
Lisa lagi lagi hanya bisa bersabar dan bersabar dengan perlukan suaminya karena dia tidak bisa menentang apapun darinya.lisa mengais kakinya menyusuri trotoar dengan jarak sekolah yang lumayan jauh.
TIN TIN TIN
terdengar keras bunyi klakson motor dari arah belakang membuat Lisa menoleh
"Alexs"ucap Lisa
"kamu berjalan kaki ,kenapa tidak telpon biar aku jemput"ucap alexs berhenti disebelah Lisa
"tadi naik taksi cuman ada kendala jadi diturunin"ucap Lisa mengelak
"ya ampun kasian kamu keringetan begini"ucap Alexs mengusap keringat Lisa
"ahhh aku tidak apa apa"ucap Lisa menepis tangan alexs
"kamu kenapa ada yang salah sama aku atau aku buat kamu marah"ucap alexs melihat tingkah aneh Lisa
"nggak kok,hmmm keringet kan kotor nanti tangan kamu banyak kuman"ucap Lisa mengelak
"ada ada aja mau kuman mau apapun aku rela.
yaudah naik nanti telat"ucap alexs mencubit pipi Lisa
"hmmmm maaf ya jadi ngerepotin"ucap Lisa
"nggak masalah sayang kamu kan pacar aku"ucap alexs
akhirnya Lisa pergi sekolah bersama Alexs.asa sedikit rasa kangen dan takut ketika bersama Alexa
"alexs,maafin aku yang udah banyak bohong sama kamu.semoga setelah kamu tau semuanya kita tidak bermusuhan.maafkan aku karena harus menjauhkan mu karena aku tidak mau kamu dalam masalah"ucap Lisa dalam hati
__ADS_1
"Lisa,kamu udah sarapan belum"ucap alexs
"sayang"ucap Alex sedikit kencang
"hmmm iya apa"ucap Lisa terbuyar dari lamunannya
"kamu melamun ya?"tanya alexs
"nggak kok mungkin karena ada angin jadi nggak terlalu kedengaran"ucap Lisa
"kamu udah sarapan belum"ucap alexs sedikit kencang
"udah aku udah sarapan tadi"ucap Lisa
"yaudah berarti kita langsung kesekolah ya"ucap alexs
menunggu waktu 15 menit akhirnya Lisa dan alexs sampai di sekolah mereka
"maaf ya aku lupa bawa helm jadi rambut kamu berantakan"ucap alexs melihat Lisa merapihkan rambutnya
"maaf ya,sayang kepala kamu kenapa ini "ucap Ronald merapihkan rambut Lisa
"hmmm aku terjatuh"ucap Lisa mengelak
"kok kamu jadi sering jatuh sih lain kali hati hati dong."ucap alexs khawatir
"iya aku pasti akan lebih hati hati"ucap Lisa tersenyum
Lisa dan alexs pergi menuju kelas mereka masing masing menyusuri koridor
"kamu tinggal dirumah kakak iparmu?"ucap alexs menatap Lisa
__ADS_1
"hmmmm iya"ucap Lisa gugup
"pasti kamu nggak nyaman ya tinggal disana.aku janji setelah lulus sekolah nanti aku akan berkerja giat dan membeli rumah untuk kita tinggal nanti"ucap alexs menggenggam tangan Lisa
"kamu kenapa tidak berkabar,aku dengar kamu menjual mobil mu juga"ucap alexs penasaran
"ohhh handphone ku tak aefaja terkena air jadi tidak bisa digunakan lagi.kalau mobil ku memang aku jual karena aku kira aku akan hidup sehat saja lebih seru jalan kaki mengurangi polusi "ucap Lisa
"nanti setelah pulang sekolah aku akan membelikan kamu handphone"ucap alexs
"tidak usah aku tidak perlu"ucap Lisa menggelengkan kepalanya
"Lisa sayang handphone itu sangat perlu biar aku tau kabar kamu"ucap Alexs dengan penuh perhatian
"hmmm aku masuk ke kelas dulu ya"ucap Lisa telah sampai didepan kelasnya
"iya selamat belajar peri cantik"ucap alexs mencubit hidung Lisa
Lisa kemudian memasuki kelasnya sudah berapa hari Lisa tidak masuk sekolah
"ras,Lo masuk sumpah kangen banget"ucap Vina memeluk Lisa
"iya aku juga kangen"ucap Lisa tersenyum dan duduk
"ras jidat Lo kenapa"ucap Vina khawatir
"hmmmm ini"ucap Lisa bingung untuk menjawab
"gue tau suami Lo yang jahat itu kan ngelakuinnya.brengsek banget beraninya dia nganiaya sahabat gue sampai babak belur"ucap Vina tak terima
"udah lh Vin mungkin ini takdir aku"ucap Lisa meneteskan air mata
__ADS_1
"sekarang Lo ceritain deh apa yang sebenarnya terjadi"ucap Vina
akhirnya Lisa menjelaskan semua yang terjadi menipahnya . sedikit bercerita membuat Lisa sedikit lega