
Ronald sedang mandi sedangkan Lisa sedang sibuk memilihkan baju tiba tiba terdengar suara mama memanggil
"ada apa ma"ucap Lisa membuka pintu kamar
"nanti jam tujuh kalian berdua datang ke restoran di hotel Manggala kita akan makan malam disana menyambut kedatangan papa"ucap mama menjelaskan
"hmmm baiklah ma"ucap Lisa mengangguk
"mama duluan ya "ucap mama tersenyum
Lisa kemudian mencium tangan mertuanya dan kembali mencari pakaian untuk suaminya
"ahhhhh"teriak Lisa menyadari Ronald memeluk dirinya dari belakang
"kamu sengaja kan berlama lama memilih pakaian untuk melihat tubuh ku"ucap Ronald masih memeluk Lisa dengan erat
"lepaskan tuan tidak"ucap Lisa meronta
namun tenaga Ronald lebih besar membuatnya tidak bisa berkutik sekarang Ronald malah membalikkan tubuh Lisa hingga berhadapan
"lihatlah wajah mu memerah apa ini dikatakan bukan mencoba menggoda ku"ucap Ronald mendekatkan wajahnya sedikit lagi Ronald menyentuh bibir Lisa namun Lisa berhasil mengelak dan membuat Ronald kesal
"ahhh sudah lah keluar"ucap Ronald kesal
__ADS_1
"maaf Ronald tadi mama bilang kalau kita harus segera pergi ke hotel Manggala untuk menghadiri pesta makan malam menyambut kedatangan papa"ucap Lisa menjelaskan
"jadi untuk apa tadi beberlanja benar benar buang buang waktu saja.sudah kenapa masih disini keluar sana"bentak Ronald
sontak Lisa terkejut dan keluar dari kamarnya ketika Lisa keluar Lisa teekejut melihat Ratih dibalik pintu kamarnya
"ya ampun Ratih ada apa"ucap Lisa terkejut
"maaf nyonya saya kesini hanya menjalankan perintah bahwa nyonya besar memerintahkan saya untuk membawa nyonya berias.semuanya sudah disiapkan mari ikut saya"ucap ratu menjelaskan
Lisa hanya terkejut mendengar kan Rati berbicara dan memutuskan untuk selalu pasrah.sekarang Lisa sedang berias diri dikamar sebelah.kini Lisa sudah cantik dengan gaun dan Tatan rambutnya
sementara itu Ronald sudah selesai dengan semuanya namun tidak melihat keberadaan Lisa
ketika Ronald keluar dari kamar tak disangka kini Lisa keluar dengan cantik dari kamar dihadapannya
"nyonya saya permisi dulu"ucap Ratih dan beberapa pelayan
Ronald nampak memandangi kecantikan istrinya yang sangat natural dengan balutan gaun berwarna putih
"tuan maaf bisakah kita jalan sekarang mama sudah menelepon berulang kali"ucap Lisa dengan sopan
__ADS_1
"ehemmmn iya sudah ayo kalau pun terlambat ini senua gara gara kamu dandan saja lama hasilnya sama aja lagi kalau begini datang pakai pakaian pembantu saja"ucap Ronald mengalihkan pembicaraan
"kalau begitu saya ganti pakaian dulu tuan"ucap Lisa tak enak hati
"sudah ayo kan sudah ku bilang akan tetap sama saja"ucap Ronald malu untuk memuji
kini Lisa dan Ronald sedah pergi untuk ke hotel Manggala dimobil hanya ada kesunyian.lisa hanya bisa menatap luar mobil karena merasa tak percaya diri dengan tampilannya namun disisi lain Ronald tampak sesekali Melirik kearah Lisa untuk melihat kecantikannya.
"dasar bos kalau suka bilang aja jangan gengsi gitu.kalau aku jadi kamu sudah ku makan habis habis istri mu itu"ucap sekertaris Deo melihat dari spion kemudi
tak menunggu waktu lama akhirnya mereka sampai di hotel Manggala dan ternyata hotel tersebut masih milik keluarga Ronald
"silahkan nyonya"ucap sekertaris Deo membukakan pintu
"makasih"ucap Lisa menunduk dan tersenyum
melihat sekertaris nya dengan sikap sok manis didepan Lisa membuat Ronald sedikit kesal
"kunci mobil"ucap Ronald menadah tangan
"ini tuan kuncinya"ucap Deo memberi
"kamu bisa pulang aku akan mengendarai sendiri"ucap Ronald cetus
__ADS_1
"ayo masuk"ucap Ronald mengandeng tangan Lisa
"nasib nasib punya bos cemburuan mau Menang sendiri yaudah "ucap sekertaris Deo menghela nafasnya