
setelah semuanya selesai Lisa memutuskan untuk pergi ke rumah mertuanya untuk memberikan sarapan yang ia buat. sebelum itu ia juga memberikan masakannya kepada anak-anak jalanan
"pak tolong nanti di lampu merah itu berhenti sebentar ya di sebelah kiri"ucap Lisa pada sopir taksi
"baik nona"ucap sopir mengangguk
kini Lisa menginjakkan kakinya ke tempat anak-anak jalanan yang kumuh sebelumnya ia sering ke tempat ini bersama mendiang kakaknya Maya
"halo adik-adik selamat pagi"ucap Lisa begitu ceria
"halo kakak sudah lama ya kita tidak bertemu"ucap salah satu adik tersebut
"maaf ya kakak jarang menemui kalian hari ini kakak bawa kan sarapan jangan lupa dimakan ya"ucap bisa sambil memberikan bingkisan masakannya
"terima kasih ya kak baik"ucap salah satu anak tersebut
"maaf ya kakak gak bisa lama-lama kakak harus pergi dulu kalian sehat-sehat ya nanti lain waktu kakak sempetin untuk main ke sini lagi"ucap Lisa begitu baiknya
"terima kasih kakak baik semoga hari-harimu selalu bahagia"ucap anak-anak tersebut sambil tersenyum
"semoga ucapan kalian itu akan terkabulkan ya"ucap lisa dalam hati. gini Lisa melanjutkan perjalanannya untuk pergi ke rumah mertuanya. Lisa begitu tak enak hati akibat tragedi malam itu karenanya tibul masalah besar dalam keluarga.
__ADS_1
"assalamualaikum"ucap bisa sambil memasuki rumah ber pilar-pilar mewah itu
"eh non Lisa ayo non masuk"ucap ketua pelayan
"mama sama papa nya ada"ucap bisa melihat keadaan rumah yang begitu sepi
"kalau tuan besar sedang ada di kantornya non tapi kalau ibu dari pagi belum keluar dari kamar terus ituan Marcell juga belum pulang dari semalam"ucap bibi menjelaskan
"kalau begitu saya pergi temuin mama ya bik. oh iya ini saya buatkan sarapan ini buat bibi jangan lupa dimakan ya"ucap bisa memberi bingkisan tersebut
"wah makasih ya non anda baik sekali beruntung Tuan ronald memiliki istri seperti anda"ucap ketua pelayan tersebut begitu senang
"semoga secepatnya Tuan Ronald menyadarinya"ucap Lisa dalam hati. Lisa kemudian pergi menuju kamar mertuanya itu sebelum itu bisa menghidangkan masakan yang ia buat di piring agar terlihat lebih sopan
bisa berusaha mengetuk pintu kamar mertuanya. nampak terdengar dari dalam isakan tangis yang begitu menyedihkan membuat Lisa khawatir dan masuk
"ma, astagfirullah istighfar mah"ucap lisa menenangkan mertuanya
"Lisa apakah Ronaldo sudah mencari Marcell"ucap mama terisak
"ma kak Ronald bakal cari tuan Marcel kemanapun dia jadi Mama jangan khawatir ya"ucap Lisa berusaha menenangkan
__ADS_1
"tapi bagaimana jika Marcel lantang luntung di jalanan dia tidak punya siapa-siapa selain keluarganya apalagi jika ada sesuatu yang terjadi dia tidak tahu harus minta tolong kepada siapa karena dia hanya memiliki keluarga"ucap Mama begitu sedih
"maaf ya ma gara-gara Lisa masalah ini terjadi di keluarga mama. laki-laki gara-gara Lisa yang suka buat masalah."ucap lisa merasa bersalah
"bukan ini bukan salah kamu Lisa. ini salah Mama yang lalai untuk menjaga dan mendidik Marcell. ini salah Mama karena' belum bisa menjadi orangtua yang baik untuk Marcel maupun Ronald."ucap Mama begitu sedih
"ma, Mama jangan sedih terus ya Mama harus yakin kalau di luar sana Tuan Marcel sedang baik-baik saja. sekarang kita hanya bisa berdoa semoga tuan Marcel menyadari kesalahannya dan kembali pulang bersama keluarga."ucap lisa berusaha menenangkan mertuanya
"iya terima kasih ya Lisa sudah menyadarkan mama"ucap Mama menggenggam erat tangan Lisa dan tersenyum
"ya udah sekarang mama sarapan ya bisa nggak mau Mama nanti jadinya sakit. kebetulan bisa tadi masak sarapan banyak banget jadi Mama cobain ya"ucap Lisa dengan baiknya menyuapi mertuanya tersebut
"enak banget kamu buat sendiri?"ucap Mama menikmati
"iya ma "ucap Lisa
"pasti Ronald suka kan apalagi nasi uduk sarapan favoritnya Ronal sama Marcel waktu kecil"ucap Mama tersenyum
"ya kok ma kak Ronald suka banget sama masakan lisa"ucap lisa berbohong
Maaf ya kalau aku lama aploud tapi Alhamdulillah seseneng itu akhirnya bisa sehat lagi bisa beraktivitas lagi makasih buat kalian yang baik udah mau doain semoga Klain semua dalam lindungan Allahπ
__ADS_1
kalian yang udah baca novel aku terima kasih yang udah like dan komen. tapi aku minta tolong buat yang komen aku makasih banget karena kalian udah mau kasih saran buat aku. tapi kalian harus pintar-pintar buat bedain mana saran atau kritik dan judge.
aku sering lihat komen komen kalian ada yang suka ada yang gak suka dan itu menurut aku normal karena kalian punya pandangan masing-masing. tapi aku minta tolong buat memfilter komen kalian yang sekiranya itu menjurus ke judge. karena jujur pas aku lihat komen-komenan yang kayak gitu buat aku sebagai penulis yang baru coba-coba (pemula)ini agak sedikit down tapi lagi-lagi aku jadi semangat karena banyak banget komentar-komentar yang nggak sabar buat nunggu episode selanjutnya yang kasih semangat juga terima kasih buat kalian semua. sang pembaca maaf kalau novel aku punya banyak kesalahan karena aku masih ada di tahap belajar atau pemula.ππ