
Lisa dan Ronald tampak malu dengan sikap mereka
"Ronald hari ini kamu liburkan temani mama dan Lisa ke supermarket ya kebutuhan rumah mu udah abis sekalian mau belanja papa mu nanti malam pulang dan katanya mau menginap disini sampai besok"ucap mama menjelaskan
"nggak ah mana minta supir aja yang anterin Ronald mau kekantor"ucap Ronald cetus
"nak ayo dong,kamu nggak malu datang kekantor sesiang ini apa kata karyawan mu"ucap mama menggoda Ronald
"yaudah ayo"ucap Ronald berabjak menuju garasi
"Lisa kamu siap siap gih kita berangkat"ucap mama tersenyum puas
"iya ma"ucap Lisa pergi ke kamar untuk mengambil tas
Lisa dan mama sepakat menemui Ronald yang sudah menunggu di garasi dan pergi menuju super market
"super market mana ma"ucap Ronald
"terserah kamu aja lah"ucap mama tampak senyum
Ronald memilih super market pusat karena komplit sesampai di sana mama tampak meluncurkan aksinya
"ya ampun mama sampai lupa ada acara arisan bareng temen mama"ucap mama
"yaudah kita pulang aja"ucap Ronald singkat
"nggak dong kalian tetap belanja disini kalau kita pulang nanti papa pulang makan apa dong.kaliam lanjutkan belanjanya mama pamit dulu ya dahhhh"ucap mama melambaikan tangan dan pergi
"dasar pasti ini akal akalan aja"ucap Ronald menggerutu
"tuan Ronald kalau misalkan mau pulang nggak apa apa kok nanru biar Lisa pulang naik taksi atau kendaraan umum"ucap Lisa melihat Ronald yang kesal
__ADS_1
"yasudah cepat belanjanya Jagan lelet"ucap Ronald cetus
Lisa kemudian mengambil beberapa kebutuhan rumah yang habis dan beberapa lauk pauk
"Ayo tuan"ucap Lisa
"sudah selesai"ucap Ronald menatai belanjaan dengan beberapa troli
"sudah tuan"ucap Lisa
"sini biar aku dorong satu"ucap Ronald mengambil satu troli
Lisa hanya bisa mengangguk dan tersenyum melihat Ronald yang bersikap baik
"mau kemana lagi sekarang"ucap Ronald
"sudah tuan semua sudah lengkap"ucap Lisa menjelaskan
"mama,katanya mau arisan"ucap rond kaget
"nggak jadi mama lupa kalau arisannya Minggu depan"ucap mama menahan tawanya
"pasti mama sengaja kan"ucap Ronald tampak kesal
"sengaja kenapa lagian apa salahnya sih Ronald kalau temani istri belanja nggak salah kan"ucap mama pada Ronald
"sudah lah terserah aku mau mandi"ucap rond menuju kamar
"ma ,lusa permisi dulu"ucap lusa berjalan mengikuti Ronald menuju kamarnya
"tuan apa anda ingin mandi air hangat, dibagi,atau air biasa"ucap Lisa menanyakan
__ADS_1
"air biasa tambahkan aroma terapi banyak disana aku benar benar setres"ucap Ronald mengeluh
"maaf tuan membuat anda setres karena dekat dekat dengan saya maafkan saya"ucap Lisa merasa bersalah
deg
ucapan Lisa membuat Ronald merasa bersalah dan jatungya terhenyut
"tuan airnya sudah selesai"ucap Lisa hendak menyiapkan pakaian
"tunggu"ucap Ronald meraih pinggul kecil istri membuat mereka tak saling berjarak
"maaf tuan ada apa"ucap Lisa melepaskan rangkulan Ronald
"baiklah,pijat kepala dan punggung ku"ucap Ronald berjalan menuju buthup
Ronald membuka pakaiannya dan hanya menyisakan kolor mumbuat Lisa terkejut
"kenapa masih diam Ayo lakukan "ucap Ronald menatap Lisa yang mematung
"kamu ini saya suruh memijat hukan mencak rambur saya"bentak Ronald
"maaf tuan"ucap Lisa memerah
"Jagan Jagan kamu berfikir mau mandi bersama dengan saya tanpa satu pakaian pun iya"ucap Ronald menggoda Lisa
"tidak tuan tidak"ucap Lisa menjauh
"ya sudah dasar tak ada guna siapkan pakaian ku saja"ucap ronald kesal
"baik tuan"ucap Lisa keluar
__ADS_1