS_1


“Eh, kamu dapat bocoran soal tidak dari pak Chandra?” tanyanya kepo


“Ya tidaklah. Memang soalnya dia sendiri yang buat?” ucapku


“Iya juga sih.” Jawab Nara


“Jadi bagaimana nih? Kamu mau tidak ke rumahku?” tanyaku memastikan


“Ya sudah deh. Ayo atuh.” ucap Nara sambil merangkulku


****


‘drrt.. drrt.. drrt..” Hp pak Chandra bunyi


“Ya halo, Vin. Apa kabar?” tanya pak Chandra setelah selesai rapat.


“Hadeuh.. Gawat Chan.. Gawat..” ucap pak Vino panik


“Gawat kenapa, Vin?” tanya pak Chandra bingung


“Gawat... Si Mila kabur Chan.” Ucap pak Vino


“Apa..?” ucap pak Chandra ikutan panik


.


.


.


.


Bersambung...


Kira-kira kejadian apalagi yang akan mereka hadapi ya?

__ADS_1


Tunggu jawabannya di next..


Lanjut..👇


__ADS_2