
setelah kepergian Ronald Lisa segera masuk kedalam kamarnya.
"nyonya apa anda perlu sesuatu"ucap Ratih
"tidak aku ingin istirahat saja"ucap Lisa
"baiklah kalau anda perlu sesuatu bisa panggil saya nyonya"ucap Ratih menunduk dan pergi
Lisa sekarang sedang beristirahat entah kenapa kepalaku semakin berat
"bunyi apa itu"ucap Lisa terbelalak mendengar suara dari arah kolam dekat kamarnya
Lisa memberanikan diri untuk melihat keluar
"tuan"ucap Lisa kaget dan ia segera dibekap
ia Lisa kini dibekap oleh laki laki yang sudah mengangkat alisnya senang yaitu Diki
"diam kamu Lisa,kamu kira kamu bisa lari begitu saja"ucap Diki
"to....Lo...Ng"ucap Lisa berusaha berteriak namun cairan dalam dekapan itu sudah membuatnya tak sadarkan diri
"bagus lebih baik kamu cepat mati,rasakan pembalasan ku Ronald"ucap Diki tersenyum
Diki nampak sudah lihai bahkan dia sudah tau seluk beluk villa itu ternyata ia sudah mengawasi dan mengikuti gerak gerik Ronald dan Lisa
__ADS_1
"mana katanya meeting disini"ucap Ronald pada sekretarisnya
"benar tuan tadi saya sendiri bicara dengan tuan ahlam katanya dia ingin mengadakan meeting dan tuan ahlam menyebutkan untuk meeting di reto ini"ucap sekertaris Deo menjelaskan
"lalu tuan ahlam mana,cepat kamu hubungi"ucap Ronald merasa tak tenang
"baik tuan"ucap sekertaris Deo
ia segera menelpon nomor klien mereka nampak tak ada panggilan sekertaris Deo pun berinisiatif menelpon kantornya
"bisa saya bicara dengan tuan ahlam"ucap sekertaris Deo
"maaf saya cakap dengan siapa "ucap sekertaris ahlam
"baikalh harap tuan tunggu sekejap"ucap sekertaris ahlam
tak lama itu telpon segera tersambung kepada ahlam
"hallo taun rinald Ade ape"ucap ahlam
"hallo tuan bukankah kita melaksanakan meeting hari ini"ucap Ronald
"meeting pembangunan itu bukankah dua Minggu lagi tuan kita kan sudah bicarakan saat meeting bulan lalu"ucap ahlam
"saya juga ingin menghubungi anda tapi telpon genggam saya hilang entah kemana saat saya ke Indonesia dua hari lalu jadi tak bisa kabari anda"ucap ahlam
__ADS_1
"baiklah kalau begitu maaf menganggu waktu anda selamat siang"ucap Ronald lalu mematikan telpon
"ayo kita pulang sekarang"ucap Ronald firasatnya sudah mulai tak enak
"tapi meetingnya tuan"ucap sekertaris Deo
"tidak da meeting saya bilang Ayo kembali ke villa"ucap Ronald
kemudian dengan tergesa gesa mereka pulang ke villa.ronald juga menghubungi Lisa namun tak ada jawaban sama sekali membuat ronald semakin cemas
"Deo cepatkan laju mobil ini"ucap Ronald cemas
"maaf tuan tapi ini jalan tol tidak bisa melebihi kecepatan"ucap sekeras Deo
"ahhhh kenapa seperti ini"ucap Ronald kesal
ia juga menghubungi orang tuanya untuk menanyakan kabar Lisa
"hallo ada apa nak"ucap mama
"ma dimana Lisa"ucap Ronald cemas
"ohh Lisa sejak pagi dikamar mungkin sedang istirahat"ucap mama
"baikalh kalau gitu Ronald tutup telponnya"ucap Ronald ia merasa lega setelah mendengar jawaban mamanya namun ia masih cemas walupun sudah mendengar kabar.bahkan jalanan pun macet membuat Ronald semakin cemas.disisi lain Lisa sekarang sudah di bawa menuju sebuah gedung tinggi entah berapa lantai ia diikat dan ditempatkan atas gedung dan diarahkan condong.
__ADS_1