
mama dan Marcel memutuskan untuk pergi sementara Lisa membantu Ronald untuk menuju kamar mandi
"sudah sana pergi kenapa masih disini"ucap Ronald cetus
"bukannya tadi..."ucap Lisa mengingat perkataan Ronald
"aku bilang pergi ya pergi apa kamu sengaja menunggu untuk melihat tubuh ku"ucap Ronald menggoda Lisa
"tidak tuan tidak saya permisi dulu"ucap Lisa
"tunggu dulu"ucap Ronald menarik tangan lusa membuat mereka saling bertatapan
"kenapa jantung bertetak jenjang lagi sih"ucap Ronald sembari memegangi dadanya
"awww"ucap Ronald lirih
"apa ada yang sakit tuan atau saya panggilkan dokter"ucap Lisa khawatir
"sudah sana keluar"ucap Ronald menghempaskan tangan Lisa
Lisa dibuat tak menentu dan memutuskan untuk pergi keluar untuk menyiapkan pakaian ronald.setelah menggunakan pakaiannya Ronald pergi mencari Lisa
"Rati dimana lisa"ucap Ronald
"nyonya sedang ada di taman belakang sedang memeriksa bunga yang baru saja datang"ucap rati menjelaskan
Ronald segera melangkahkan kakinya menuju taman belakang dan terkejut melihat taman yang penuh dengan bunga
"cepatlah tumbuh bunga cantik"ucap Lisa berbicara dengan satu bunga kecil
__ADS_1
melihat tingkah laku Lisa yang konyol membuat Ronald tertawa terbahak bahak.mendengar tawa Ronald Lisa langsung memutar badannya
"hahhahahhahah"ucap Ronald lantang
"maaf tuan apa anda tidak menyukai tanaman ini saya rubah"ucap Lisa
"dasar wanita bodoh berbicara dengan tanaman apakah kamu tidak memilih teman untuk di ajak bicara"ucap Ronald sambil tertawa
"saya disini hanya sendiri tuan bahkan tuan tidak memperbolehkan saya bertemu dengan siapa pun termaksud teman teman saya"ucap Lisa lirih
mendengar ucapan Lisa membuat hati Ronald merasa bersalah
"kasian juga "ucap Ronald dalam hati
"kalau kamu ingin bicara kamu boleh ajak teman mu siapa namanya itu Vina?.kamu boleh ajak dia kemari dengan catatan hanya dia "ucap Ronald dengan angkuh
"dengan seperti itu saja langsung tersenyum dasar wanita aneh"ucap Ronald dalam hati
"hmmmmm"ucap Ronald beranjak
"buat apa kamu berdiam seperti itu mau berbicara dengan tanaman lagi seperti orang gila.cepat masuk sebentar lagi guru privat akan datang"ucap Ronald menatap tajam kearah Lisa
kemudian Lisa beranjak masuk dan membersihkan dirinya yang penuh dengan keringat.akhirnya guru private yang ditunggu tunggu datang juga
"hai Ronald udah lama nggak ketemu"ucap emelin teman lama Ronald
"iyalah kan kamu orang sibuk mana bisa ketemu"ucap Ronald dengan ramah
"mana Maya kamu udah nikah kan"ucap emelin
__ADS_1
"hmmm aku tidak menikah dengan Maya"ucap Ronald dengan tatapan kosong
"ini istriku kamu ajarkan dia.aku permisi banyak kerjaan yang harus aku selesaikan"ucap Ronald tampak sedih
"hallo kak aku Lisa"ucap Lisa dengan senyum
"maaf ya aku tidak tau kalau Ronald menikah dengan yang lain bukan Maya"ucap dia emelin merasa bersalah
"kak Ronald memang sudah menikah dengan kak Maya "ucap Lisa
"lalu kenapa menikahi kamu juga"ucap emelin kaget
Lisa kemudian menjelaskan semua yang terjadi kepada emelin sebagai sahabat Ronald
"ya ampun sedih sekali kisah cinta kalian"ucap emelin sedih
"nggak apa apa kok kak aku yakin lambat laun cinta akan tumbuh"ucap Lisa bersihkeras
"iya bener semangat"ucap emelin memberikan semangt
saat Lisa dan emelin asyik mengobrol Rati datang
"maaf nyonya ruang beljar sudah disiapkan dekat taman bunga"ucap Rati
"phh baiklah terimakasih Rati"ucap Lisa dengan rama
"yaudah kalau gitu kita mulai belajar aja"ucap emelin
Lisa dan emelin beranjak menuju gazebo taman bunga untuk melaksanakan private school
__ADS_1