Aku Istri Pengganti

Aku Istri Pengganti
episode 107


__ADS_3

setelah melaksanakan salat mereka bergegas menuju ruang makan di sana nampak Mama sudah mengunggu


"ahhh kalian akhirnya datang juga"ucap Mama melihat kedatangan Lisa dan Ronald


"maaf ya mah jadi buat mama nunggu" ucap Lisa tak enak hati


"nggak apa-apa kok kalau kamu sama Ronald telat karena kebaikan. shalatnya jangan kalau ada Lisa aja loh kalau udah denger adzan langsung shalat"ucap mama memandangi Ronald


"insyaallah ma ini juga masih belajar"ucap Ronald sembari duduk


"Alhamdulillah mama jadi seneng dengernya"ucap mama tersenyum


"ohhh iya karena mama lagi seneng jadi besok kamu jangan masuk kerja dulu."ucap mama menatap Ronald


"lohhh kok gitu ma kalau Ronald nggak kerja terus apa kata karyawan nanti" ucap Ronald


"udah itu masalah gampang banyak karyawan yang bisa handle perkejaan kamu"ucap mama menjelaskan


*mama juga udah bilang sama papa untuk tiga hari kedelapan kita nginep divila Bogor"ucap mama menjelaskan


"ma,Lisa masih belum pulih nanti kalau ada gimana gimana sama Lisa .kalau mama mau pergi sama papa aja kita biar dijakarta aja"ucap Ronald begitu perhatian


"Ronald luka lusa itu ringan bahkan dia sudah diperbolehkan untuk keluar itu hanya merah merah saja bukan melepuh kamu kenapa jadi lebay gini sih"ucap mama heran

__ADS_1


"ya Ronald hanya mau yang terbaik untuk Lisa aja ma"ucap Ronald sembari menatap Lisa


"nggak apa apa kok aku sudah baik baik aja lagian Punggung ku sudah tidak nyeri lagi"ucap Lisa menatap Ronald


"tuh Lisa aja mau jalan jalan lagian dia capek kali disini liat muka kamu yang datar sesekali nggak apa apa dong biar Lisa ngeliat yang seger seger"ucap mama menggoda anaknya


"maksud mama seger siapa?"ucap Ronald negatif


"nahhh pikiran mu juga harus dibuang jauh jauh seger itu maksudnya pemandangan bukan yang ada dikepala kamu Ronald" ucap mama


"yaudahlah,sayang ambilkan aku lauknya aku mendadak lapar"ucap Ronald mengganti topik pembicaraan


mereka kemudian menikmati santap malam mereka dengan damai dan harmonis.luda dan Ronald pun masuk kedalam kamar


"ini lagi siapin baju baju yang harus dibawa besok"ucap Lisa membuka lemari


namun saat Lisa membuka lemari tangan Ronald menghalanginya dan menutupnya kembali sambil menghadang Lisa.membuatnya terhempit dengan kedua tangan Ronald


"biar aku bantu ya agar kamu tidak lelah"ucap Ronald tersenyum manis didepan Lisa


Lisa hanya mengangguk jantungnya perasaannya benar benar tak karuan lagi


"sayang bisakah kamu mrmbawa ini"ucap Ronald menunjukan lingerie yang diberikan mama pada waktu itu

__ADS_1


"pakaian itu?"ucap Lisa dalam hati dambil melotot melihat beberapa pakaian itu


"sayang kamu ingin membawa mana diantara mereka ha"Ical Ronald memancing Lisa karena ia tau bahwa Lisa sedang gugup


"aku gunakan piyama saja,lagian udara di sana dingin bukan aku lebih baik menggunakan ini"ucap Lisa menunjukan piyamanya


"tapi disana ada aku yang akan memeluk mu kalau kamu kedinginan aku tidak keberatan kok membagi kehangatan bersama mu"ucap Ronald mendekat kearah Lisa


"ya ampun jantung ku bagaimana ini"ucap Lisa menatap roanld yang mulai mendekat.ronald nampak menahan tawa melihat wajah istrinya yang mulai memerah.lisa begitu gugup sampai ia menutup matanya


"Jagan lakukan itu "ucap Lisa dalam hati menutup matanya


"hmmmmmm sepertinya saus cumi ini masih menempel di bibir mu"ucap Ronald mengusap bibir Lisa dengan tangannya


"ya ampun Lisa kamu gr sekali"ucap Lisa langsung membuka matanya


"hmmmn tuan aku harus kebawah untuk bertanya pada mama apa apa saja yang harus dibawa"ucap Lisa hendak pergi namun lagi-lagi Ronald mengambil tangannya


"tuan?"ucap Ronald


"maksud saya sayang,aku permisi dulu"ucap Lisa malu dan bergegas keluar


"ahhhhh lucunya istri ku"ucap Ronald tersenyum sembari membayangkan wajah merah milik lisa

__ADS_1


__ADS_2