Aku Istri Pengganti

Aku Istri Pengganti
episode 27


__ADS_3

jantung Lisa berdegup kencang saat melihat dewa telanjang dada.laeas sekarang duduk terdiam disofa sambil menunduk


"nih sana mandi"ucap Ronald melempar handuk


"ahhhh iya tuan"ucap Lisa beranjak dan berjalan sambil menunduk


"buatkan aku kopi"ucap ronald


"baik tuan"ucap Lisa mengangguk dan pergi menuju dapur.disana Lisa begitu berhati hati agar tidak membangunkan orang lain.teeutama Marcel yang sedang mabuk


"hustttt aku harus cepat"ucap Lisa


kemudian Lisa membuat kopi dengan cepat saat Lisa membuatkan kopi ada seseorang yang memeluk Lisa dari belakang


"lepaskan saya tuan"ucap Lisa


"ayo lah kita bisa bersenang senang"ucap Marcel berulah


"lepaskan saya tolong"ucap Lisa teriak


"husttt Jagan berteriak kita akan bermain enak"ucap Marcel menutup mulut Lisa


Lisa berusaha teriak namun mulut Lisa dibekap.marcel ingin memajukan wajahnya dan ingin menyentuh bibir Laras yang mungil


"brak"Ronald mendorong

__ADS_1


"kamu kenapa bersikap kurang ajar seperti ini ha,apa pergaulan mu diluar negeri seperti ini"ucap Ronald marah


"ayo lah kak berikan pembantu mu itu kalau pun dia hamil nanti aku akan menikahinya"ucap Marcel dengan tatapan tajam


"aku tidak bisa menahan rasa ingin bercinta ini,berikan dia pada ku aku akan memberikan pembantu penggantinya nanti"ucap Marcel ingin meraih tangan Lisa


"dia bukan pembantu dia istri ku"ucap Ronald tegas


"dia mengakui aku istrinya"ucap Lisa dalam hati


"hahhahahah kak Jagan bercanda kamu tidak perlu menutupi dan melindungi pembantu mu"ucap Marcel tertawa


namun Ronald tidak menjawab namun Ronald dengan segera meminum kopi yang dibuatkan Laras dan memasukannya kedalam mulut Laras hingga mereka berciuman dan Ronald ******* bibir Lisa untuk pertama kalinya.mata Lisa terbelalak mendapatkan perlakuan dari Ronald


"sial lll"ucap Marcel kesal


kemudian orang tua mereka terbangun kedua kalinya setelah mendengarkan keributan


"ada apa lagi ini"ucap mama heran


"dia mencoba bersikap tak senonoh terhadap istriku"ucap Ronald menggandeng tangan Lisa dan masuk kedalam kamar.terdengar suara amarah orang tua mereka terhadap marcel.namun Ronald tetap menggandeng Lisa menuju kamar


"mulai sekarang jagan bicara kepada Marcel,Jagan lakukan hal hal yang dia perintahkan"ucap Ronald menghempaskan tangan Lisa


"baik tuan , terimakasih"ucap Lisa menunduk

__ADS_1


kemudian Ronald beranjak menuju kasur dan membuka laptop untuk mengerjakan tugas kantor.sedangkan Lisa terduduk di sofa hingga tertidur


"apa aku terlalu jahat dengan anak sekecil ini"ucap Ronald melihat Lisa yang tertidur dari jauh


"tapi dia harus mendapatkan imbas atas apa yang dia lakukan"ucap Ronald menatap jijik Lisa


kemudian Ronald mulai merebahkan tubuhnya kekasur dan tertidur tanpa memperdulikan lisa yang sedang tertidur.


keesokan harinya Lisa bagus saat suara adzan subuh.lisa tidak berani membangunkan Ronald yang tertidur pulas.kemudian Lisa beranjak dari sofa mengambil wudhu dan melaksanakan shlat subuh.ronald yang terbangun mendengar suara seseorang memakai kamar mandinya


"ishhh gadis jal*ng itu masih pagi berkabut seperti sudah ada kegaduhan Dimana mana"ucap Ronald dalam hati


tak lama Lisa keluar dari kamar mandi dan mencari mukenah didalam kamar itu.ronald memperhatikan gerak gerik gadis itu Ronald berpura pura masih tertidur.lisa melaksanakan shalat khusyuk


"ya Allah berikan selalu kebahagiaan untuk ayah,ibu,nenek,kakek,serta kak Maya disana.berikan mereka tempat terindah di sisimu ya Allah .ya Allah bukan pintu belas kasih kak Ronald terhadap hamba mu itu untuk memaafkan dosa perilaku yang hamba perbuat.berikan selau kesabaran dan kebaikan untuk orang orang yang hamba sayang amin"ucap Lisa berdoa


"gadis itu mendoakan aku walupun aku sudah menindas ya"ucap Ronald memejamkan matanya


Lisa masih menyangka bahwa Ronald masih tertidur.laeas menyelesaikan tugas seperti menyetrika menyiapkan tas dan file sesuai jadwal.laras tidak berani untuk keluar kamar takut terjadi sesuatu kepadanya.


"huaaaaaa"Ronald beroura oura baru bangun


"ambilkan aku segelas air putih"ucap Ronald menatap tajam Lisa


"hmmmm maaf tuan saya takut untuk keluar"ucap Lisa menunduk

__ADS_1


Ronald mengetahui dan memaklumi ketakutan laras.ronald memutuskan menghubungi pihak dapur untuk mengantarkan minum dan sarapan


__ADS_2