Aku Istri Pengganti

Aku Istri Pengganti
episode 121


__ADS_3

"atur emosi mu nak"ucap mama menenangkan anaknya


"segera lacak ponsel itu"ucap papa


"baik tuan"ucap sekertaris Deo mulai mengacak untuk mengetahui keberadaan pemilik ponsel


"maaf tuan GPS dalam ponsel itu mati mungkin ponsel itu sengaja di rusak untuk menghilangkan jejak"ucap sekertaris Deo


"sial....."ucap Ronald kesal


ia begitu frustasi dan tiba tiba Marcel menelfon


"hallo ma"ucap Marcel


"Iya nak apa kamu sudah sampai villa"ucap mama


karena Marcel sebetulnya akan berlibur juga di villa bersama keluarganya


"maaf ma tadi aku sempat ke villa namun aku melihat Lisa sedang di bukap oleh seseorang"ucap Marcel menjelaskan


"kamu tau tentang Lisa diculik"ucap mama


sontak semua orang mendengarnya membulatkan matanya sebagai arti ada titik terang


flashback


"ya ampun aku tidak sabar segera bertemu keluarga ku,aku juga harus meminta maaf kepada kak Ronald terutama Lisa karena aku sudah bersikap kurang sopan"ucap Marcel sembari menyetir

__ADS_1


setelah hampir memasuki villa ia melihat ada sebuah mobil namun mobil itu berhenti lumayan jauh dari villa utama dan ia juga tak segaja melihat seseorang menggunakan topeng dan sedang membungkam seseorang


"apa masih ada penculik ahh sudah lah itu bukan urusan ku"ucap Marcel acuhkan semuanya namun ia melihat dengan kebih jelas lagi


"bukan kah itu Lisa..... apa dia menculik Lisa"ucap Marcel ketika seseorang itu memasukan Lisa kedalam mobil Lisa juga terlibat sudah tak sadarkan diri


"aku harus memberitahu kak Ronald,ahhh lebih baik aku mengikuti mobil itu"ucap Marcel mengurungkan niatnya ketika mobil itu sudah mau berjalan


Marcel pun mengikuti gerak gerik mobil itu sampai ketujuan utamanya


mendengar percakapan Marcell dan mamanya sontak Ronald segera merampas ponsel itu


"Marcel dimana Lisa sekarang"ucap Ronald


"kak.... sekarang Lisa ada disebuah gedung tinggi tapi aku tidak tau apa namanya aku akan share lokasinya"ucap Marcel


"aku tidak bisa mengawasinya dari dekat karena banyak pejaga disini tapi aku bisa melihat jelas dari sini sekarang Lisa sedang di ikat dituang yang menjulang ke bawah gedung"ucap Marcel


"kamu tetap awasi Lisa mengerti"ucap Ronald begitu cemas


"baik kak,aku akan tutup telfonnya sekarang aku takut para penjaga tau keberadaan ku"ucap Marcel segera menutup telfonnya.mendengar kabar istrinya membuat Ronald segera bertindak bahkan ia tak main main akan penangkapan Diki ini.ia bahkan rela untuk menyewa beberapa orang untuk mengepung dikki


"kamu hati hati nak selamat kan menantu mama"ucap mama


kemudian Ronald hanya mengangguk ia dan semua pasukannya segera menuju lokasi dimana Lisa dibawa dan disekap


tak menempuh waktu lama Ronald dan anak buah nya sudaj datang kemarkas dikki

__ADS_1


"Lisa"ucap Ronald berteriak


"wahhh hebat kamu tau ternyata istri mungil mu ini disini ya"ucap Diki menoleh ke sumber suara dan menepuk tangannya


"berengsek kamu lepaskan Lisa"ucap Ronald begitu emosi


bak memiliki telepati Lisa segera terbangun dari obat biusnya setelah mendengar suara Ronald


"kak Ronald,tuan Diki"ucap Lisa melihat kedua laki laki itu sedang bercecok


"ahghhhhhh"teriak Lisa ketakutan karena ia benar benar melihat dirinya sudah ada diketinggian dan akan siapkan dijatuhkan


"lisaaaaa"ucap Ronald berteriak setelah mendengar teriakan histeris Lisa


"kak tolong aku"ucap Lisa mulai menitihiair matanya


"iya sayang,Diki lepaskan istri ku sekarang kalau kamu memang dendam sakiti aku dan bunuh aku sekarang"ucap Ronald


"ahhh soswet adengan yang paling romantis,apa kata muntadi Ronald kamu yang mati itu pasti aku akan membuat mu mati tapi tidak dengan tangan ku aku ingin kamu mati membunuh dirimu sendiri seperti yang adiku lakukan "ucap dikki tertawa sinis


"kamu gila dikki sudah kejelasan beberapa kali bahkan beribu ribu kali adikmu mati karena ulahnya sendiri ia hamil entah dengan siapa tapi malah aku yang dicampakkan dan aku yang dipermainkan malah aku yang harus bertanggung jawab"ucap Ronald kembali menjelaskan


"ahhh jagan pernah mejelek jelekan adik ku"ucap Diki segera menghajar Lisa


"ahhh"ucap Lisa


"dikki berhenti"ucap Ronald

__ADS_1


"beraninya kau maju akanaku dorong istri mu ini"ucap Diki mengancam


__ADS_2