
kini Lisa dengan sedikit lega bisa menutup matanya ia tertidur walupun tidak begitu lelap.kini matahari sudah muncul Lisa menjalankan semuanya seperti biasa tanpa kecurigaan apa pun
"selamat pagi"ucap Lisa menuju meja makan
"pagi kak cantik"ucap Sarah tersenyum lebar
"pagi,silahkan duduk kita sarapan bersama"ucap Diki begitu baik seperti tidak merencanakan apa pun
mereka sarapan dengan lancar nampak hati dan pikiran Lisa begitu khawatir dia rasanya ingin cepat cepat untuk pergi
"ommm pulangnya lama ya"ucap Sarah manja
"hmmmm hari ini om Diki pulang telat ya banyak urusan yang harus diselesaikan"ucap Diki mengelus kepala ponakannya
"yahhhh om Diki ma pulang telat terus"ucap Sarah memanyunkan bibirnya.
"kan ada kak Lisa yang temenin kamu disini udah ya Jagan ngambek kamu harus n gertiin om Diki dong"ucap Diki merayu ponakannya
__ADS_1
"om Diki kenapa sih Sarah minta keluar rumah buat jalan jalan nggak boleh,mau minta diteminin dirumah nggak bisa jadi Sarah harus dirumah aja gitu kayak burung dikandangin"ucap Sarah begitu lelah
"sayang,siapa yang jadi burung kamu nggak akan seperti itu om Diki menyuruh mu untuk diam dirumah karena om tidak mau kamu kenapa Napa sayang.karena om sayang sama kamu jadi om diki mau kami dirumah diistimewakan sayang"ucap Diki merayu ponakannya namun Sarah sidah terlanjur ngambek
"hmmm gini deh biar kamu nggak ngambek dan nggak kesepian nanti om akan kirimkan mainan terbaru ya"ucap Diki tersenyum
"benar begitu,kalau begitu aku mau PlayStation model baru"ucap Sarah semangat
"hmmmmm yaudah om kirimkan nanti okeyy,tapi sekarang om mau kekantor dulu."ucap Diki mengecup kening keponakannya
"Lisa aku titip Sarah ya"ucap Diki beranjak
sekarang Diki sudah berangkat menuju kantor tapi entahlah mungkin dia sedang menyusun rencana yang akan ia lakukan.sekaran sudah pukul 9 jamuan belum ada cela juga untuk Lisa keluar dari rumah itu.sedangkan alexs sudah menunggu diseberang jalan.
"ya ampun mau masak bawang habis"teriakan bik maryam
mendengar teriakan tersebut membuat Lisa tersenyum ia seperti mendapatkan kemudahan dan menghampiri Maryam
__ADS_1
"bik, kenapa"ucap Lisa berpura pura mengambil minum
"ini nona Lisa saya mau masak tapi bawang habis saya lupa kalau stoknya sedikit"ucap Maryam melihat kulkas
"kenapa bubuk tidak pergi membeli atau bubuk suruh pelayan lain"ucap Lisa
"hmmmm bibik lagi goreng ikan non kalau ditinggal gosong.mau suruh pelayan lain mereka lagi sibuk sama perkerjaanya"ucap bibik menjelaskan
"apa supermaket atau tokohnya sangat jauh dari sini"ucap Lisa bertanya tanya
"lumayan non,tapi jika mau lebih dekat bibi biasa pergi ke pasar nggak sampe 20 menit kok"ucap Maryam menjelaskan
"ohhhh kalau gitu Lisa aja deh yang beliin lagian Lisa sekalian mau beli pembalut"ucap Lisa tersenyum
"tidak usah non nanti tuan Diki marah kalau nona Lisa pergi kemana mana "ucap bik Maryam menggelengkan kepalanya
"bik nggak apa apa kok aku malah senang bisa bantuin disini secara aku numpang disini jadi nggak masalah kalau harus repot disini itung itung bantuin"ucap Lisa menjelaskan
__ADS_1
"yaudah deh ini uangnya non dan ini list belanjaannya hati hati ya non"ucap bubuk Maryam
"iya Lisa pergi dulu ya"ucap Lisa tersenyum lalu pergi menuju gerbang saat ia ingin pergi tak sengaja bertemu Sarah yang sedang pulang sekolah