
keesokan harinya Lisa Bagun namun Ronald nampakn sudah bangun lebih awal dan begitu kagetnya melihat sekujur tubuhnya yang penuh dengan bekas kemerahan
"aaaaaa"teriak Lisa terkejut
sontak mama,papa, Marcel dan Ronald mendengar teriakan Lisa dari kamarnya
"Ronald itu istri mu kenapa"ucap papa khawatir
"biar mama cek"ucap mama hendak beranjak
"nggak usah mama lanjutin makan aja biar Ronald yang ngecek kekamar"ucap Ronald beranjak dan pergi menuju kamar
tok tok tok
Ronald nampak mengetuk keras pintu kamar mandinya.
"heiiii ada apa kenapa kamu berteriak lihat sekarang satu rumah mendengar teriakan mu yang cempreng itu"ucap Ronald kesal
"maaf tuan"ucap Lisa dari balik pintu
"buka pintu dan keluar semuanya sudah menunggu di meja makan"ucap ronaldd
"heii dengar tidak"ucap Ronald dengan keras
Lisa kemudian membuka sedikit pintu kamar mandinya dan mengeluarkan kepalanya
"kenapa"ucap roanld cetus
"tuan apa ada salep serangga disini bisakah aku menggunakannya"ucap Lisa sedikit canggung
__ADS_1
"emang kenapa "ucap Ronald mengangkat alisnya
"tubuh saya penuh merah merah tuan "ucap Laras
"mana sini saya lihat"ucap Ronald mulai menyadari itu ulahnya
"tapi tuan anda akan merasa jijik melihatnya"ucap Lisa
"bukan kah kamu sudah menjijikan sebelum mendapatkan luka itu.jadi cepat keluar"ucap Ronald kembali dengan kata kata kejamnya
kemudian Lisa keluar dengan menggunakannya handuk kimoninya dan keluar
roanld tertegun melihat bekas merah di leher putih Lisa nampak sudah akan menjadi biru
"maaf tuan ini memang menjijikan"ucap Lisa menundukkan kepalanya
"hanya disitu saja kan kamu bisa menutupi dengan syal atau alas bedak sudah beres.lagian disini tidak ada salep gigitan serangga.serangga apa yang mau menggigit tubuh mu yang bau itu"ucap Ronald menahan tawanya
"apa aku sedasyat itu"ucap Ronald dalam hati
"sudah lah tutupi saja dibagikan lehermu itu dengan yang kusebutkan tadi.nanti aku akan menyuruh sekertaris Deo untuk mencarikan baju tertutup"ucap Ronald dengan cetus
"terimakasih tuan"ucap Lisa menunduk
Ronald kemudian pergi menghubungi sekretariat Deo dan pergi menuju meja makan
"roanld apa istrimu baik baik saja"ucap papa khawatir
"heiii bagimana "ucap mama sendok berteriak
__ADS_1
"baik baik saja,mama lagian kasih baju buat dia pendek pendek gitu dia aja syok ngeliat nya"ucap roanld sedikit menyela
"mama kalau menantu kita tidak terbiasa sudah lah biarkan dia gunakan pakaian yang membuat dia nyaman"ucap papa
"iya mama kan hanya memilihkan yang terbaik untuk menantu"ucap mama
tak lama pun sekertaris Deo datang membawa yang diminta majikannya
"ini tuan"ucap sekertaris Deo
"kamu bisa kembali kekantor"ucap Ronald cetus dan melangkahkan kakinya menuju kamar
"nih cepat pakai"ucap Ronald melihat Lisa yang sedang berusaha menutupi bekas kemerahan dilehernya
"terimakasih tuan"ucap Lisa mengambil dan masuk keruang pakian untungnya penyamaran noda dan pakian yang tertutup membuat luka kemerahan tak nampak.sekarang Lisa menggunakan sweater oversize dan kulot.dan Ronald dan Lisa nampak berpamitan dengan kedua orangtuanya
"Ronald sama Lisa pulang dulu ya"ucap Ronald
"Lisa pamit dulu ya"ucap Lisa menyalami mertuanya
"jaga diri baik baik ya,Ronald kamu jaga istri mu ya"ucap mama menatap Ronald
"kalau gitu pamit dulu"ucap Ronald
Lisa dan Ronald memutuskan untuk kembali kerumah mereka namun di setengah jalan Ronald nampak menurunkan Lisa
"turun"ucap Ronald membuka kacamatanya
"aku bilang turun kamu pergi ke rumah sendiri"ucap Ronald
__ADS_1
"ini kamu beli lah obat pereda merah itu mata ku jijik melihatnya"ucap Ronald memberikan sebuah kartu Lisa kemudian mengambil dan turun dari mobilnya
Gemes makasih udah mau baca karya aku tapi please like,komen,sama vote karyaku biar aku buatnya makin semangat😭