Aku Istri Pengganti

Aku Istri Pengganti
episode 139


__ADS_3

akibat aksi Ronald Lisa benar benar lelah dan masih tertidur sedangkan Ronald sudah membersihkan dirinya.


"kasian kamu Pasti sangat lelah"ucap Ronald mendekat istrinya yang masih tertidur


ia sekarang berinisiatif untuk membuatkan makanan untuk istrinya bahkan ia belum pernah melakukan sebelumnya


"astaghfirullah"ucap Ratih kaget melihat tuanya tiba tiba kedapur


"maaf tuan ada yang perlu saya bantu"ucap Ratih


"tidak tidak kamu lanjutkan saja pekerjaan mu"ucap Ronald


"baik Tuan"ucap Ratih melanjutkan untuk mencuci piring


Ronald mulai membuka handphonenya mungkin untuk melihat menu simple yang bisa ia buatkan untuk istrinya.ia juga mulai membuka kulkas dan mengeluarkan bahan bahan.


"tuan ingin masak apa biar saya buatkan"ucap Ratih


" tidak perlu ini masakan mudah aku bisa memasaknya sendiri lebih baik kamu bersihkan taman belakang saja"ucap Ronald


"oh kalau begitu saya permisi tuan"ucap Ratih pergi meninggalkan majikannya itu


"ini nih awalan tapi ini mudah aku pasti bisa "ucap Ronald


Ronald mulai memasak omlet dan udang tepung satu persatu ia menuruti semua panduan itu


"ahhhh,kenapa minyaknya panas sih"ucap Ronald terkena percikan minyak


sedangkan Lisa nampak sudah bangun dan membersihkan tubuhnya ia juga mendengar kegaduhan


"kok di bawah rame banget ya ada apa sih"ucap Lisa kaget


"ya ampun awww"ucap Lisa hendak menuruni tangga namun dibagian sensitifnya begitu sakit


ia tak bisa menuruni tangga namun ia mendengar kegaduhan itu semakin menjadi jadi dan memaksakannya untuk turun melihat apa yang terjadi


"aduhh kenapa sih cabe gini amat di video bisa tipis banget kenapa giliran aku potong gede gede gini"ucap Ronald


Lisa terkejut bukan main melihat seorang chef yang membuat gaduh dapurnya.


"ahhhh minyak"ucap roanld berteriak sambil membalik badan

__ADS_1


"sayang kamu udah bangun"ucap Ronald kaget


"kak ngapain mau masak apa kenapa nggak bangunin Lisa"ucap Lisa tersenyum


"kamu nggak kesakitan"ucap ronald menghampiri Lisa sambil menggenggam tangannya


"ihhh masih nanya lagi ,ehhhh kak itu matiin dulu kompornya"ucap Lisa panik


"ya ampun ya ampun"ucap ronald terburu buru mematikan kompornya


"yah kalau gini nggak bisa dimakan"ucap Ronald


"maaf ya"ucap Ronald


"apa sih kak kan yang gosong cuman satu kubuh sebelah kan nggak gosong masih bisa dimakan.ohh kak Ronald juga buat udang tepung wahh enak nih"ucap Lisa tersenyum


"aku mau makan dong"ucap Lisa


"serius mendingan nggak usah kita makan diluar aja atau pesan makanan"ucap Ronald


"apa sih kak Lisa mau makanan yang kakak masak Lisa tunggu di meja makan ya"ucap Lisa tersenyum lalu pergi menuju


"wahhh keliatannya enak"ucap Lisa tersenyum sambil mengangkat sendok dan garpunya


"tunggu dulu"ucap Ronald mengangkat kembali masakan yang ia sajikan


"loh kenapa kak Lisa udah mau makan nih"ucap Lisa heran


"kamu harus berjanji kalau tidak enak Jagan di makan apa lagi untuk di telan"ucap Ronald melihat kearah Lisa


"apa makanan yang kakak buat setidak enaknya itu, Lisa juga bahkan belum mencoba. Lisa yakin kak Ronald belum coba juga kan"ucap Lisa


"jadi jangan menilai yang tidak tidak"ucap Lisa tersenyum


"baiklah selamat makan"ucap Lisa


Lisa mencicipi semua makan yang sudah suaminya masak Lisa begitu lahap Ronald sampai tercengang melihat Lisa.


"apa makanannya enak?"ucap Ronald ragu


"ehemmm iya"ucap Lisa sembari mengunyah namun Ronald begitu ragu dengan apa yang di katakan istrinya

__ADS_1


"biar aku coba juga"ucap Ronald


"heitsss ini punya aku kak , bukan kah kakak buatkan untuk aku "ucap Lisa


tak peduli dengan ucapan istrinya Ronald tetap saja mencicipi makanan yang ia masak


"huekkkkk,kamu bilang ini enak "ucap Ronald memuntahkan makanannya


"ini enak kok"ucap Lisa mengangguk


"sudah sudah sayang jangan di lanjutkan makan nya kita makan di luar saja"ucap Ronald mengambil paksa makanan itu


"kak kenapa ini tidak terlalu buruk bagi ku "ucap Lisa


"makanannya lebih mirip dengan air hujan hambar tidak ada rasa,belum lagi rasa pahit dari omletnya"ucap Ronald


"ini tidak terlalu buruk kak ini hanya butuh proses saja makin lama kalau Kakak sering masak pasti rasanya akan enak.lagian Lisa bukan menghargai secara rasa saja tapi secara usaha dan prosesnya"ucap Lisa


"iya kakak berterimakasih sekali karena kamu menghargai tapi sudah jangan dimakan lagi kakak lebih sayang kamu kakak tidak mau kamu kenapa kenapa"ucap Ronald melihat kearah Lisa dan Lisa hanya membalas dengan senyuman


"okey kalau gitu kita makan di luar apa kamu mau?aku yakin istri ku ini belum kenyang dengan makanan gagal itu"ucap Ronald


"iya boleh"ucap Lisa tersenyum


"apa itu masih sakit"ucap Ronald ragu


"kenapa kakak malah tanya itu jelas sakit"ucap Lisa langsung emosi


"apa begitu sakit"ucap Ronald


"rasa sakitnya tidak bisa di ungkapkan kak ,kalau kakak mau tau rasanya kakak rubah saja milik kakak seperti punya ku sekarang"ucap Lisa kesal


"ahhh iya maaf maaf kita berangkat sekarang ya"ucap Ronald tersenyum


"apa semua wanita kalau setelah berhubungan akan marah marah dan gampang emosi,ahhh tapi sudahlah yang penting kenikmatannya urusan marah marah itu bisa belakangan"ucap Ronald dalam hati


"kak ayo bantuin ini Lisa sudah loh jalannya"ucap Lisa kesal melihat Ronald yang bengong


"ahhh iya sini biar kakak gendong ya"ucap Ronald


"nah ayo buruan"ucap lisa

__ADS_1


__ADS_2