Aku Dicintai Oleh Guruku

Aku Dicintai Oleh Guruku
acara sekolah


__ADS_3

Semenjak setelah kejadian itu, hari-hari yang tenang dan penuh romantis di jalani olehku😄.


Sekolah pun sebentar lagi akan mengadakan perlombaan persahabatan antar sekolah. Dan tahun ini, sekolahkulah yang terpilih menjadi tuan rumah perlombaan.


Kelasku pun tak mau kalah. Mereka berpartisipasi dengan mengirimkan tim basketnya. Tentu saja pelatihnya adalah Pak Chandra😄.


“Anak-anak, hari ini adalah hari dimana giliran tim kita yang akan bertanding. Bapak harap, semua yang ada di sini mau memberikan dukungannya.” Ucap Pak Chandra sebelum pertandingan dimulai.


“Baik pak, siap laksanakan.” Jawab kami serentak


(Sudah seperti latihan militer saja ya 😅.)


Setelah mengatakan itu, kami sekelas menuju lapangan tempat pertandingan. Tapi tiba-tiba...


“Pak Chandra...?” sapa salah seorang guru yang menurutku entah dari mana.


“Ibu Mila...?” Ucap pak Chandra terkejut


“Lama tak jumpa ya pak. Semenjak kejadian itu..” ucap ibu Mila mencoba mengingatkan


Pak Chandra yang mendengar ucapan ibu Mila, hanya tersenyum kecut. Sedangkan aku yang mendengar dengan jelas pembicaraan mereka hanya diam dan refleks langsung mencubit pinggang pak Chandra diam- diam. Secara dari tadi aku memang berada tepat di belakang pak Chandra. Pak Chandra pun sadar bahwa aku sedang memperhatikannya, lalu dengan cepat ia pergi ke lapangan tanpa menghiraukan ibu Mila.


“Hadeuh... ternyata... perempuan yang cemburunya gede dan posesifnya selangit itu seram juga ya.” Gumam pak Chandra ke Gilang


“Siapa pak yang Bapak maksud?” tanya Gilang bingung


“Siapa lagi kalo bukan Ai.” Jawabnya lirih


“Lha bukannya bapak senang kalau dia begitu.” Goda Gilang ke pak Chandra

__ADS_1


“Senang sih senang... Tapi jangan cubit juga kali. Sakit tahu.” Gerutu pak Chandra


“Bwahahaha....” tawa Gilang lepas seketika. Membuat seisi lapangan kaget dan heran.


“Stsst... Kamu ini ya. Malah mentertawakan Bapak.” Ucap pak Chandra sewot


“Lagian Bapak sih bikin bingung. Dulu waktu Ai cuek, Bapak bingung. Sekarang Ai posesif, Bapak juga bingung. Lha terus Bapak maunya Ai bagaimana?” tanya Gilang


“Ya tidak gimana-gimana sih. Cuma Bapak maunya jangan main cubit. Sakit tahu.” Rajuk Pak Chandra tetap kekeh dengan alasan itu


“Aduduh... bapak yang satu ini. Sabar saja kenapa. Namanya juga menghadapi anak kecil. Harus sabar.” Ucap Gilang


“Walau umur kami terpaut 8 tahun, tapi Bapak sama sekali tidak pernah anggap dia seperti anak kecil.” Protes pak Chandra


“Iya.. iya pak. Ya sudah, buat menghindari kejadian yang tidak enak lagi, lebih baik Bapak jelaskan masalahnya yang bisa buat Ai seperti itu.” Ucap Gilang memberi solusi


“Et dah sih Bapak. Benar-benar deh. Heran kenapa Ai bisa suka sih sama Bapak.” Ucap Gilang heran


“Karena Bapak romantis..” jawab pak Chandra bangga.


Gilang pun hanya menggelengkan kepalanya heran.


Waktu bertanding pun segera dimulai. Semuanya bersiap-siap melakukan pemanasan. Sementara ibu Mila masih saja memperhatikan pak Chandra. Hal ini membuatku menjadi emosi 😠.


“Sebenarnya ada hubungan apa sih ibu guru itu dengan mas?!😡” Gumamku lirih dan jengkel.


“Ai, kamu kenapa? Sakit?” tanya Nara khawatir


“Tidak kok, Nar. Aku baik-baik saja.” jawabku

__ADS_1


“Kalau baik-baik saja, kenapa kamu seperti orang linglung begini.” Tanya Nara heran


“Aku dari tadi memperhatikan ibu guru itu.” Ucapku sambil menunjuk ke orang yang dimaksud


“Memang kenapa sama guru itu?” tanya Nara heran


“Dia dari tadi liat pak Chandra terus. Aku jadi ingin tahu, dia itu ada hubungan apa sama pak Chandra.” Jelasku.


“Ya...dia cemburu. Eh dengar ya Ai... Ya begitu itulah risikonya punya pacar ganteng. Banyak yang lirik. Kamu tidak usah diambil pusing.” Jelas Nara


“Sudah sana minta penjelasan saja dari yang bersangkutan. Daripada tidak jelas seperti ini.” Ucap Nara memberi solusi dan aku pun hanya mengangguk.


.


.


.


.


.


.


Bersambung....


Kira-kira apa sebenarnya hubungan bu Mila dengan pak Chandra sebenarnya? Dan bagaimana reaksi Ai setelah mengetahui yang sebenarnya.


Lanjut👇

__ADS_1


__ADS_2